Headline.co.id, Rokan Hilir ~
Polisi memasang spanduk peringatan bahaya buaya di sekitar Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Sabtu (12/9/2026). Pemasangan dilakukan Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Sungai Manasib Aiptu Suriyanto sekitar pukul 09.00 WIB. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap kemungkinan kemunculan buaya di sepanjang aliran sungai. Spanduk bertuliskan “HATI-HATI ADA BUAYA” dipasang di lokasi yang mudah terlihat masyarakat, yakni Jembatan Ikan N.12, Dusun Harapan Jadi, Kepenghuluan Sungai Manasib.
Polisi Pasang Spanduk Peringatan Buaya di Sungai Manasib
Pemasangan spanduk menjadi langkah pencegahan yang dilakukan kepolisian untuk mengingatkan warga agar tidak lengah ketika berada di sekitar Sungai Manasib. Peringatan itu ditujukan kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sepanjang aliran sungai.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kapolsek Bangko Pusako AKP Tri Adiyatmika mengatakan, keberadaan spanduk di titik yang mudah terlihat diharapkan dapat menjadi pengingat bagi warga. Menurut dia, masyarakat perlu meningkatkan kehati-hatian terhadap potensi serangan binatang buas, khususnya buaya.
“Peringatan itu ditujukan kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sepanjang aliran sungai,” kata Tri dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Pesan peringatan tersebut dipasang di Jembatan Ikan N.12, Dusun Harapan Jadi. Pemilihan lokasi itu dilakukan agar imbauan dapat dilihat oleh warga yang melintas atau melakukan aktivitas di sekitar sungai.
Warga Masih Beraktivitas di Sekitar Aliran Sungai
Polisi menilai kewaspadaan penting karena masih banyak warga yang melakukan kegiatan sehari-hari di sekitar maupun di dalam aliran Sungai Manasib. Aktivitas tersebut meliputi mandi, mencuci, buang air atau MCK, serta mencari ikan.
Berbagai aktivitas itu membuat warga perlu memperhatikan keselamatan sebelum berada di sekitar sungai. Polisi mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan peringatan mengenai potensi bahaya buaya, terutama ketika melakukan kegiatan di tepi atau di dalam aliran sungai.
Tri mengatakan, pemasangan spanduk dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar masyarakat yang bermukim di tepi sungai terhindar dari bahaya binatang buas jenis buaya.
“Tujuannya agar masyarakat yang bermukim di tepi sungai terhindar dari bahaya binatang buas jenis buaya,” ujar Tri.
Imbauan Keselamatan bagi Masyarakat
Selain memasang spanduk, polisi mengimbau masyarakat tetap waspada ketika beraktivitas di dekat sungai. Imbauan itu ditujukan kepada warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Manasib maupun mereka yang melakukan kegiatan sehari-hari di kawasan tersebut.
Menurut polisi, pesan singkat “HATI-HATI ADA BUAYA” diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan. Warga diminta menjadikan peringatan itu sebagai pengingat untuk mempertimbangkan faktor keselamatan sebelum melakukan aktivitas di sekitar sungai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada apabila beraktivitas di dekat sungai,” kata Tri.
Peringatan melalui spanduk dipasang setelah polisi melihat pentingnya menyampaikan informasi bahaya buaya secara langsung di lokasi yang mudah dijangkau pandangan warga. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memperhatikan kondisi sekitar saat menjalankan aktivitas di aliran sungai.
Upaya Mencegah Kejadian Tidak Diinginkan
Polisi berharap pemasangan spanduk peringatan buaya di Sungai Manasib dapat mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Imbauan tersebut juga diharapkan mendorong masyarakat untuk lebih sadar terhadap keselamatan saat berada di sekitar aliran sungai.
“Kami berharap imbauan tersebut dapat mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan saat berada di sekitar aliran sungai,” tutup Tri.




















