Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Cuaca

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ

Saddam by Saddam
56 minutes ago
in Cuaca
Reading Time: 5 mins read
393 30
A A
0
Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj

Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Padang ~ Kualitas udara hari ini di Kota Padang, Sumatera Barat, berada pada kategori berbahaya sehingga Pemerintah Kota Padang kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat pada Rabu, 16 September 2026. Berdasarkan data IQAir pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara atau AQI Kota Padang tercatat mencapai 904. Pemerintah meminta orang tua mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah agar kegiatan belajar tetap berjalan efektif sekaligus meminimalkan paparan udara buruk.

Contents

    • 0.1. Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904
    • 0.2. Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 11 September 2026, Padang hingga Jayawijaya
  • 1. PJJ Kembali Diterapkan setelah Udara Memburuk
  • 2. Orang Tua Diminta Pastikan Anak Tetap Belajar
  • 3. Sehari Sebelumnya Sekolah Masih Terapkan Wajib Masker
  • 4. Kepatuhan Penggunaan Masker Sempat Capai 90 Persen
  • 5. Warga Padang Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik yang sebelumnya telah kembali mengikuti pembelajaran tatap muka harus kembali belajar dari rumah. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yovi Krislova, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah perlindungan kesehatan bagi anak-anak.

You might also like

AQI Kota Padang tercatat mencapai 904

Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904

16 September 2026

Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 11 September 2026, Padang hingga Jayawijaya

10 September 2026

“Melihat kondisi kualitas udara yang berada pada kategori berbahaya, pembelajaran bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat dilakukan secara jarak jauh. Ini sebagai upaya menjaga kesehatan anak-anak,” kata Yovi dalam keterangannya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Dalam penerapan PJJ akibat kualitas udara hari ini, orang tua memiliki peran penting untuk memastikan anak tetap mengikuti proses pembelajaran melalui perangkat masing-masing. Pemerintah berharap pendampingan keluarga dapat menjaga kedisiplinan belajar meskipun peserta didik tidak datang langsung ke sekolah.

“Peserta didik tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dan kami mengimbau orang tua memberikan pendampingan selama proses PJJ,” ujar Yovi.

PJJ Kembali Diterapkan setelah Udara Memburuk

Keputusan kembali menerapkan PJJ dilakukan setelah kualitas udara di Kota Padang memburuk pada Rabu pagi.

Data pemantauan IQAir menunjukkan AQI Kota Padang mencapai 904 pada pukul 05.00 WIB dan masuk dalam kategori berbahaya. Kondisi tersebut mendorong pemerintah menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka bagi PAUD, SD, dan SMP sederajat.

PJJ kali ini bukan menjadi yang pertama diterapkan pada September 2026. Sebelumnya, pembelajaran dari rumah juga diberlakukan pada 9-11 September 2026 akibat kondisi udara yang tidak sehat.

Peserta didik kemudian kembali mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah mulai Senin, 14 September 2026. Namun, perkembangan kualitas udara kembali membuat pemerintah melakukan penyesuaian.

Orang Tua Diminta Pastikan Anak Tetap Belajar

Meski tidak datang ke sekolah, peserta didik tetap diwajibkan mengikuti pembelajaran dari rumah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang meminta orang tua memberikan pendampingan agar anak dapat mengikuti materi, mengerjakan tugas, dan menjalankan kegiatan pembelajaran sesuai arahan guru.

Pendampingan tersebut juga diperlukan agar penerapan PJJ tidak mengurangi efektivitas kegiatan pendidikan.

Kebijakan belajar dari rumah sekaligus bertujuan membatasi aktivitas peserta didik di luar ruangan ketika kualitas udara masih berada pada level berbahaya.

Sehari Sebelumnya Sekolah Masih Terapkan Wajib Masker

Sebelum pembelajaran kembali dialihkan ke rumah, sekolah di Kota Padang masih menjalankan kegiatan belajar tatap muka dengan sejumlah pembatasan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang sebelumnya mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.3.1/28/Dikbud-Pdg/IX/2026 sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara.

Pada Selasa, 15 September 2026, peserta didik PAUD/TK, SD, dan SMP sederajat masih mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan kewajiban menggunakan masker.

“Kami mengambil kebijakan untuk murid PAUD/TK, SD, SMP sederajat se-Kota Padang untuk wajib pakai masker. Artinya proses belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah. Kebijakan ini tentu akan melihat perkembangan kondisi kualitas udara di kemudian hari,” kata Yovi.

