Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Siswi di Karo Alami Gangguan Ingatan Usai Dugaan Keracunan MBG, Dokter Ungkap Kemungkinan Penyebab

Hendrawan by Hendrawan
13 hours ago
in Kesehatan
Reading Time: 5 mins read
397 25
A A
0
Siswi di Karo Alami Gangguan Ingatan Usai Dugaan Keracunan MBG, Dokter Ungkap Kemungkinan Penyebab

Siswi di Karo Alami Gangguan Ingatan Usai Dugaan Keracunan MBG, Dokter Ungkap Kemungkinan Penyebab. Sumber: www.headline.co.id

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Gangguan Ingatan Setelah Keracunan MBG Bikin Geger, Benarkah Bakteri Makanan Bisa Menyerang Saraf? menjadi fokus utama berita ini; Siswi SMK Bersama Berastagi berinisial FP atau Febiola Boru Purba mengalami sejumlah gejala setelah.
  • Gejala yang dilaporkan berkembang dari pusing dan muntah menjadi kehilangan kesadaran, kejang, gangguan bicara, serta gangguan ingatan.
  • Keluarga menyebut Febiola tidak mengenali sejumlah anggota keluarga dan teman sekolah yang sebelumnya dekat dengannya.
  • Dokter spesialis mikrobiologi klinik Agung Dwi Wahyu Widodo menyebut kejang yang diikuti amnesia sangat jarang terjadi pada kasus keracunan makanan.
  • Gangguan elektrolit, efek toksin tertentu, infeksi yang melibatkan otak, dan riwayat kesehatan sebelumnya menjadi kemungkinan yang perlu diperiksa.

Headline.co.id, Jakarta ~ Gangguan ingatan yang dialami siswi SMK Bersama Berastagi berinisial FP atau Febiola Boru Purba setelah dugaan keracunan menu MBG di Karo menjadi perhatian karena disertai gejala yang tidak lazim pada keracunan makanan. Febiola dilaporkan mulai mengalami keluhan setelah menyantap menu MBG pada 13 Agustus 2026, kemudian kondisinya memburuk hingga kehilangan kesadaran, kejang, mengalami gangguan bicara, dan gangguan daya ingat. Keluarga menyebut Febiola bahkan tidak mengenali sejumlah anggota keluarga serta teman sekolah yang sebelumnya dekat dengannya. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan hubungan keracunan makanan dengan gangguan pada sistem saraf.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Uji Lab Temukan Tiga Bakteri pada Makanan MBG Berastagi, 361 Siswa Alami Gangguan Kesehatan
    • 1.2. Keracunan MBG Berastagi Disertai Gangguan Ginjal dan Ingatan, Dokter Soroti Temuan Tiga Bakteri
  • 2. Gejala Memburuk Setelah Menyantap Menu MBG
  • 3. Kejang dan Amnesia Jarang Terjadi pada Keracunan Makanan
  • 4. Dokter Perlu Mencari Kemungkinan Penyebab Lain
  • 5. Gangguan Elektrolit hingga Infeksi Otak Perlu Dipertimbangkan

Dokter spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dr. dr. Agung Dwi Wahyu Widodo, M.Si., M.Ked.Klin., Sp.MK(K), menjelaskan bahwa kejang yang kemudian diikuti amnesia merupakan kondisi yang sangat jarang ditemukan dalam kasus keracunan makanan. Karena itu, munculnya kedua gejala tersebut tidak dapat langsung disimpulkan sebagai dampak biasa dari keracunan makanan.

