Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Cuaca

Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904

Saddam by Saddam
51 minutes ago
in Cuaca
Reading Time: 5 mins read
419 4
A A
0
AQI Kota Padang tercatat mencapai 904

AQI Kota Padang tercatat mencapai 904 (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat mulai Rabu, 16 September 2026, setelah indeks kualitas udara atau AQI tercatat mencapai 904. Berdasarkan pemantauan IQAir pada pukul 05.00 WIB, kualitas udara Kota Padang masuk kategori berbahaya. Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi risiko paparan udara buruk terhadap anak-anak setelah sehari sebelumnya kegiatan belajar masih berlangsung di sekolah dengan kewajiban menggunakan masker.

Contents

    • 0.1. Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ
    • 0.2. Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 11 September 2026, Padang hingga Jayawijaya
  • 1. AQI Padang Capai 904 pada Rabu Pagi
  • 2. Sehari Sebelumnya Sekolah Masih Tatap Muka
  • 3. Olahraga dan Aktivitas Luar Ruangan Sempat Dihentikan
  • 4. Sekolah Sempat Siapkan Masker Cadangan
  • 5. PJJ Sudah Pernah Diterapkan Sebelumnya
  • 6. Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Kualitas udara hari ini menjadi dasar utama perubahan kebijakan pendidikan di Kota Padang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yovi Krislova, mengatakan pemerintah memilih mengalihkan proses belajar ke rumah karena kondisi udara dinilai tidak aman bagi peserta didik.

You might also like

Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ

16 September 2026

Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 11 September 2026, Padang hingga Jayawijaya

10 September 2026

“Melihat kondisi kualitas udara yang berada pada kategori berbahaya, pembelajaran bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat dilakukan secara jarak jauh. Ini sebagai upaya menjaga kesehatan anak-anak,” kata Yovi dalam keterangannya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Dengan keputusan tersebut, peserta didik tidak mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Mereka tetap diwajibkan mengikuti kegiatan belajar melalui perangkat masing-masing dari rumah dengan pendampingan orang tua.

“Peserta didik tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dan kami mengimbau orang tua memberikan pendampingan selama proses PJJ,” ujar Yovi.

AQI Padang Capai 904 pada Rabu Pagi

Keputusan penerapan PJJ diambil setelah kondisi udara di Kota Padang kembali memburuk pada Rabu pagi.

Berdasarkan data IQAir pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara Kota Padang tercatat pada angka 904 dan berada pada kategori berbahaya.

Dalam informasi yang disampaikan pemerintah, konsentrasi polutan PM2.5 juga menjadi perhatian karena kondisi udara yang memburuk berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak.

Pemkot Padang kemudian memilih membatasi aktivitas peserta didik di luar rumah dengan menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka.

Sehari Sebelumnya Sekolah Masih Tatap Muka

Perubahan kebijakan terjadi dalam waktu singkat. Pada Selasa, 15 September 2026, sekolah-sekolah di Kota Padang masih menjalankan kegiatan belajar mengajar secara langsung.

Saat itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang mewajibkan peserta didik PAUD/TK, SD, dan SMP sederajat menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah.

Kebijakan tersebut mengacu pada kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara yang menunjukkan angka di atas 300 untuk PM2.5.

“Kami mengambil kebijakan untuk murid PAUD/TK, SD, SMP sederajat se-Kota Padang untuk wajib pakai masker. Artinya proses belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah. Kebijakan ini tentu akan melihat perkembangan kondisi kualitas udara di kemudian hari,” kata Yovi.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/28/Dikbud-Pdg/IX/2026 yang ditujukan kepada seluruh kepala PAUD/TK, SD negeri dan swasta, serta SMP negeri dan swasta se-Kota Padang.

Olahraga dan Aktivitas Luar Ruangan Sempat Dihentikan

Selain kewajiban menggunakan masker, sekolah juga diminta menghentikan sementara kegiatan yang berlangsung di luar ruangan.

Guru dilarang melaksanakan olahraga maupun aktivitas lain di lapangan selama kualitas udara belum membaik.

“Begitu juga dengan para guru, dilarang melaksanakan kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya di luar ruangan. Jadi seluruh proses belajar yang tetap berjalan yang di dalam ruang kelas saja. Seperti olahraga ditiadakan dulu,” tegas Yovi.

