Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

Saddam by Saddam
58 minutes ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
402 21
A A
0
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian publik. Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya KH Mas Muhammad Maftuh atau Gus Maftuh pada Sabtu (5/9/2026) meminta masyarakat tidak menjadikan perbedaan tafsir terhadap buku tersebut sebagai alasan untuk menyebarkan fitnah maupun saling menghujat. Ia menegaskan buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam seharusnya dibaca secara utuh sebelum publik memberikan penilaian terhadap isi maupun maksud di balik judulnya.

Contents

    • 0.1. Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh
    • 0.2. Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?
  • 1. Gus Maftuh: Baca Bukunya Sebelum Memberi Penilaian
  • 2. Judul “Islam Ala Prabowo” Dinilai Bukan Mazhab Baru
  • 3. Nilai Islam dalam Kehidupan dan Kepemimpinan
  • 4. Gus Hilmi Pertanyakan Ibadah Dasar Prabowo
  • 5. Gus Maftuh Minta Polemik Tak Memicu Polarisasi
  • 6. Islam Indonesia Diharapkan Menjadi Kekuatan Moral
  • 7. Apa Isi Buku Islam ala Prabowo?
  • 8. Peluncuran Libatkan Tokoh MUI dan Baznas

Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah muncul beragam tanggapan mengenai narasi keislaman Prabowo. Salah satunya datang dari pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi yang mempertanyakan praktik ibadah dasar Prabowo, termasuk kemampuan membaca Al Fatihah dan Al-Qur’an.

You might also like

Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026

Di tengah buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra, Gus Maftuh mengambil posisi dengan menekankan pentingnya menjaga ruang diskusi tetap proporsional. Ia mempersilakan adanya perbedaan pandangan, tetapi mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi tudingan yang tidak berdasar maupun permusuhan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Gus Maftuh: Baca Bukunya Sebelum Memberi Penilaian

Gus Maftuh menilai perdebatan mengenai buku Islam ala Prabowo seharusnya didasarkan pada substansi yang benar-benar termuat di dalam buku.

Menurut dia, masyarakat tidak seharusnya hanya mengambil kesimpulan dari judul, potongan informasi, meme, maupun komentar di media sosial.

“Kalau ada yang berbeda pandangan, silakan. Buku adalah ruang intelektual untuk berdiskusi. Tetapi jangan sampai perbedaan tafsir kemudian berubah menjadi fitnah dan saling menghujat. Mari baca bukunya, pahami isinya, baru memberikan penilaian,” kata Gus Maftuh.

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Gus Maftuh dalam menyikapi pro dan kontra yang berkembang.

Ia tidak mempersoalkan kritik ataupun perbedaan penafsiran selama disampaikan dengan dasar yang jelas dan tidak menimbulkan permusuhan.

Judul “Islam Ala Prabowo” Dinilai Bukan Mazhab Baru

Salah satu bagian yang menjadi perhatian publik adalah penggunaan frasa “Islam Ala Prabowo” pada judul buku.

Gus Maftuh menegaskan, istilah tersebut tidak dimaksudkan untuk menciptakan aliran atau mazhab baru dalam Islam.

“Jangan memahami buku ini hanya dari tiga kata, ‘Islam Ala Prabowo’, kemudian langsung menyimpulkan seolah-olah ada Islam baru atau mazhab baru. Maksudnya adalah bagaimana nilai-nilai Islam dipahami dan tercermin dalam kehidupan, sikap, serta kepemimpinan Prabowo,” ujar Gus Maftuh.

Menurut dia, konteks buku adalah melihat sisi keislaman Prabowo melalui kehidupan pribadi, perjalanan karier, dan kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Dengan demikian, pembahasan tidak diarahkan untuk merumuskan ajaran agama baru, melainkan membaca penerapan nilai-nilai Islam dalam perjalanan seorang tokoh.

Nilai Islam dalam Kehidupan dan Kepemimpinan

Gus Maftuh mengatakan isi buku mencoba melihat bagaimana nilai-nilai Islam tercermin dalam sikap seorang pemimpin.

Beberapa nilai yang menjadi pembahasan antara lain perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian terhadap rakyat, serta kemanusiaan.

“Ini buku yang mencoba melihat sisi keislaman seorang pemimpin. Jadi yang dibicarakan bukan Islam sebagai agama yang baru, tetapi bagaimana nilai Islam seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian kepada rakyat dan kemanusiaan dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ia menilai dimensi agama tidak hanya dapat dibicarakan dari sisi simbol, tetapi juga melalui perilaku dan penerapan nilai dalam kehidupan sosial.

“Kalau agama hanya berhenti pada simbol, kita kehilangan substansinya. Islam harus menghadirkan akhlak, keadilan, kepedulian kepada rakyat, persaudaraan dan perdamaian. Kalau nilai-nilai itu bisa diwujudkan dalam kepemimpinan, tentu itu sesuatu yang harus kita apresiasi,” ujarnya.