You might also like

Uji Lab Temukan Tiga Bakteri pada Makanan MBG Berastagi, 361 Siswa Alami Gangguan Kesehatan

Uji Lab Temukan Tiga Bakteri pada Makanan MBG Berastagi, 361 Siswa Alami Gangguan Kesehatan

20 September 2026
Keracunan MBG Berastagi Disertai Gangguan Ginjal dan Ingatan, Dokter Soroti Temuan Tiga Bakteri

Keracunan MBG Berastagi Disertai Gangguan Ginjal dan Ingatan, Dokter Soroti Temuan Tiga Bakteri

20 September 2026

Gejala Memburuk Setelah Menyantap Menu MBG

Berdasarkan informasi dari keluarga, Febiola pada awalnya mengalami pusing dan muntah setelah menyantap menu MBG. Gejala tersebut kemudian berkembang lebih berat. Ia dilaporkan kehilangan kesadaran, mengalami kejang, dan menghadapi gangguan dalam berbicara.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Perubahan kondisi Febiola semakin menjadi perhatian ketika daya ingatnya ikut terganggu. Menurut keluarga, ia tidak mengenali sejumlah anggota keluarga dan teman sekolah yang sebelumnya memiliki kedekatan dengannya. Gangguan tersebut membuat kasus dugaan keracunan MBG ini tidak hanya dikaitkan dengan keluhan pada saluran pencernaan.

Rangkaian gejala yang dialami Febiola kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai apakah bakteri ataupun racun yang terdapat dalam makanan dapat memengaruhi sistem saraf. Namun, hubungan antara keracunan makanan dan gangguan neurologis seperti kejang maupun amnesia tidak dapat dijelaskan secara sederhana hanya berdasarkan munculnya gejala setelah mengonsumsi makanan.

Kejang dan Amnesia Jarang Terjadi pada Keracunan Makanan

Agung menjelaskan, keracunan makanan umumnya lebih dikenal melalui gejala seperti mual, muntah, diare, kram perut, nyeri perut, dan kondisi tubuh yang terasa lemas. Gejala-gejala tersebut berbeda dengan kejang yang kemudian disertai gangguan ingatan sebagaimana dilaporkan terjadi pada Febiola.

Karena kejang dan amnesia tergolong sangat jarang dalam kasus keracunan makanan, pemeriksaan tidak cukup hanya berfokus pada kemungkinan gangguan di lambung maupun saluran pencernaan. Kondisi tersebut membutuhkan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui faktor lain yang mungkin berperan terhadap perubahan kesadaran, kejang, gangguan bicara, maupun daya ingat.

Penjelasan tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan gangguan ingatan setelah dugaan keracunan makanan tidak serta-merta membuktikan bahwa bakteri dari makanan secara langsung menyerang saraf. Dokter masih perlu melihat kondisi pasien secara lebih menyeluruh sebelum menentukan penyebab dari rangkaian gejala yang muncul.

Dokter Perlu Mencari Kemungkinan Penyebab Lain

Ketika pasien mengalami kejang dan kemudian menunjukkan gangguan ingatan, menurut Agung, dokter perlu mencari kemungkinan penyebab lain secara lebih mendalam. Pemeriksaan diperlukan karena gejala semacam itu berada di luar gambaran yang umum ditemukan dalam kasus keracunan makanan.

Salah satu kemungkinan yang menjadi bagian dari pemeriksaan adalah gangguan elektrolit akibat kehilangan cairan dalam jumlah berat. Kondisi kehilangan cairan dapat terjadi ketika seseorang mengalami gejala seperti muntah atau gangguan lain yang menyertai keracunan makanan. Dalam kasus dengan gejala yang lebih kompleks, faktor tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan.

Selain gangguan elektrolit, efek dari toksin tertentu juga termasuk kemungkinan yang dapat ditelusuri. Pemeriksaan terhadap penyebab tersebut diperlukan untuk memahami apakah terdapat faktor yang dapat menjelaskan munculnya kejang atau perubahan pada fungsi ingatan setelah pasien mengalami dugaan keracunan.

Gangguan Elektrolit hingga Infeksi Otak Perlu Dipertimbangkan

Kemungkinan lain yang disebut Agung adalah infeksi yang melibatkan otak. Faktor tersebut perlu menjadi bagian dari pemeriksaan ketika pasien menunjukkan gejala berupa kejang dan gangguan ingatan, terutama karena kedua kondisi itu sangat jarang terjadi pada kasus keracunan makanan biasa.