Peserta didik yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA juga diperkenankan tidak mengikuti pembelajaran langsung di sekolah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai penyesuaian awal sebelum pemerintah akhirnya memutuskan kembali menerapkan PJJ pada Rabu.

Sekolah Sempat Siapkan Masker Cadangan

Sebelum diberlakukannya PJJ, sejumlah sekolah telah menjalankan instruksi penggunaan masker secara ketat.

Kepala SDN 34 Simpang Haru, Zulmarlaini, mengatakan sekolah bahkan menyediakan masker cadangan bagi peserta didik yang datang tanpa membawa masker.

“Penerapan penggunaan masker saat ini berjalan sangat efektif. Bagi siswa yang belum membawa masker, kami terus mengimbau dan pihak sekolah juga menyediakan cadangan masker,” ujarnya.

Penerapan serupa juga berlangsung di SMP Negeri 30 Padang.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 30 Padang, Dian Putra, menyebut tingkat kepatuhan siswa dalam menggunakan masker mencapai sekitar 90 persen.

“Tingkat kepatuhan siswa kami sudah mencapai sekitar 90%. Proses belajar di sekolah tetap berjalan efektif di dalam kelas, hanya saja seluruh kegiatan lapangan ditiadakan. Fokus kami adalah memastikan anak-anak tetap belajar dengan aman,” kata Dian.

PJJ Sudah Pernah Diterapkan Sebelumnya

PJJ yang diberlakukan mulai 16 September 2026 bukan menjadi yang pertama diterapkan Pemerintah Kota Padang pada bulan tersebut.

Sebelumnya, pembelajaran dari rumah juga diberlakukan pada 9-11 September 2026 akibat memburuknya kualitas udara.

Peserta didik kemudian kembali masuk sekolah dan menjalani pembelajaran tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.

Namun, hanya berselang dua hari, kondisi udara kembali memburuk sehingga pemerintah kembali mengalihkan pembelajaran ke rumah.

Perubahan tersebut menunjukkan kebijakan pendidikan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara di Kota Padang.

Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Tidak hanya peserta didik, masyarakat Kota Padang juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kategori berbahaya.

Pemerintah mengingatkan warga untuk tetap berada di dalam rumah apabila tidak memiliki kebutuhan mendesak, menggunakan masker, dan menjaga kesehatan.

“Mari bersama jaga kesehatan. Tetap di rumah, jaga kebersihan, gunakan masker, dan hindari aktivitas luar ruangan yang tidak perlu,” demikian imbauan yang disampaikan melalui kanal resmi pemerintah.

PJJ mulai 16 September 2026 berlaku bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat di Kota Padang. Sementara itu, kebijakan untuk SMA, SMK, dan MA sederajat berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pemkot Padang akan terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya. Selama kondisi udara masih berada dalam kategori berbahaya, peserta didik diminta tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Tags: AQI Tercatat 904iqairKualitas udaraPembelajaran Jarak JauhPemerintah Kota PadangPemerintah Provinsi Sumatera Barat

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Padang ~ Kualitas udara hari ini di Kota Padang, Sumatera Barat, berada pada kategori berbahaya sehingga Pemerintah Kota Padang...

Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 11 September 2026, Padang hingga Jayawijaya

by Hendrawan
10 September 2026
0

Daftar kota berpotensi hujan besok 11 September 2026: Padang hujan petir, Medan hujan sedang, serta hujan ringan di sejumlah kota.

Cuaca Besok Kepri dan Bangka Belitung, Tanjung Pinang Hujan Ringan

Cuaca Besok Kepulauan Riau dan Bangka Belitung 11 September 2026, Tanjung Pinang Hujan Ringan

by Hendrawan
10 September 2026
0

Cuaca besok Kepulauan Riau dan Bangka Belitung 11 September 2026: Tanjung Pinang hujan ringan dan Pangkal Pinang berawan hingga berawan...

Cuaca Besok Papua dan Maluku, Manokwari hingga Jayawijaya Berpotensi Hujan Ringan

Cuaca Besok Papua dan Maluku 11 September 2026, Hujan Ringan di Manokwari hingga Jayawijaya

by wahyu
10 September 2026
0

Cuaca besok Papua dan Maluku 11 September 2026: Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya hujan ringan, sejumlah kota lain berawan.

