Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

Saddam by Saddam
38 minutes ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
406 17
A A
0
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Kontroversi Buku Islam ala Prabowo (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas setelah muncul sorotan publik terhadap isi dan narasi keislaman Presiden Prabowo Subianto. Buku berjudul Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam itu membahas nilai-nilai Islam yang disebut tercermin dalam kehidupan pribadi, perjalanan karier militer, hingga kepemimpinan Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia. Di tengah pro dan kontra yang berkembang, sejumlah tokoh meminta masyarakat memahami buku tersebut secara utuh agar tidak menilai hanya berdasarkan judul.

Contents

    • 0.1. Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah
    • 0.2. Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh
  • 1. Apa Isi Buku Islam ala Prabowo?
  • 2. Tujuannya Bukan Menciptakan Mazhab Baru
  • 3. Membahas Islam dalam Konteks Kepemimpinan
  • 4. Memuat Pandangan Sejumlah Tokoh Nasional
  • 5. Diluncurkan Bersama Tokoh MUI dan Baznas
  • 6. Gus Hilmi Pertanyakan Sisi Ibadah Prabowo
  • 7. Gus Maftuh Minta Buku Dibaca Secara Utuh
  • 8. Menempatkan Islam sebagai Nilai Kebangsaan

Buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan sisi dasar kehidupan spiritual Prabowo melalui akun X pribadinya pada Sabtu (5/9/2026). Di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya KH Mas Muhammad Maftuh atau Gus Maftuh menegaskan bahwa buku tersebut tidak dimaksudkan untuk menghadirkan bentuk atau mazhab Islam baru.

You might also like

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026

Di tengah buku Islam ala Prabowo kembali ramai dibahas, perhatian publik kemudian tertuju pada pertanyaan yang lebih mendasar, yakni apa sebenarnya isi dan tujuan buku tersebut. Berdasarkan materi yang termuat di dalamnya, buku itu mencoba menampilkan hubungan antara nilai-nilai Islam dan perjalanan hidup Prabowo, termasuk dalam konteks kepemimpinan, kebangsaan, keadilan, persatuan, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Apa Isi Buku Islam ala Prabowo?

Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam ditulis oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas.

Buku tersebut diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House dan pertama kali dirilis pada April 2025. Ketebalannya sekitar 346 halaman.

Pembahasan buku tidak hanya berfokus pada kehidupan pribadi Prabowo Subianto.

Sejumlah bagian mengulas perjalanan karier militernya, sikap dalam kehidupan publik, hingga kiprahnya dalam memimpin Indonesia.

Nilai yang dibahas antara lain perdamaian, keadilan, spiritualitas, persatuan, kepedulian kepada rakyat, kemanusiaan, serta upaya mewujudkan kesejahteraan.

Dengan struktur tersebut, buku menempatkan Prabowo sebagai figur yang kehidupan dan kepemimpinannya dibaca melalui perspektif nilai-nilai Islam.

Tujuannya Bukan Menciptakan Mazhab Baru

Salah satu perdebatan yang muncul berkaitan dengan penggunaan istilah “Islam ala Prabowo” pada judul buku.

Gus Maftuh meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan bahwa istilah tersebut mengarah pada pembentukan ajaran, aliran, maupun mazhab baru.

“Jangan memahami buku ini hanya dari tiga kata, ‘Islam Ala Prabowo’, kemudian langsung menyimpulkan seolah-olah ada Islam baru atau mazhab baru. Maksudnya adalah bagaimana nilai-nilai Islam dipahami dan tercermin dalam kehidupan, sikap, serta kepemimpinan Prabowo,” ujar Gus Maftuh, Sabtu (5/9/2026).

Menurut dia, fokus buku berada pada cara nilai-nilai Islam terlihat dalam sikap dan kepemimpinan seorang tokoh.

Dengan demikian, istilah “ala Prabowo” diposisikan sebagai cara melihat penerapan nilai dalam perjalanan seorang pemimpin, bukan sebagai konsep agama baru.

“Ini buku yang mencoba melihat sisi keislaman seorang pemimpin. Jadi yang dibicarakan bukan Islam sebagai agama yang baru, tetapi bagaimana nilai Islam seperti perdamaian, keadilan, persatuan, kepedulian kepada rakyat dan kemanusiaan dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Membahas Islam dalam Konteks Kepemimpinan

Salah satu tujuan utama buku tersebut adalah menghubungkan nilai keagamaan dengan praktik kepemimpinan.

Pembahasan tidak ditempatkan sebatas pada ritual atau simbol keagamaan, melainkan diperluas ke aspek sosial dan kebangsaan.

Gus Maftuh menilai nilai agama dapat dilihat dari bagaimana seorang pemimpin memperlakukan rakyat, menjaga persatuan, serta menghadirkan keadilan dan perdamaian.

“Kalau agama hanya berhenti pada simbol, kita kehilangan substansinya. Islam harus menghadirkan akhlak, keadilan, kepedulian kepada rakyat, persaudaraan dan perdamaian. Kalau nilai-nilai itu bisa diwujudkan dalam kepemimpinan, tentu itu sesuatu yang harus kita apresiasi,” ujarnya.

Sudut pandang tersebut menjadi salah satu landasan pembahasan dalam buku Islam ala Prabowo.

Artinya, sisi keislaman tidak hanya ditempatkan pada kehidupan pribadi, tetapi juga dikaitkan dengan keputusan, tindakan, dan orientasi kepemimpinan.

