Headline.co.id, Karo ~ Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi anak-anak yang menjalani perawatan setelah mengalami keracunan makanan di dua rumah sakit di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Jumat (11/9/2026). Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi pasien dan memastikan kebutuhan penanganan medis mendapat perhatian. Dua rumah sakit yang didatangi ialah Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi. Gibran mengatakan pemerintah akan membantu pemenuhan kebutuhan pasien, termasuk obat dan rujukan medis, sesuai persetujuan orang tua.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran mendatangi pasien satu per satu serta mendengarkan keluhan para orang tua. Ia menyatakan kesehatan anak menjadi perhatian karena berhubungan dengan kemampuan mereka untuk kembali beraktivitas dan mengikuti pendidikan.
“Saya hadir di sini, kemarin saya dari Kalimantan baru mendarat tengah malam, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih,” ungkap Gibran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penanganan Pasien Anak di Rumah Sakit
Gibran mengatakan kebutuhan pengobatan maupun rujukan pasien akan dipenuhi apabila diperlukan dan telah memperoleh izin dari orang tua. Rujukan tersebut dapat dilakukan ke Jakarta atau Medan.
“Tadi saya datangi satu-satu Bapak, Ibu, semuanya. Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, sedang kami penuhi semua sesuai izin dari orang tua. Kami pastikan anak-anak bisa sehat dan bersekolah kembali,” urainya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah kepada keluarga pasien yang terdampak keracunan makanan tersebut.
“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Gibran.
Program Terkait Sedang Dievaluasi BGN
Selain memastikan penanganan medis, Gibran menyebut program terkait saat ini sedang dievaluasi oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia mengatakan keluhan dan masukan dari masyarakat akan diteruskan untuk mendapat tindak lanjut.
“Hal ini sedang dievaluasi oleh Kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Tapi semua keluhan serta masukan Bapak Ibu akan saya sampaikan kepada pimpinan tertinggi untuk mendapat tindak lanjut,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat sejumlah anak masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi, Kabupaten Karo.
Orang Tua Sampaikan Keluhan Anak
Dalam kesempatan itu, salah seorang ibu menceritakan kondisi anaknya yang sempat menjalani perawatan pada 13–16 Agustus 2026. Menurut dia, anaknya masih mengalami keluhan meski telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
“Anak saya dirawat tanggal 13 [Agustus] pulang 16 [Agustus]. Sekarang kelas 3 [SMA] tahun depan sudah kuliah. Sekarang masih suka mual, masih suka kambuh-kambuh,” tuturnya.
Kunjungan ke dua rumah sakit di Karo tersebut menjadi bagian dari perhatian Gibran terhadap pemulihan anak-anak yang mengalami keracunan makanan. Ia menegaskan pemerintah akan berupaya agar para pasien dapat kembali sehat dan melanjutkan pendidikan.


