Cuaca Besok Bali, NTB dan NTT 11 September, Denpasar-Kupang Berawan dan Mataram Udara Kabur

Cuaca Besok Bali, NTB dan NTT 11 September 2026, Denpasar-Kupang Berawan dan Mataram Udara Kabur

by Hendrawan
10 September 2026
0

Cuaca besok Bali, NTB dan NTT 11 September 2026: Denpasar-Kupang cerah berawan hingga berawan tebal, Mataram berpotensi udara kabur.

Cuaca Besok Sulawesi 11 September, Mamuju Hujan Ringan dan Palu-Kendari Udara Kabur

Cuaca Besok di Sulawesi 11 September 2026, Mamuju Hujan Ringan dan Palu-Kendari Udara Kabur

by Hendrawan
10 September 2026
0

Cuaca besok Sulawesi 11 September 2026: Mamuju hujan ringan, Makassar-Gorontalo-Manado berawan, sementara Palu dan Kendari udara kabur.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kalurahan Sumbersari di Sleman Distribusikan Bantuan Pangan untuk 816 KPM

Kalurahan Sumbersari di Sleman Distribusikan Bantuan Pangan untuk 816 KPM

11 December 2025
Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG sebagai Wujud Kehadiran Negara

Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG sebagai Wujud Kehadiran Negara

30 April 2026
Keindahan Wisata Raja Ampat

Popularitas Wisata Meningkat, Kelestarian Raja Ampat Jadi Tantangan Serius

23 November 2025
Kapolres Kulonprogo, AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, S.I.K., M.H

Polres Kulonprogo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-79

17 June 2025
Pesan Menag pada Wanita Islam: Lahirkan Pemimpin Siap Mengabdi pada Bangsa

Muktamar Wanita Islam Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan

11 September 2026
Gempa Magnitudo 6,5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 6,5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

7 January 2026
Generasi Muda Didorong Bangun Demokrasi Dinamis di Era Digital

Generasi Muda Didorong Bangun Demokrasi Dinamis di Era Digital

13 July 2026

Artikel Terbaru

Dari Rp13 Ribu Jadi Rp57 Ribu, Begini Temuan Pemerintah soal Beras Fortifikasi Abal-abal

Beras Fortifikasi Abal-abal Jadi Sorotan, Konsumen Disebut Bisa Rugi Rp9.695 per Kilogram

16 September 2026
Temuan beras fortifikasi abal-abal itu disampaikan Menteri Pertanian

Hasil Uji Laboratorium Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Temuannya

16 September 2026
Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah

Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak

16 September 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,7 Kembali Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

16 September 2026
AQI Kota Padang tercatat mencapai 904

Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904

16 September 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,4 Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Utara Pulau Doi Maluku Utara

16 September 2026
Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ

16 September 2026

Popular Story

: Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John menilai sepak bola Indonesia tengah mengalami kebangkitan dan berpotensi menjadi salah satu kekuatan sepak bola Asia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Global Leadership Forum ISS 2026 sebelum diajak Menpora Erick Thohir mengunjungi sejumlah booth di JICC. (Foto: Humas Kemenpora)
Berita

Erick Thohir dan Sekjen AFC Bahas Masa Depan Sepak Bola di ISS 2026

by masfajar
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menpora RI Erick Thohir mengajak Sekretaris Jenderal Asian Football...

Read moreDetails

Daftar Artikel Kesehatan Terbaru di Tribratanews Polri

Food Truck KEK Industropolis Batang Buka Peluang Usaha Warga

Cuaca Besok di Jawa 11 September 2026, Bandung Hujan Ringan dan Jakarta Udara Kabur

Jatim Park 2 Jadi Destinasi Eduwisata Keluarga di Batu, Ada Batu Secret Zoo hingga Area Akuatik

Kapolri Tekankan Kompetensi Pekerja di Tengah Perubahan Teknologi

549 Desa di Gorontalo Berstatus Maju dan Mandiri

Polda Kaltim Sita 2,9 Kg Sabu dan 1.900 Ekstasi, Diduga Jaringan Malaysia

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Sulsel, 17 Orang Jadi Tersangka

Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Kenalkan Musik Nusantara

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.