Riwayat kesehatan pasien sebelumnya juga termasuk aspek yang perlu ditelusuri. Informasi mengenai kondisi kesehatan sebelum kejadian dapat membantu dokter menilai apakah terdapat faktor lain yang berkaitan dengan kejang, gangguan bicara, kehilangan kesadaran, maupun perubahan daya ingat.

Dengan demikian, gangguan ingatan yang muncul setelah dugaan keracunan MBG seperti dialami Febiola membutuhkan pemeriksaan yang lebih luas daripada sekadar melihat gejala pencernaan. Penjelasan Agung menekankan bahwa kejang yang diikuti amnesia merupakan kejadian sangat jarang dalam keracunan makanan sehingga penyebab lain, mulai dari gangguan elektrolit, efek toksin tertentu, infeksi yang melibatkan otak, hingga riwayat kesehatan sebelumnya perlu menjadi bagian dari penelusuran medis.

Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Febiola Boru PurbaGangguan IngatanGangguan SarafKaroKeracunan MakananKeracunan MBGMBG

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Uji Lab Temukan Tiga Bakteri pada Makanan MBG Berastagi, 361 Siswa Alami Gangguan Kesehatan

Uji Lab Temukan Tiga Bakteri pada Makanan MBG Berastagi, 361 Siswa Alami Gangguan Kesehatan

by Hendrawan
20 September 2026
0

Uji laboratorium menemukan Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. coli pada makanan MBG dalam kasus 361 siswa di Berastagi.

Keracunan MBG Berastagi Disertai Gangguan Ginjal dan Ingatan, Dokter Soroti Temuan Tiga Bakteri

Keracunan MBG Berastagi Disertai Gangguan Ginjal dan Ingatan, Dokter Soroti Temuan Tiga Bakteri

by Hendrawan
20 September 2026
0

Kasus keracunan MBG Berastagi disertai gangguan ginjal dan ingatan. Dokter Ferry menyoroti temuan tiga bakteri pada sejumlah sampel.

Anak Hilang Ingatan Usai Diduga Keracunan MBG, Dokter Jelaskan Dampak Kekurangan Oksigen pada Otak

Anak Hilang Ingatan Usai Diduga Keracunan MBG, Dokter Jelaskan Dampak Kekurangan Oksigen pada Otak

by Hendrawan
20 September 2026
0

Anak mengalami gangguan ingatan usai diduga keracunan MBG. Dokter menjelaskan hipoksia dapat mencederai otak dan memengaruhi fungsi memori.

Mata Melihat Kilatan Cahaya Mendadak, Kenali Tanda Harus Segera Periksa ke Dokter

Mata Melihat Kilatan Cahaya Mendadak, Kenali Tanda Harus Segera Periksa ke Dokter

by Hendrawan
20 September 2026
0

Kilatan cahaya mendadak di mata disertai floaters, pandangan kabur, atau bayangan seperti tirai dapat menjadi tanda masalah retina.

Cek Kesehatan Gratis Capai 89 Juta Peserta, Kemenkes Kejar Target 130 Juta Jiwa pada 2026

Cek Kesehatan Gratis Capai 89 Juta Peserta, Kemenkes Kejar Target 130 Juta Jiwa pada 2026

by Hendrawan
20 September 2026
0

CKG telah digunakan lebih dari 89 juta penduduk. Kemenkes menargetkan program Cek Kesehatan Gratis menjangkau 130 juta jiwa pada akhir...

Healing119 Catat 220 Ribu Kontak, Masalah Keluarga, Perundungan dan Ekonomi Paling Banyak Dikonsultasikan

Healing119 Catat 220 Ribu Kontak, Masalah Keluarga, Perundungan dan Ekonomi Paling Banyak Dikonsultasikan

by Hendrawan
20 September 2026
0

Healing119 mencatat 220 ribu kontak. Masalah keluarga, perundungan, dan ekonomi menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Bawaslu Kota Langsa Diskusi Dengan Wartawan untuk Cegah Hoax Jelang Pemilu 2024

Bawaslu Kota Langsa Gelar Diskusi Optimalisasi Peran Media Dalam Menghadapi Hoax Menjelang Pemilu 2024

10 May 2023
: Wakil Bupati Seruyan, Supian, pada Renungan Suci, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pasir Kencana, Kuala Pembuang, Minggu (16/8/2026).

