Headline.co.id, Ogan Ilir ~
Satgas Karhutla Aman Nusa II Polda Sumatera Selatan bersama BPBD Ogan Ilir melakukan mitigasi dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (9/9/2026). Pemadaman dilakukan setelah petugas mendeteksi titik kebakaran pada koordinat (-3.0611399, 104.7455145) sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran diperkirakan melanda lahan seluas kurang lebih 7 hektare, dengan sekitar 3 hektare berhasil dipadamkan petugas. Penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat.
Satgas Karhutla Polda Sumsel Cek Titik Api
Kegiatan di Ogan Ilir tersebut meliputi mitigasi, pengecekan titik hotspot, serta pemadaman kebakaran lahan. Personel yang terlibat terdiri atas anggota Karhutla Polsek Pemulutan, personel BKO Dit Samapta Polda Sumsel Posko Pegayut, dan BPBD Ogan Ilir.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Untuk mengendalikan api, petugas mengerahkan mesin pompa air dari Polsek Pemulutan, Dit Samapta Polda Sumsel, dan BPBD Ogan Ilir. Peralatan tersebut digunakan selama proses pemadaman yang berlangsung di tengah kondisi angin kencang.
Angin kencang menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim gabungan di lapangan. Kondisi itu membuat api mudah menyebar sehingga petugas harus terus melakukan pemadaman dan pengendalian di area terdampak.
Pemadaman Berlangsung hingga Malam
Tim gabungan melanjutkan upaya pemadaman hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB. Saat operasi dihentikan, api dilaporkan telah padam dan lokasi hanya menyisakan asap putih.
Meski api berhasil dikendalikan, sumber awal kebakaran belum diketahui secara pasti. Tidak terdapat keterangan mengenai penyebab kebakaran dalam laporan penanganan tersebut.
Direktur Samapta Polda Sumsel selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa, S.I.K., mengatakan kesiapsiagaan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam menangani ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Kami terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana prasarana, terutama di wilayah rawan seperti Ogan Ilir, guna memastikan titik api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” tegas Ridwan.
Polisi Imbau Warga Tidak Membakar Lahan
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan komitmen institusinya dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi penanganan karhutla berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tambah Nandang.
Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat dan pihak korporasi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Selain itu, warga diminta segera melaporkan kepada posko atau aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan. Pelaporan secara cepat diharapkan memungkinkan titik api segera ditangani.

















