Headline.co.id, Buleleng ~ Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar demo memasak dan pelatihan membuat kue bakpao untuk meningkatkan keterampilan anggotanya. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Singaraja, Bali, pada Selasa (15/9/2026), dan diikuti seluruh anggota DWP Buleleng. Pelatihan ini menjadi bagian dari pertemuan rutin bulanan yang dirancang tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk menambah pengetahuan dan keterampilan. Melalui kegiatan tersebut, anggota diharapkan dapat menerapkan keterampilan membuat bakpao bagi keluarga maupun mengembangkannya sebagai peluang usaha rumahan skala kecil.
DWP Buleleng Isi Pertemuan Rutin dengan Kegiatan Produktif
Pertemuan rutin DWP Buleleng kali ini diisi Bidang Ekonomi melalui demo memasak dan praktik pembuatan bakpao. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan dengan partisipasi aktif seluruh anggota.
Ketua DWP Buleleng, Dewi Suyasa, mengatakan pertemuan bulanan organisasi tersebut terus diupayakan memberikan nilai tambah bagi anggotanya. Menurut dia, kegiatan tidak berhenti pada pertemuan dan silaturahmi, tetapi juga diarahkan pada pengembangan pengetahuan serta keterampilan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Selain ajang silaturahmi, kami ingin setiap pertemuan membawa nilai tambah, baik dalam hal pengetahuan maupun keterampilan,” ungkap Dewi Suyasa.
Ia menjelaskan, setiap pertemuan DWP diupayakan menghadirkan kegiatan edukatif. Pada pertemuan di Gedung PLUT Singaraja tersebut, anggota mendapat kesempatan mengikuti demo memasak serta praktik membuat kue bakpao.
Pelatihan Membuat Bakpao Diharapkan Beri Manfaat bagi Keluarga
Dewi Suyasa mengatakan keterampilan membuat bakpao diharapkan dapat menginspirasi anggota untuk menyediakan makanan atau camilan sehat bagi keluarga. Keterampilan tersebut juga dinilai dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif di rumah.
Menurut dia, pembuatan bakpao berpotensi menjadi peluang usaha rumahan dalam skala kecil. Dengan demikian, kegiatan pelatihan yang digelar dalam pertemuan rutin DWP Buleleng memiliki manfaat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan tersebut juga memperluas tujuan pertemuan DWP Buleleng. Selain memperkuat hubungan antaranggota, kegiatan itu menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan mempraktikkan keterampilan yang dapat digunakan setelah kegiatan berlangsung.
Gede Suyasa Tekankan Peran Komunitas
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, yang juga Penasihat DWP Buleleng, menyampaikan bahwa komunitas memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku anggotanya.
Menurut Gede, setiap komunitas memiliki norma yang menjadi pedoman bersama dalam berinteraksi. Norma tersebut turut menjaga keberlangsungan hubungan di dalam komunitas.
“Setiap komunitas akan membuat norma dan setiap norma akan menjaga mereka. Karena itu, kita semua membutuhkan komunitas. Dharma Wanita Persatuan merupakan salah satu komunitas yang secara resmi dibentuk oleh negara,” ujar Gede Suyasa.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang mempertemukan seluruh anggota DWP Buleleng. Selain menjadi wadah kebersamaan, organisasi tersebut juga menjalankan kegiatan edukatif dan produktif bagi para anggotanya.
Perkuat Kebersamaan dan Keterampilan Anggota
Kegiatan demo memasak dan pelatihan membuat bakpao menjadi bagian dari upaya DWP Buleleng mendorong peningkatan kreativitas anggota. Keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk kebutuhan keluarga atau dikembangkan menjadi kegiatan produktif.
Melalui kegiatan itu, DWP Buleleng juga memperkuat kebersamaan antaranggota dalam suasana kekeluargaan. Pertemuan ditutup dengan partisipasi aktif seluruh anggota yang mengikuti rangkaian kegiatan.
DWP Buleleng terus memanfaatkan pertemuan rutin bulanan sebagai sarana untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan nilai tambah. Pelatihan olahan kuliner berupa pembuatan bakpao menjadi salah satu bentuk kegiatan yang menggabungkan unsur silaturahmi, edukasi, dan pengembangan keterampilan.
















