Headline.co.id, Palu ~ 9 September 2026 – Satbrimob Polda Sulawesi Tengah telah dikerahkan untuk memperkuat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda beberapa wilayah di provinsi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak menyebar lebih luas. Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Achmad Muhaimin, menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait untuk memantau dan menangani titik-titik kebakaran.
Kombes Pol. Achmad Muhaimin menjelaskan bahwa personel Satbrimob ditugaskan untuk membantu jajaran Polres dalam memantau dan menangani kebakaran di lokasi-lokasi yang terindikasi mengalami kebakaran. Wilayah yang terdampak meliputi Kota Palu, Kabupaten Banggai, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Parigi Moutong. Beberapa lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan medan yang cukup curam, dan asap tebal dari kebakaran sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan di sekitar lokasi.
Dalam upaya penanganan karhutla, personel dilengkapi dengan peralatan pemadam yang sesuai dengan kondisi medan. Setelah pemadaman, petugas juga melakukan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala, terutama di kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering. Berdasarkan hasil pemantauan hotspot di Sulawesi Tengah, tercatat sebanyak 73 titik, dengan delapan di antaranya dinyatakan sebagai titik api.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kombes Pol. Achmad Muhaimin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah atau lahan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran,” tutupnya. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran lebih lanjut dan melindungi lingkungan serta masyarakat sekitar.



















