Headline.co.id ~ Jumat Keliling Polda Bangka Belitung digencarkan sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Prioritas 100 Hari Kapolri. Kegiatan yang dipimpin Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda itu berlangsung di Masjid Qubah, Pangkalpinang, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Melalui Safari Jumat tersebut, kepolisian mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan pencegahan peredaran gelap narkoba.
Di hadapan para jamaah, Murry menjelaskan bahwa Jumat Keliling atau Jumling merupakan program Kapolri yang bertujuan mendekatkan Polri kepada masyarakat. Menurut dia, pendekatan humanis menjadi salah satu cara yang terus dikedepankan Polda Bangka Belitung dalam menjalankan program tersebut.
Jumat Keliling Jadi Sarana Mendekatkan Polri dan Masyarakat
Murry mengatakan, kegiatan mendekatkan diri kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui Jumat Keliling. Jajaran Polda Bangka Belitung bersama para pejabat utama juga melaksanakan Subuh Keliling atau Suling di berbagai masjid di Bangka Belitung.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, kepolisian menjalankan kegiatan Minggu Kasih bagi umat Kristiani pada hari Minggu. Rangkaian kegiatan tersebut disebut sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri kepada seluruh jajaran untuk mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran agar Polri terus mempererat silaturahmi dan melakukan pendekatan diri dengan masyarakat. Moto Polri saat ini adalah Polisi Bersama Masyarakat,” ungkap Murry.
Dalam kegiatan itu, Murry juga mengingatkan masyarakat mengenai isu pemberantasan dan pencegahan peredaran gelap narkoba yang menjadi fokus Mabes Polri. Ia menyebut dampak narkoba dapat merusak masa depan individu, meretakkan keharmonisan keluarga, hingga menghancurkan tatanan sosial.
Wakapolda Ajak Warga Putus Mata Rantai Narkoba
Karena itu, Murry mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil peran aktif dan bertanggung jawab bersama kepolisian untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di Bangka Belitung. Ia menilai dukungan warga diperlukan agar upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba dapat berjalan.
“Sekali mencoba narkoba, pasti akan memicu ketergantungan. Polri tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari Bapak-bapak sekalian. Karena itu, saya selalu mengingatkan kepada seluruh anggota agar tidak boleh arogan dan jangan pernah menyakiti hati masyarakat,” tegasnya.
Murry juga berpesan kepada masyarakat agar tidak pernah mencoba narkoba karena hal itu dapat menjadi awal kehancuran. Ia meminta warga menjaga keluarga dan anak-anak dari bahaya peredaran gelap narkoba, sekaligus mengawasi lingkungan tempat tinggal agar narkoba tidak merajalela.
Warga juga diimbau tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan pergerakan atau informasi mencurigakan di lingkungan masing-masing. Imbauan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya melibatkan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Safari Jumat Ditutup dengan Penyerahan Bantuan Sosial
Setelah menyampaikan imbauan, suasana kegiatan berlanjut dalam suasana keakraban. Wakapolda Bangka Belitung berbaur dan makan siang bersama para jamaah serta warga sekitar Masjid Qubah, Pangkalpinang.
Rangkaian Safari Jumat kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sosial kepada pengurus masjid atau marbot dan warga setempat. Bantuan tersebut berupa paket sembako yang terdiri atas beras, telur, mi instan, dan minyak goreng.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