Wakil Bupati Seruyan Ajak Masyarakat Kenang Jasa Pahlawan dalam Renungan Suci

18 August 2026
: Wagub Sumbar bersama istri mengunjungi kafilah MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. (foto: MC Sumbar)

Wagub Vasko Dukung Kafilah Sumbar Tembus Lima Besar MTQ Nasional

17 September 2026
Pemerintah Pastikan Pembelajaran Normal Setelah Libur Lebaran

Pemerintah Pastikan Pembelajaran Normal Setelah Libur Lebaran

27 March 2026
Marko Arnautovic Jadi Pahlawan! Hasil Austria vs Yordania 3-1 di Piala Dunia 2026

Marko Arnautovic Cetak Gol Penentu, Hasil Austria vs Yordania 3-1 di Piala Dunia 2026 Antar Austria Tempel Argentina

17 June 2026

Gunakan Masker Medis Berstandar SNI? Ini Penjelasan BSN dan Kemenkes

9 September 2020
Operasi Lasik Mata Adalah

Mengenal Operasi Lasik Mata: Keuntungan, Efek Samping Hingga Biaya

8 February 2024

Artikel Terbaru

AS Siapkan Sanksi Menyeluruh terhadap ICC, Operasional Pengadilan Berpotensi Terganggu

AS Siapkan Sanksi Menyeluruh terhadap ICC, Operasional Pengadilan Berpotensi Terganggu

21 September 2026
: Istimewa

Pemprov Riau Percepat Pendataan Digitalisasi Perlindungan Sosial

21 September 2026
Ledakan Gudang Senjata Dekat Aleppo Lukai Empat Orang, Warga Diminta Tetap di Rumah

Ledakan Gudang Senjata Dekat Aleppo Lukai Empat Orang, Warga Diminta Tetap di Rumah

21 September 2026
Atmosfer Balad Nobar Biru Di Brick Brew Makin Semarak

Balad Nobar Biru Meriah Rayakan Comeback PERSIB atas Persijap

21 September 2026
: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate melakukan pemadaman api pada Minggu (20/9/2026)/ (Dinas Damkar Ternate)

Damkar Ternate Padamkan Kebakaran di Dua Lokasi

21 September 2026
Volvo Pertimbangkan Sedan dan Wagon Baru untuk Pasar Barat hingga 2030

Volvo Pertimbangkan Sedan dan Wagon Baru untuk Pasar Barat hingga 2030

21 September 2026
: Rapat Koordinasi Perpanjangan Masa Transisi Darurat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ismunandar, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Pendopo Bupati Bireuen, Jumat (4/9/2026).- Foto: Mc.Bireuen

Pemkab Bireuen Perpanjang Masa Transisi Darurat 90 Hari

21 September 2026

Popular Story

: Layanan Konsultasi SIMKAH dan IKD di MTQ Nasional /Foto Humas Kemenag
Berita

Layanan SIMKAH dan IKD Hadir di MTQ Nasional XXXI Semarang

by Ari Wibowo muhammad
20 September 2026
0

Headline.co.id, Semarang ~ Pengunjung dan kafilah dari 37 provinsi yang menghadiri Musabaqah...

Read moreDetails

Hari Terakhir GIIAS Bandung 2026, Diecast hingga Live Music Jadi Daya Tarik Pengunjung

Persebaya Pulihkan Empat Pemain pada Jeda Kompetisi

Razia Kendaraan ke Rumah Warga Akhir September 2026 Hoaks

Polres Sampang Salurkan Air Bersih ke 14 Kecamatan

Relawan Karhutla Banjarbaru Minta Prioritas Pengisian BBM

Polisi Ungkap Produksi Tembakau Sintetis di Bintaro

Polisi Sita Empat Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan

Jaminan Produk Halal Dinilai Buka Akses Perdagangan Global

Polemik Keracunan MBG, Iman Zanatul Haeri: Kepala BGN Tak Punya Mandat Mengatur Guru

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.