Headline.co.id, Belitung ~
Pekanbaru, Jumlah hotspot atau titik panas di Provinsi Riau turun menjadi 123 titik berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 23.00 WIB. Angka tersebut turun 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 317 hotspot. Pada Jumat (11/9/2026), BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di tujuh wilayah Riau.
Hotspot terbanyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu, yakni 100 titik. BMKG menyampaikan peringatan cuaca tersebut untuk Kabupaten Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru karena potensi cuaca signifikan dapat terjadi sejak pagi hingga malam dan dini hari.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Hotspot Riau Turun 194 Titik
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S., mengatakan jumlah hotspot di Riau mengalami penurunan berdasarkan pemantauan terbaru.
“Jumlah tersebut turun 194 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 317 hotspot,” ungkap Gita.
Selain Indragiri Hulu dengan 100 titik, hotspot terpantau di Indragiri Hilir sebanyak sembilan titik, Kepulauan Meranti enam titik, Bengkalis lima titik, Pelalawan dua titik, dan Kampar satu titik.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat 1.490 hotspot di wilayah Sumatra. Sumatra Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 886 titik, disusul Bangka Belitung 211 titik dan Lampung 131 titik.
Hotspot lainnya terpantau di Jambi sebanyak 97 titik, Kepulauan Riau 27 titik, Sumatra Utara sembilan titik, Sumatra Barat empat titik, serta Bengkulu dua titik.
Peringatan Hujan Lebat di Tujuh Wilayah
Di tengah penurunan hotspot, BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Riau. Peringatan tersebut berlaku pada beberapa periode, mulai pagi, sore, malam, hingga dini hari.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru pada pagi, sore dan malam/dini hari,” ujar Gita, Jumat (11/9/2026).
Pada pagi hari, berdasarkan pengamatan citra radar cuaca, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.
Memasuki siang hingga sore, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Dumai, dan Pekanbaru.
Pada malam hari, hujan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru. Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan masih berpeluang turun di Rokan Hilir, Siak, dan Pekanbaru.
Suhu Riau 23–34 Derajat Celsius
BMKG memprakirakan kondisi udara Riau secara umum kabur hingga berawan pada pagi, malam, dan dini hari. Pada siang hingga sore, kondisi udara diprakirakan berubah menjadi kabur hingga cerah berawan.
“Secara umum, kondisi udara Riau diprakirakan kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Pada siang hingga sore, kondisi berubah menjadi kabur hingga cerah berawan,” jelasnya.
Suhu udara Riau diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter dan masih masuk kategori rendah.
“Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masih dalam kategori rendah,” imbuhnya.















