Headline.co.id ~ DUMAI – Pemerintah Kota Dumai, Riau, menggelar gotong royong (goro) serentak di tujuh kecamatan pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini melibatkan aparatur pemerintah, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk membersihkan sampah serta drainase. Pembersihan drainase dilakukan sebagai upaya mengantisipasi genangan ketika curah hujan meningkat. Aksi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Wali Kota Dumai Nomor 500.9.14.2/128/UND/DLH-SEKR tertanggal 10 September 2026.
Goro serentak itu menjadi bagian dari gerakan Pemko Dumai dalam membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. Selain menyasar sampah liar di bahu jalan, peserta membersihkan sampah dan sedimentasi yang berpotensi menghambat aliran air di saluran drainase.
Wakil Wali Kota Dumai Turun Langsung
Di Kecamatan Dumai Selatan, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto turun langsung mengikuti kegiatan bersama aparatur pemerintah dan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali apel bersama di halaman Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning, Jalan Bumi Ayu.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sugiyarto mengatakan, gotong royong perlu dipertahankan sebagai gerakan bersama, bukan hanya kegiatan rutin untuk membersihkan lingkungan. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan Kota Dumai.
“Gotong royong ini bukan sekadar agenda rutin pembersihan lingkungan, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan pemerintah, pelajar, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui Surat Instruksi Wali Kota ini, kita ingin memastikan lingkungan Kota Dumai, khususnya di Dumai Selatan, tetap asri dan terbebas dari penumpukan sampah,” ujar Sugiyarto.
Ia menilai keterlibatan berbagai unsur dalam goro menunjukkan bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, kata Sugiyarto, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Tiga Tim Sasar Jalan Bumi Ayu hingga Gunung Bromo
Camat Dumai Selatan Aldi Lubis mengatakan, pelaksanaan goro di wilayahnya dibagi menjadi tiga tim agar pembersihan berlangsung lebih terarah dan merata. Setiap tim ditempatkan di titik sasaran yang berbeda.
“Untuk mengoptimalkan aksi gotong royong hari ini, seluruh peserta dari unsur Pemko, aparat kecamatan dan kelurahan, pelajar, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat telah kami bagi menjadi tiga tim kerja. Masing-masing tim disebar ke tiga titik sasaran utama pembersihan, yaitu di Jalan Bumi Ayu, Jalan Gunung Merapi, dan Jalan Gunung Bromo,” jelas Aldi.
Di tiga lokasi tersebut, peserta membersihkan sampah liar yang berada di bahu jalan. Mereka juga mengangkat sampah dan sedimentasi dari drainase yang dapat menghambat aliran air.
Pembersihan Drainase untuk Antisipasi Genangan
Pembersihan drainase menjadi bagian penting dalam aksi goro karena saluran air yang dipenuhi sampah dan sedimentasi berpotensi menghambat aliran ketika hujan turun. Melalui kegiatan yang dilakukan secara rutin, Pemko Dumai berharap fungsi drainase tetap optimal.
Langkah itu juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan nyaman. Goro serentak di tujuh kecamatan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi mendorong kebiasaan menjaga kebersihan dengan melibatkan aparatur, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















