Headline.co.id ~ PSS Sleman U20 mengalahkan PSM Makassar U20 dengan skor 1-0 pada laga hari pertama babak penyisihan Grup C Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Tridadi, Sleman, Sabtu (17/10/2026) sore. Kemenangan PSS U20 ditentukan gol Laudzaky Iqbal Hakim pada menit ke-79. Hasil itu menjadi modal bagi PSS U20 untuk menghadapi PSM U20 pada laga kedua, Minggu (18/10/2026) sore.
PSS U20 tidak hanya mengandalkan keunggulan skor, tetapi juga fleksibilitas taktik untuk mengatasi perubahan situasi pertandingan. Pelatih Kepala PSS U20, Sansan Susanpur, menyebut mentalitas pemain, disiplin, dan kerja keras menjadi faktor utama di balik raihan tiga poin tersebut.
“Kunci kemenangan adalah kemauan pemain untuk menang. Soal game plan, kita sudah buat di latihan dan mereka mampu melakukannya dengan baik,” ujar Sansan setelah pertandingan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Tactical Flexibility Jadi Kunci PSS U20
Dalam pertandingan melawan PSM Makassar U20, PSS U20 menerapkan tactical flexibility secara dinamis. Skema permainan diubah sesuai kebutuhan pertandingan untuk menjaga kemampuan tim dalam merespons situasi di lapangan.
Sansan menjelaskan, pendekatan tersebut menuntut para pemain untuk mampu memahami instruksi dan beradaptasi dengan cepat. Menurut dia, kecerdasan pemain dalam menjalankan perubahan skema menjadi bagian penting dari strategi PSS U20.
“Seperti biasanya, kita selalu mengubah skema dalam tactical flexibility. Hal ini menuntut kecerdasan pemain dalam melaksanakan instruksi,” katanya.
Strategi itu turut mengiringi perjuangan PSS U20 hingga mencetak gol tunggal melalui Laudzaky Iqbal Hakim pada menit ke-79. Gol tersebut memastikan kemenangan tim berjuluk Super Elang Jawa atas PSM Makassar U20 dalam pertandingan hari pertama.
PSS U20 Diminta Tidak Cepat Puas
Kemenangan pada laga pertama tidak membuat PSS U20 mengurangi kewaspadaan. Sansan meminta para pemain tidak cepat puas karena mereka akan kembali menghadapi lawan yang sama pada pertandingan kedua.
Pelatih PSS U20 itu menekankan pentingnya menjaga fokus serta melakukan evaluasi mandiri agar performa tim tetap stabil. Evaluasi tersebut mencakup pengendalian diri dan upaya menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki setelah pertandingan.
“Tetap dengan self control dan self discovery secara internal maupun eksternal. Dan saya sampaikan ke pemain, kita akan melangkah lebih jauh dengan menutup lembaran pertandingan hari ini dengan bangga dan kemenangan,” tegas Sansan.
Fokus Perbaiki Serangan dan Pertahanan
Menjelang pertandingan kedua pada Minggu (18/10/2026) sore, PSS U20 membawa modal kemenangan perdana sekaligus evaluasi taktik dari laga sebelumnya. Tim juga berupaya mempertahankan keunggulan setelah meraih hasil positif pada pertemuan pertama.
Skuad Elang Muda akan meningkatkan ketajaman lini serang agar lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Di sisi lain, kekompakan dan soliditas lini pertahanan juga menjadi perhatian untuk mengantisipasi skema balasan PSM U20, yang dijuluki Juku Eja Muda.
Dengan fokus tersebut, PSS U20 menatap laga kedua kontra PSM U20 dengan menjaga konsentrasi dan memaksimalkan penerapan instruksi. Hasil pertandingan pertama menjadi pijakan bagi tim untuk kembali memburu hasil maksimal di Grup C EPA Liga 1 2026/2027.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