Sekolah juga dilarang menggelar olahraga maupun kegiatan lainnya di luar ruangan.

“Begitu juga dengan para guru, dilarang melaksanakan kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya di luar ruangan. Jadi seluruh proses belajar yang tetap berjalan yang di dalam ruang kelas saja. Seperti olahraga ditiadakan dulu,” tegasnya.

Peserta didik yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA juga diperkenankan tidak mengikuti kegiatan sekolah secara langsung.

Kepatuhan Penggunaan Masker Sempat Capai 90 Persen

Instruksi penggunaan masker sebelumnya telah diterapkan di sejumlah sekolah.

Kepala SDN 34 Simpang Haru, Zulmarlaini, mengatakan pihak sekolah tidak hanya mengingatkan siswa menggunakan masker, tetapi juga menyediakan masker cadangan.

“Penerapan penggunaan masker saat ini berjalan sangat efektif. Bagi siswa yang belum membawa masker, kami terus mengimbau dan pihak sekolah juga menyediakan cadangan masker,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 30 Padang, Dian Putra, menyebut kepatuhan peserta didik menggunakan masker mencapai sekitar 90 persen.

“Tingkat kepatuhan siswa kami sudah mencapai sekitar 90%. Proses belajar di sekolah tetap berjalan efektif di dalam kelas, hanya saja seluruh kegiatan lapangan ditiadakan. Fokus kami adalah memastikan anak-anak tetap belajar dengan aman,” tegas Dian.

Namun, meningkatnya indeks kualitas udara pada Rabu pagi membuat perlindungan terhadap siswa ditingkatkan dengan mengalihkan kegiatan belajar sepenuhnya ke rumah.

Warga Padang Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Selain peserta didik, masyarakat Kota Padang juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada dalam kategori berbahaya.

Pemerintah Kota Padang mengimbau warga tetap berada di dalam rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, menjaga kebersihan, serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar.

“Mari bersama jaga kesehatan. Tetap di rumah, jaga kebersihan, gunakan masker, dan hindari aktivitas luar ruangan yang tidak perlu,” demikian imbauan yang disampaikan pemerintah kota.

Penerapan PJJ pada Rabu, 16 September 2026 berlaku bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat di Kota Padang. Sementara kebijakan bagi jenjang SMA, SMK, dan MA sederajat berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi udara sebagai dasar untuk menentukan kebijakan pembelajaran berikutnya. Selama kondisi belum kembali aman, orang tua diminta memastikan anak tetap mengikuti PJJ sekaligus membatasi aktivitas di luar rumah.

Tags: AQI Kota PadangKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padangpenerapan PJJSUmatera Barat

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

AQI Kota Padang tercatat mencapai 904

Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat mulai...

Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 11 September 2026, Padang hingga Jayawijaya

by Hendrawan
10 September 2026
0

Daftar kota berpotensi hujan besok 11 September 2026: Padang hujan petir, Medan hujan sedang, serta hujan ringan di sejumlah kota.

Cuaca Besok Kepri dan Bangka Belitung, Tanjung Pinang Hujan Ringan

Cuaca Besok Kepulauan Riau dan Bangka Belitung 11 September 2026, Tanjung Pinang Hujan Ringan

by Hendrawan
10 September 2026
0

Cuaca besok Kepulauan Riau dan Bangka Belitung 11 September 2026: Tanjung Pinang hujan ringan dan Pangkal Pinang berawan hingga berawan...

Cuaca Besok Papua dan Maluku, Manokwari hingga Jayawijaya Berpotensi Hujan Ringan

Cuaca Besok Papua dan Maluku 11 September 2026, Hujan Ringan di Manokwari hingga Jayawijaya

by wahyu
10 September 2026
0

Cuaca besok Papua dan Maluku 11 September 2026: Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya hujan ringan, sejumlah kota lain berawan.

Cuaca Besok Bali, NTB dan NTT 11 September, Denpasar-Kupang Berawan dan Mataram Udara Kabur

Cuaca Besok Bali, NTB dan NTT 11 September 2026, Denpasar-Kupang Berawan dan Mataram Udara Kabur

by Hendrawan
10 September 2026
0

Cuaca besok Bali, NTB dan NTT 11 September 2026: Denpasar-Kupang cerah berawan hingga berawan tebal, Mataram berpotensi udara kabur.

