Headline.co.id ~ Gempa bumi bermagnitudo 3,5 tercatat di wilayah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Jumat (16/10/2026) dini hari. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04:01:59 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 6,01 derajat Lintang Utara (LU) dan 125,88 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 132 kilometer. Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun X untuk memberikan pembaruan cepat mengenai aktivitas gempa bumi.
Gempa Pulau Karatung Berpusat di Laut
BMKG menyebut pusat gempa berada 192 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Gempa tersebut memiliki kedalaman 132 kilometer dari permukaan bumi.
Lokasi pusat gempa dicatat pada 6,01 LU dan 125,88 BT. Data itu menjadi parameter utama dalam informasi gempa yang dirilis BMKG pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dalam keterangan yang dipublikasikan, BMKG menuliskan informasi gempa sebagai berikut:
“#Gempa Info Gempa Mag:3.5, 16-Okt-26 04:01:59 WIB, Lok: 6.01 LU – 125.88 BT (192 km Barat Laut PULAUKARATUNG-SULUT), Kedlmn: 132 km #BMKG.”
BMKG Ingatkan Data Masih Dapat Berubah
BMKG menyatakan informasi awal gempa bumi mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Karena itu, hasil pengolahan data pada tahap awal belum sepenuhnya stabil dan masih dapat diperbarui apabila terdapat kelengkapan data.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan yang dikutip dari akun X BMKG.
Pembaruan tersebut memuat waktu kejadian, kekuatan gempa, koordinat, jarak pusat gempa dari Pulau Karatung, serta kedalaman gempa. Berdasarkan data yang tersedia, BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 3,5 itu berpusat di barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Informasi gempa Pulau Karatung tersebut dimuat dalam pemberitaan pada Jumat (16/10/2026) pukul 17:36 WIB. Artikel itu menyebut laporan BMKG sebagai sumber informasi terkait kejadian gempa bumi tersebut.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














