Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menerima audiensi Ketua Departemen Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia Broto Wardoyo dan perwakilan Sasakawa Peace Foundation untuk membahas persiapan The Sudirman Dialogue 2027. Pertemuan yang mewakili Menteri Pertahanan RI itu berlangsung di ruang Wamenhan, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Simposium tersebut akan membahas dialog keamanan kawasan Jepang–Asia Tenggara melalui pertukaran pandangan mengenai isu pertahanan secara inklusif dan berkelanjutan.
Audiensi The Sudirman Dialogue 2027 digelar sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Simposium Dialog Keamanan Kawasan Jepang–Asia Tenggara. Forum itu merupakan kelanjutan dari Dialog Strategis Pertama yang diselenggarakan pada Februari 2026 atas inisiatif Center for International Relations Studies FISIP UI, Sasakawa Peace Foundation, dan Universitas Pertahanan RI.
Persiapan Dialog Keamanan Jepang-Asia Tenggara
Pembahasan dalam audiensi berfokus pada keberlanjutan forum dialog yang mempertemukan pandangan mengenai dinamika pertahanan kawasan. Melalui The Sudirman Dialogue 2027, para peserta diharapkan dapat memperkuat pertukaran pandangan dan dialog mengenai isu-isu pertahanan secara inklusif serta berkelanjutan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Forum tersebut menempatkan Indonesia dan Jepang dalam konteks kepentingan bersama untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan. Dalam pertemuan itu, perwakilan Sasakawa Peace Foundation menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis komprehensif yang sangat penting bagi Jepang.
Kedua negara juga dipandang memiliki kepentingan bersama karena sama-sama merupakan negara maritim. Kesamaan tersebut menjadi salah satu konteks penting dalam pembahasan mengenai keamanan kawasan Jepang dan Asia Tenggara.
Komitmen Kemhan Perkuat Arsitektur Keamanan Kawasan
Menanggapi pandangan tersebut, Donny Ermawan menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan untuk mendukung keberlanjutan dialog. Dukungan itu diarahkan untuk memperkuat arsitektur keamanan kawasan melalui pertukaran pandangan yang konstruktif dan peningkatan kepercayaan.
Selain itu, dialog diharapkan mendorong penguatan kerja sama praktis Indonesia dan Jepang serta negara-negara Asia Tenggara. Upaya tersebut ditujukan untuk memperkokoh kemitraan bilateral yang produktif dan berkelanjutan.
Pertemuan ini juga memperlihatkan keterlibatan unsur pemerintah, akademisi, dan lembaga yang bergerak dalam isu perdamaian serta keamanan kawasan. FISIP UI dan Sasakawa Peace Foundation menjadi bagian dari inisiatif penyelenggaraan dialog, sementara Universitas Pertahanan RI turut terlibat dalam Dialog Strategis Pertama pada Februari 2026.
Pejabat yang Mendampingi Wamenhan
Dalam audiensi tersebut, Wamenhan didampingi Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Deputi Bidang Geostrategi DPN, Deputi Bidang Geopolitik DPN, serta Tenaga Ahli Utama Deputi Bidang Geoekonomi DPN.
The Sudirman Dialogue 2027 dipersiapkan sebagai kelanjutan dari dialog strategis sebelumnya. Forum ini diharapkan menjadi ruang pertukaran pandangan yang dapat mendukung penguatan kerja sama Indonesia, Jepang, dan negara-negara Asia Tenggara dalam menghadapi isu pertahanan kawasan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