Cuaca Besok Sulawesi 11 September, Mamuju Hujan Ringan dan Palu-Kendari Udara Kabur

Cuaca Besok di Sulawesi 11 September 2026, Mamuju Hujan Ringan dan Palu-Kendari Udara Kabur

by Hendrawan
10 September 2026
0

Cuaca besok Sulawesi 11 September 2026: Mamuju hujan ringan, Makassar-Gorontalo-Manado berawan, sementara Palu dan Kendari udara kabur.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kalurahan Sumbersari di Sleman Distribusikan Bantuan Pangan untuk 816 KPM

Kalurahan Sumbersari di Sleman Distribusikan Bantuan Pangan untuk 816 KPM

11 December 2025
Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG sebagai Wujud Kehadiran Negara

Presiden Prabowo Tegaskan Program MBG sebagai Wujud Kehadiran Negara

30 April 2026
Keindahan Wisata Raja Ampat

Popularitas Wisata Meningkat, Kelestarian Raja Ampat Jadi Tantangan Serius

23 November 2025
Kapolres Kulonprogo, AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, S.I.K., M.H

Polres Kulonprogo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-79

17 June 2025
Pesan Menag pada Wanita Islam: Lahirkan Pemimpin Siap Mengabdi pada Bangsa

Muktamar Wanita Islam Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan

11 September 2026
Gempa Magnitudo 6,5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 6,5 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

7 January 2026
Generasi Muda Didorong Bangun Demokrasi Dinamis di Era Digital

Generasi Muda Didorong Bangun Demokrasi Dinamis di Era Digital

13 July 2026

Artikel Terbaru

Dari Rp13 Ribu Jadi Rp57 Ribu, Begini Temuan Pemerintah soal Beras Fortifikasi Abal-abal

Beras Fortifikasi Abal-abal Jadi Sorotan, Konsumen Disebut Bisa Rugi Rp9.695 per Kilogram

16 September 2026
Temuan beras fortifikasi abal-abal itu disampaikan Menteri Pertanian

Hasil Uji Laboratorium Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Temuannya

16 September 2026
Kasus Beras Fortifikasi Abal-abal Mencuat, Ini Awal Temuan hingga Langkah Pemerintah

Beras Fortifikasi Abal-abal Diduga Rugikan Konsumen Rp89 Triliun, 25 Merek Bermasalah Ditindak

16 September 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,7 Kembali Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

16 September 2026
AQI Kota Padang tercatat mencapai 904

Pemkot Padang Berlakukan PJJ Mulai 16 September, AQI Tercatat 904

16 September 2026
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,4 Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Utara Pulau Doi Maluku Utara

16 September 2026
Memburuknya kualitas udara hari ini membuat peserta didik pjj

Kualitas Udara Hari Ini di Padang Capai Level Berbahaya, Orang Tua Diminta Dampingi Anak PJJ

16 September 2026

Popular Story

: Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John menilai sepak bola Indonesia tengah mengalami kebangkitan dan berpotensi menjadi salah satu kekuatan sepak bola Asia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Global Leadership Forum ISS 2026 sebelum diajak Menpora Erick Thohir mengunjungi sejumlah booth di JICC. (Foto: Humas Kemenpora)
Berita

Erick Thohir dan Sekjen AFC Bahas Masa Depan Sepak Bola di ISS 2026

by masfajar
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menpora RI Erick Thohir mengajak Sekretaris Jenderal Asian Football...

Read moreDetails

Daftar Artikel Kesehatan Terbaru di Tribratanews Polri

Food Truck KEK Industropolis Batang Buka Peluang Usaha Warga

Cuaca Besok di Jawa 11 September 2026, Bandung Hujan Ringan dan Jakarta Udara Kabur

Jatim Park 2 Jadi Destinasi Eduwisata Keluarga di Batu, Ada Batu Secret Zoo hingga Area Akuatik

Kapolri Tekankan Kompetensi Pekerja di Tengah Perubahan Teknologi

549 Desa di Gorontalo Berstatus Maju dan Mandiri

Polda Kaltim Sita 2,9 Kg Sabu dan 1.900 Ekstasi, Diduga Jaringan Malaysia

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Sulsel, 17 Orang Jadi Tersangka

Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Kenalkan Musik Nusantara

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.