Headline.co.id ~ Sebanyak 26 UMKM binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memasarkan produk kuliner dan kriya di Plaza Timur Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung dalam gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 untuk menjangkau puluhan ribu suporter yang datang menyaksikan pertandingan. Para pelaku UMKM mulai berjualan pada Jumat (25/9/2026), bertepatan dengan laga perdana Timnas Indonesia menghadapi Singapura. Pelibatan ini dilakukan PLN bersama Hub UMK Jakarta Raya untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha binaannya.
26 UMKM Binaan PLN Tawarkan Produk Lokal di SUGBK
Produk yang ditawarkan terdiri atas makanan olahan, kuliner, minuman, hingga produk kriya. Stan UMKM di kawasan Plaza Timur memberikan pilihan bagi suporter untuk membeli produk lokal sebelum maupun setelah menyaksikan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Kehadiran para pelaku usaha tersebut juga mempertemukan produk UMKM lokal dengan masyarakat dari berbagai daerah. Para suporter yang datang ke SUGBK tidak hanya menjadi penonton pertandingan, tetapi juga konsumen potensial bagi produk yang dipasarkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan pelibatan UMKM dalam ajang olahraga internasional menjadi bagian dari upaya PLN memperluas akses pasar bagi pelaku usaha binaannya.
“Sepak bola adalah bahasa universal yang menyatukan banyak orang. Antusiasme yang luar biasa ini kami manfaatkan agar UMKM lokal berani tampil, meningkatkan skala bisnis, dan memperluas pasar. Ini adalah bentuk dukungan PLN kepada UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas,” ujar Andy di Jakarta, sebagaimana dikutip dari keterangan pers yang diterima , Senin (28/9/2026).
Menurut Andy, tingginya jumlah pengunjung selama penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.
Pelaku UMKM Uji Respons Konsumen
Kesempatan berjualan dalam turnamen tersebut disambut antusias oleh pelaku usaha. Salah satunya Siti Aisyah, pemilik Cheria Culinary, yang membawa inovasi siomay bebas gluten serta berbagai varian dimsum.
“Kami sangat bangga bisa berpartisipasi karena acaranya luar biasa ramai. Terima kasih kepada PLN dan Hub UMK Jakarta Raya yang telah memberikan kami kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat luas,” kata Siti.
Ia menilai kegiatan dengan jumlah pengunjung yang besar memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus melihat respons konsumen secara langsung.
Pengalaman berjualan dalam event internasional juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menguji kesiapan produk, pelayanan, serta kemampuan memenuhi permintaan konsumen dalam jumlah besar. Hal tersebut menjadi bagian dari pengalaman usaha ketika UMKM berhadapan dengan pasar yang lebih luas.
Suporter Tertarik Mencoba Produk Kuliner
Stan UMKM di kawasan SUGBK juga mendapat respons dari suporter. Mardhiyulloh, suporter asal Tangerang, mengaku tertarik mencoba produk kuliner yang dijajakan sebelum memasuki stadion.
“Sebelum masuk stadion, kami mencoba dimsum bakar di sini dan rasanya sangat enak. Ini sangat direkomendasikan sebagai opsi jajanan bagi teman-teman sebelum menonton,” ujar Mardhiyulloh.
Respons tersebut menunjukkan bahwa gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk, tetapi juga menyediakan alternatif jajanan bagi masyarakat yang hadir di sekitar stadion.
PLN Lanjutkan Pendampingan dan Perluas Akses Pasar
Pelibatan 26 UMKM binaan PLN dilakukan melalui sinergi PLN UID Jakarta Raya dan Hub UMK Jakarta Raya. Selain menyediakan ruang pemasaran, PLN menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pendampingan serta membuka akses pasar yang lebih luas dan terintegrasi bagi pelaku usaha.
Akses pasar dinilai penting dalam pengembangan UMKM. Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu momentum yang dimanfaatkan untuk mempertemukan produk UMKM dengan masyarakat dalam skala yang lebih luas. Bagi pelaku usaha, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan produk dan layanan saat melayani konsumen dalam jumlah besar.
PLN UID Jakarta Raya menyatakan akan terus mendorong pengembangan UMKM melalui pendampingan dan pembukaan akses pasar. Langkah itu diarahkan untuk menopang keberlanjutan UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian nasional.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















