Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, Jakarta – Penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, mengganggu sejumlah penerbangan internasional setelah otoritas setempat melaporkan adanya serangan rudal yang diklaim dilakukan kelompok Houthi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau maskapai menangani penumpang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. Imbauan itu disampaikan di Jakarta, Jumat (16/10), ketika Kementerian Perhubungan memantau dampak penutupan terhadap penerbangan, khususnya rute transit yang terhubung dengan Indonesia. Penanganan dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 30 Tahun 2021 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penumpang Angkutan Udara.
“Maskapai telah kami imbau untuk melakukan penanganan dengan tepat kepada para penumpang yang terdampak gangguan operasional penerbangan,” tutur Dudy.
Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan informasi dari Otoritas Penerbangan Sipil Arab atau General Authority of Civil Aviation (GACA). Pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui dampak insiden keamanan terhadap operasional penerbangan internasional yang terhubung dengan Indonesia.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sejumlah penerbangan transit yang terhubung dengan Riyadh mengalami pembatalan, penyesuaian rute, atau pengaturan ulang perjalanan penumpang. Kondisi tersebut terjadi setelah Otoritas Arab Saudi menutup Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Hak penumpang selama penerbangan terganggu
Dudy menegaskan, keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas dalam situasi tersebut. Maskapai juga wajib mematuhi instruksi otoritas bandar udara, otoritas penerbangan, serta pengendali lalu lintas udara.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama, termasuk kepatuhan terhadap instruksi otoritas bandar udara, otoritas penerbangan, dan pengendali lalu lintas udara,” papar Dudy.
Menteri Perhubungan mengingatkan adanya kewajiban pemenuhan hak penumpang selama menunggu kepastian penerbangan yang terlambat atau terkena gangguan operasional. Maskapai perlu menyediakan akses informasi dan petugas layanan bagi penumpang selama proses tersebut berlangsung.
Selain itu, pelayanan keterlambatan harus diberikan sesuai kategori dan penyebab gangguan berdasarkan peraturan yang relevan. Maskapai juga perlu memfasilitasi kebutuhan dasar penumpang sesuai kewajiban pelayanan yang berlaku, termasuk makanan, minuman, atau akomodasi apabila dipersyaratkan.
Petugas diminta mengutamakan penumpang lanjut usia, penyandang disabilitas, anak tanpa pendamping, ibu hamil, dan penumpang yang membutuhkan bantuan khusus. Apabila penundaan berlangsung dalam waktu lama, perlu diupayakan akomodasi, transportasi darat, atau kebutuhan tambahan dengan memperhatikan dasar kewajiban dan kebijakan yang berlaku.
Sejumlah maskapai menyesuaikan layanan
Penutupan Bandara Riyadh mendorong sejumlah maskapai internasional menyesuaikan layanan penerbangan. Qatar Airways membatalkan sejumlah penerbangan rute Doha-Riyadh dan sebaliknya pada 9 hingga 17 Oktober 2026.
Maskapai tersebut mengalihkan penumpang melalui sejumlah kota alternatif di Arab Saudi. Emirates juga membatalkan sejumlah penerbangan menuju dan dari Riyadh.
Maskapai lainnya menerapkan penyesuaian koneksi, pengalihan rute, pembatalan penerbangan, atau penghentian sementara layanan menuju Riyadh. Penyesuaian itu berdampak terhadap perjalanan penumpang yang menggunakan penerbangan transit dan terhubung dengan bandara tersebut.
Di sisi lain, penerbangan reguler langsung dari dan menuju Arab Saudi yang dilayani Garuda Indonesia dan Saudia masih berjalan normal. Untuk keterlambatan penerbangan yang disebabkan alasan operasional, penumpang dipastikan memperoleh penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kebijakan refund bergantung pada maskapai
Terkait pengembalian dana atau refund untuk penerbangan internasional, Dudy menyampaikan bahwa setiap maskapai memiliki aturan masing-masing. Ketentuan refund bergantung pada kebijakan maskapai serta peraturan hukum negara asal atau negara tujuan penerbangan.
Karena itu, penumpang diimbau berkoordinasi langsung dengan maskapai terkait apabila membutuhkan informasi mengenai pengembalian dana atau perubahan perjalanan. Koordinasi juga diperlukan untuk mengetahui pilihan penyesuaian rute, pembatalan, serta layanan yang dapat diterima selama terjadi gangguan penerbangan.
Kementerian Perhubungan akan terus memantau perkembangan penutupan Bandara Riyadh dan dampaknya terhadap penerbangan internasional. Pemantauan tersebut mencakup penerbangan transit yang terhubung dengan Indonesia serta perubahan operasional yang dilakukan maskapai.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



![[Siaran Pers] Meutya Hafid Bahas Potensi Kerja Sama Pusat Data dan Infrastruktur Komputasi dengan Finlandia](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-meutya-hafid-bahas-potensi-kerja-sama-pusat-data-dan-infrastruktur-komputasi-dengan-finlandia.jpeg)














