Headline.co.id ~ Dewa United Women mengawali Indonesia Women’s League (IWL) 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10/2026). Gol tunggal Zahra Muzdalifah pada menit ke-78 menjadi penentu kemenangan Dewa United Women dalam laga pekan pertama yang berlangsung sengit. Hasil tersebut diraih setelah Dewa United melakukan penyesuaian strategi dan pergantian pemain pada babak kedua untuk memperbaiki sirkulasi bola. Pertandingan itu disaksikan langsung Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir.
Kedua tim tampil saling menyerang sejak awal pertandingan. Namun, hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta. Dewa United Women kemudian meningkatkan permainan setelah turun minum dan memanfaatkan ruang yang tersedia di pertahanan Persikad.
Pelatih Dewa United Women, Dicky Firasat, mengatakan perubahan strategi diperlukan karena skema permainan timnya belum berjalan maksimal pada babak pertama.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Babak pertama skema bermain kurang maksimal. Babak kedua kita ganti strategi, ada sisi ruang yang lemah sehingga dengan pergantian pemain, sirkulasi bola menjadi lebih bagus,” ujar Dicky seusai pertandingan.
Penyesuaian itu membantu Dewa United Women menciptakan tekanan lebih baik. Upaya tersebut berbuah hasil ketika Zahra Muzdalifah mencetak gol pada menit ke-78 sekaligus memecah kebuntuan dan membawa timnya meraih tiga poin.
Dewa United Women Apresiasi Perjuangan Pemain
Dicky mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga perjuangan hingga pertandingan berakhir. Ia juga menilai Persikad Women memberikan perlawanan kuat sehingga laga berjalan ketat dan menarik.
“Saya kira saya senang dan mengapresiasi para pemain yang telah bekerja keras di lapangan. Tim lawan luar biasa, pertandingannya juga seru dan saling serang. Alhamdulillah kami bisa menang,” kata Dicky.
Pemain Dewa United Women, Safira Ika, juga mengakui pertandingan berlangsung melelahkan. Menurut dia, Persikad memberikan perlawanan sengit sepanjang laga sehingga kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi tim pada awal kompetisi.
“Terima kasih untuk semuanya, teman-teman yang sudah berjuang, juga kepada pelatih. Hari ini pertandingan sangat melelahkan dan lawan bermain sengit. Berharap ke depannya kami bisa lebih baik lagi,” kata Safira.
Kemenangan ini menjadi modal awal bagi Dewa United Women untuk melanjutkan persaingan di IWL 2026. Gol Zahra tidak hanya memastikan tiga poin, tetapi juga menegaskan pentingnya perubahan strategi ketika pertandingan berjalan ketat.
Persikad Women Evaluasi Konsentrasi
Di kubu Persikad Women, pelatih Derris Herdiansyah menilai timnya kehilangan konsentrasi pada momen penting. Penurunan fokus tersebut membuat Persikad harus kehilangan poin pada laga pembuka IWL 2026.
“Para pemain kurang fokus. Mungkin ke depannya harus lebih fokus lagi,” ujar Derris.
Derris tetap optimistis Persikad dapat memperbaiki penampilan pada pertandingan berikutnya. Ia mengatakan sebagian besar pemain sudah saling mengenal sehingga tim memiliki dasar kebersamaan yang dapat dikembangkan.
Menurut dia, Persikad selanjutnya perlu memperkuat pemahaman pemain terhadap visi dan pola permainan tim.
“Pemain sudah saling kenal dan tinggal memperkuat visi-misi permainan. Sambil berjalan, harapannya bisa lebih baik lagi,” jelasnya.
Pemain Persikad Women, Viny Silfianus, menyoroti persoalan lain yang menjadi pekerjaan rumah tim, yakni penyelesaian akhir. Ia menilai Persikad mampu memberikan perlawanan, tetapi belum efektif dalam mengubah peluang menjadi gol.
“Kami sudah memberikan yang terbaik. Penyelesaian akhir tadi kurang efektif padahal permainan sengit dan saling serang. Kami tampil cukup baik di awal pertandingan, tetapi kecolongan. Ini jadi bahan evaluasi untuk laga berikutnya,” kata Viny.
Persaingan IWL 2026 Dimulai Ketat
Viny menegaskan Persikad akan berupaya menjaga konsistensi penampilan dan meningkatkan kekompakan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia juga berharap performanya terus berkembang pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Target aku bisa konsisten di setiap pertandingan dan performa terus meningkat. Motivasi kami adalah saling menguatkan, saling percaya, dan memberikan yang terbaik di lapangan terlepas dari hasil hari ini,” pungkasnya.
Hasil laga pembuka ini membuat Dewa United Women membawa modal positif untuk melanjutkan kompetisi. Sementara itu, Persikad Women harus membenahi konsentrasi dan efektivitas penyelesaian akhir agar dapat meraih hasil lebih baik pada laga selanjutnya.
Kompetisi IWL 2026 menjadi ruang bagi para pemain untuk meningkatkan kualitas melalui persaingan antarklub. Konsistensi pertandingan, pembinaan pemain, dan peningkatan mutu kompetisi menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem sepak bola putri Indonesia.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