Gus Hilmi Pertanyakan Ibadah Dasar Prabowo

Pro dan kontra terhadap buku tersebut menguat setelah Gus Hilmi menyampaikan pandangannya melalui akun X @Hilmi28 pada Sabtu (5/9/2026).

Ia mengaku tertarik membaca Islam ala Prabowo karena belum pernah mendengar secara langsung Prabowo membaca Al Fatihah.

“Jadi pingin baca buku ini, karena seumur hidup saya belum pernah mendengar beliau baca Al Fatihah. Saya juga tidak tahu apa beliau bisa membaca Al-Qur’an dan hafal bacaan-bacaan sholat, soalnya itu basic sekali dalam ajaran Islam,” tulis Gus Hilmi.

Ia kemudian meminta warganet yang memiliki dokumentasi Prabowo membaca Al Fatihah untuk membagikannya.

“Yang punya videonya boleh share ketika beliau membaca Al Fatihah. Kalau Pak SBY dan Pak Jokowi saya pernah lihat,” imbuhnya.

Pernyataan Gus Hilmi tersebut memperluas perdebatan dari pembahasan isi buku menjadi pertanyaan mengenai kehidupan keagamaan pribadi Prabowo.

Gus Maftuh Minta Polemik Tak Memicu Polarisasi

Gus Maftuh berharap perbedaan pandangan yang muncul tidak digunakan untuk mempertajam polarisasi politik maupun sentimen keagamaan.

Menurut dia, buku seharusnya menjadi ruang dialog, bukan alat untuk memperlebar perbedaan di masyarakat.

Ia menekankan bahwa nilai Islam dapat berjalan berdampingan dengan nasionalisme, demokrasi, kebinekaan, dan cita-cita kemajuan bangsa.

“Jangan jadikan Islam sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Justru Islam mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan, perdamaian, menghormati sesama dan membangun kemaslahatan. Indonesia ini rumah bersama. Umat Islam harus menjadi bagian penting dalam menjaga agar Indonesia tetap maju, rukun, damai dan bersatu,” ujar Gus Maftuh.

Pandangan tersebut juga dikaitkannya dengan karakter Indonesia sebagai negara dengan masyarakat yang majemuk.

Menurut Gus Maftuh, kehidupan keagamaan seharusnya berkontribusi terhadap persatuan dan kerukunan.

Islam Indonesia Diharapkan Menjadi Kekuatan Moral

Gus Maftuh mengatakan Islam di Indonesia perlu hadir sebagai kekuatan moral yang mendorong kemajuan dan kedamaian.

Ia menilai kehidupan umat beragama harus dibangun melalui prinsip saling menghormati serta menjaga konsensus kebangsaan.

“Islam yang kita inginkan adalah Islam yang membuat Indonesia maju, Islam yang rukun, Islam yang menjaga persatuan dan mampu hidup berdampingan dengan rukun, damai dan memegang erat konsesi kebangsaan bersama dengan umat umat beragama lainnya. Itulah wajah Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak membiarkan perdebatan mengenai sebuah buku berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Perbedaan pendapat, menurutnya, tetap dapat disampaikan melalui ruang intelektual yang sehat.

Apa Isi Buku Islam ala Prabowo?

Buku Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam ditulis oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.

Buku tersebut diterbitkan Atmosphere Publishing House dan pertama kali dirilis pada April 2025 dengan ketebalan sekitar 346 halaman.

Pembahasannya mencakup kehidupan pribadi Prabowo, perjalanan karier militernya, hingga kepemimpinannya sebagai Presiden RI.

Nilai seperti spiritualitas, perdamaian, keadilan, persatuan, kemanusiaan, dan perjuangan untuk kesejahteraan rakyat menjadi bagian dari pembahasan.

Buku tersebut juga memuat pandangan sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, dan tokoh nasional.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menulis prolog mengenai kepemimpinan Prabowo serta perannya dalam sejumlah isu dunia Islam, termasuk Palestina.

Selain Ahmad Muzani, nama Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Prof. Dr. KH Noor Ahmad, KH Anwar Iskandar, serta Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar juga tercantum dalam rangkaian penyusunan maupun kontribusi buku tersebut.

Peluncuran Libatkan Tokoh MUI dan Baznas

Peluncuran buku Islam ala Prabowo dilakukan dengan melibatkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Prof. Dr. Noor Achmad.

Keterlibatan kedua tokoh tersebut menjadi bagian dari momentum peluncuran buku yang membahas sisi keagamaan Prabowo Subianto.

Buku itu telah tersedia secara komersial di sejumlah toko buku maupun marketplace.

