Headline.co.id, Sumenep ~ Pembangunan jembatan di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dikerjakan secara gotong royong oleh Babinsa dan warga pada Senin (14/9/2026). Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan Sertu Dadang turun langsung membantu warga merangkai besi tulangan untuk pengecoran jembatan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari program Bakti TNI AD sekaligus dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Pembangunan jembatan diharapkan memperlancar mobilitas warga, termasuk pengangkutan hasil pertanian menuju lokasi pengumpulan atau pasar.
Sejak pagi, Sertu Dadang berada di lokasi pembangunan bersama warga Desa Lebeng Barat. Mereka memotong, mengikat, dan menyusun rangkaian besi menggunakan peralatan yang tersedia.
Keterlibatan Babinsa dalam pekerjaan tersebut membantu mempercepat pembangunan yang dikerjakan secara swadaya. Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah binaan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembangunan jembatan dilakukan bersama warga
Sertu Dadang mengatakan, keterlibatannya dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Menurut dia, kegiatan itu sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan TNI dan rakyat.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Sekaligus upaya untuk mempererat hubungan TNI dengan rakyat,” ujar Sertu Dadang, Senin (14/9/2026).
Dalam proses pengerjaan, warga dan Babinsa berbagi tugas untuk menyiapkan rangkaian besi yang akan digunakan pada tahap pengecoran. Pekerjaan yang dilakukan bersama membuat beban pembangunan terasa lebih ringan dan membantu mempercepat penyelesaian infrastruktur.
Sertu Dadang menyebut, keterlibatan Babinsa diharapkan dapat meringankan pekerjaan masyarakat. Gotong royong juga menjadi cara untuk menangani kebutuhan pembangunan desa secara bersama-sama.
Jembatan dukung mobilitas dan aktivitas pertanian
Jembatan yang sedang dibangun memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat Desa Lebeng Barat. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah aktivitas harian warga setelah selesai dibangun.
Akses yang lebih baik juga akan mendukung mobilitas warga dalam membawa hasil produksi pertanian. Hasil pertanian diharapkan dapat diangkut menuju lokasi pengumpulan atau pasar dengan lebih lancar.
Dengan demikian, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penghubung. Bagi warga Desa Lebeng Barat, infrastruktur itu juga menjadi bagian dari upaya memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Warga menyambut keterlibatan Babinsa
Warga menyambut positif keterlibatan Sertu Dadang yang ikut bekerja langsung di lokasi pembangunan. Dukungan tersebut dinilai membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan ringan karena dikerjakan secara bersama-sama.
“Syukurlah, masyarakat senang dibantu kami yang ikut turun langsung. Jadi pekerjaan lebih cepat selesai dan terasa lebih ringan karena dikerjakan bersama,” katanya.
Kolaborasi Babinsa dan warga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar dapat diperkuat melalui partisipasi masyarakat serta dukungan berbagai pihak. Semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh dalam kegiatan pembangunan desa lainnya agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bersama dan manfaatnya dirasakan lebih luas.

