Di tengah pro dan kontra yang muncul, Gus Maftuh tetap menekankan bahwa substansi buku menjadi bagian yang harus dipahami sebelum masyarakat menentukan sikap.

Menurut dia, diskusi mengenai buku tetap terbuka, termasuk bagi mereka yang memiliki pandangan berbeda.

Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya berkembang menjadi fitnah, saling menghujat, ataupun konflik yang memperuncing polarisasi politik dan keagamaan.

Polemik buku Islam ala Prabowo pada akhirnya bukan hanya menjadi perdebatan mengenai judul maupun sosok Prabowo, tetapi juga menguji bagaimana ruang publik menyikapi perbedaan pandangan mengenai agama dan kepemimpinan secara kritis tanpa meninggalkan prinsip dialog dan saling menghormati.

Tags: Atmosphere Publishing HouseBuku Islam ala Prabowo tuai pro kontraIslam IndonesiaPolemikTak Memicu Polarisasi

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polemik buku Islam ala Prabowo memanas setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan sisi dasar kehidupan...

Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas setelah muncul sorotan publik terhadap isi dan narasi keislaman Presiden...

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali disorot setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan rekam jejak spiritual...

kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks...

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Memburuk

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Diprediksi Makin Buruk Sore hingga Malam

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), diperkirakan semakin memburuk pada sore hingga malam hari setelah pada...

Polri Perkuat Kesiapsiagaan Pasukan Hadapi Dampak Aktivitas Gunung Api

Polri Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Anak Krakatau

by masfajar
7 September 2026
0

Headline.co.id, Depok ~ 6 September 2026 — Dalam upaya menghadapi potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Gubernur Kalbar Mulai Safari Ramadan di Kapuas Hulu, Dorong Pembangunan Perbatasan

Gubernur Kalbar Mulai Safari Ramadan di Kapuas Hulu, Dorong Pembangunan Perbatasan

23 February 2026
Pemulihan Pascabencana di Sumatra Mencapai 70 Persen

Pemulihan Pascabencana di Sumatra Mencapai 70 Persen

12 February 2026
Guru di Aceh Tamiang Sambut Positif Akselerasi Dana BOSP

Guru di Aceh Tamiang Sambut Positif Akselerasi Dana BOSP

22 January 2026
Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Jalan Magelang Diduga Mengantuk

Diduga Mengantuk, Seorang Pemuda Asal Temanggung Meninggal Dunia di Sleman usai Tabrak Trotoar

2 March 2025
Polisi Evakuasi Dua Anak Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono

Polisi Evakuasi Dua Anak Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono

12 November 2025
Program Bunga Desa di Banyuwangi Tingkatkan Komunikasi dengan Masyarakat

Program Bunga Desa di Banyuwangi Tingkatkan Komunikasi dengan Masyarakat

1 May 2026
Daftar 10 Besar Peringkat Dunia FIFA, Maroko Dekati Brasil

Mengapa Spanyol Naik ke Puncak Peringkat Dunia FIFA?

20 July 2026

Artikel Terbaru

peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis, Ini Ketentuan yang Berlaku

7 September 2026
BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan

Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Menuju KRIS, Bagaimana Nasib Iuran Peserta?

7 September 2026
Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis

BPJS Kesehatan Tanggung 19 Jenis Operasi, Ini Syarat, Prosedur dan Daftar yang Tidak Dijamin

7 September 2026
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026
Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

7 September 2026

Popular Story

Cuaca Besok Sulawesi 6 September 2026 Mamuju Hujan, Palu Udara Kabur, Makassar Berawan
Cuaca

Cuaca Besok di Sulawesi 6 September 2026: Mamuju Hujan Ringan, Palu Udara Kabur

by Hendrawan
5 September 2026
0

Cuaca besok di Sulawesi 6 September 2026: Mamuju hujan ringan, Palu udara...

Read moreDetails

Celine Dion Gelar Residensi Paris Mulai September, Tambah 10 Konser pada Mei 2027

Persiapan Dapur SPPG Menjadi Faktor Utama dalam Distribusi MBG ke Sekolah

Hujan Membasahi Gambut Kalbar Setelah OMC, BMKG Ungkap Peran 27 Sorti Penyemaian Awan

Kemenhub Proses Izin 35 Pesawat Asing untuk Penanganan Karhutla

Pakar Hukum Ajak Masyarakat Bantu Ungkap Kematian Bambang di Pejompongan

Vidal “Segar Sayang” Bengkulu: Sanksi Pejabat Masih Tertunda, Saksi Kunci Belum Hadir

Komisi IV DPR Setujui Tambahan Anggaran untuk Pencegahan Karhutla

Daftar Kota Berpotensi Hujan Besok 6 September 2026: Medan hingga Jayapura

OMI Kemenag 2026: 10 Contoh Soal Matematika MI, Kunci Jawaban dan Mekanisme Tes

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.