Memuat Pandangan Sejumlah Tokoh Nasional

Buku Islam ala Prabowo juga memuat pandangan serta kontribusi sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, dan tokoh nasional.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani tercatat menulis prolog mengenai kepemimpinan Prabowo dan keterlibatannya dalam sejumlah isu dunia Islam, termasuk Palestina.

Selain Ahmad Muzani, terdapat sejumlah nama lain yang disebut dalam rangkaian penyusunan maupun kontribusi terhadap buku tersebut.

Mereka antara lain Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Prof. Dr. KH Noor Ahmad, KH Anwar Iskandar, serta Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.

Menurut Gus Maftuh, keterlibatan berbagai tokoh tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai sisi keislaman Prabowo disampaikan melalui lebih dari satu perspektif.

Diluncurkan Bersama Tokoh MUI dan Baznas

Peluncuran buku Islam ala Prabowo juga melibatkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Prof. Dr. Noor Achmad.

Kehadiran keduanya menjadi bagian dari momentum peluncuran buku yang membahas hubungan antara nilai Islam dan perjalanan kehidupan serta kepemimpinan Prabowo Subianto.

Buku tersebut kemudian tersedia secara komersial dan dapat ditemukan di sejumlah toko buku maupun marketplace.

Gus Hilmi Pertanyakan Sisi Ibadah Prabowo

Meski isi buku banyak menyoroti penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan dan kepemimpinan, perbincangan publik kemudian berkembang setelah Gus Hilmi mempertanyakan praktik dasar ibadah Prabowo.

Melalui akun X @Hilmi28, Gus Hilmi mengaku tertarik membaca buku tersebut karena belum pernah mendengar Prabowo membaca Al Fatihah.

“Jadi pingin baca buku ini, karena seumur hidup saya belum pernah mendengar beliau baca Al Fatihah. Saya juga tidak tahu apa beliau bisa membaca Al-Qur’an dan hafal bacaan-bacaan sholat, soalnya itu basic sekali dalam ajaran Islam,” tulis Gus Hilmi.

Ia juga meminta warganet yang memiliki dokumentasi Prabowo membaca Al Fatihah untuk membagikannya.

“Yang punya videonya boleh share ketika beliau membaca Al Fatihah. Kalau Pak SBY dan Pak Jokowi saya pernah lihat,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut membuat pembahasan buku berkembang dari persoalan isi menjadi diskusi mengenai cara publik melihat dimensi keagamaan seorang pemimpin.

Gus Maftuh Minta Buku Dibaca Secara Utuh

Di tengah perdebatan tersebut, Gus Maftuh mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan hanya dari potongan informasi, meme, komentar media sosial, maupun judul buku.

Menurut dia, kritik dan perbedaan pandangan tetap diperbolehkan, tetapi seharusnya didasarkan pada pemahaman terhadap substansi.

“Kalau ada yang berbeda pandangan, silakan. Buku adalah ruang intelektual untuk berdiskusi. Tetapi jangan sampai perbedaan tafsir kemudian berubah menjadi fitnah dan saling menghujat. Mari baca bukunya, pahami isinya, baru memberikan penilaian,” kata Gus Maftuh.

Ia berharap buku tersebut tidak digunakan untuk memperkuat polarisasi politik maupun sentimen keagamaan.

Sebaliknya, ia mendorong agar kehadiran buku menjadi ruang dialog mengenai hubungan antara Islam, nasionalisme, demokrasi, kebinekaan, dan pembangunan bangsa.

“Jangan jadikan Islam sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Justru Islam mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan, perdamaian, menghormati sesama dan membangun kemaslahatan. Indonesia ini rumah bersama,” ujar Gus Maftuh.

Menempatkan Islam sebagai Nilai Kebangsaan

Dalam pandangan Gus Maftuh, salah satu konteks penting dari buku Islam ala Prabowo adalah posisi Indonesia sebagai negara yang majemuk.

Ia menilai nilai Islam seharusnya mendorong kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan bersatu.

“Islam yang kita inginkan adalah Islam yang membuat Indonesia maju, Islam yang rukun, Islam yang menjaga persatuan dan mampu hidup berdampingan dengan rukun, damai dan memegang erat konsesi kebangsaan bersama dengan umat umat beragama lainnya. Itulah wajah Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Dengan demikian, tujuan buku Islam ala Prabowo tidak hanya memperkenalkan sisi keagamaan Prabowo Subianto, tetapi juga mencoba menggambarkan bagaimana nilai Islam dapat dipahami dalam konteks kepemimpinan dan kehidupan bernegara.

Perdebatan yang muncul setelah buku itu kembali ramai dibahas memperlihatkan adanya dua fokus yang berbeda. Gus Hilmi menyoroti aspek ibadah dasar Prabowo, sedangkan Gus Maftuh menekankan substansi nilai Islam yang tercermin dalam sikap dan kepemimpinan.

Di tengah perbedaan tersebut, isi buku Islam ala Prabowo pada akhirnya menjadi bagian penting yang perlu dibaca secara menyeluruh sebelum masyarakat memberikan penilaian terhadap tujuan maupun pesan yang hendak disampaikan.

Tags: Atmosphere Publishing HouseBuku berjudul Islam ala PrabowoBuku Islam ala PrabowoMazhab BaruPresiden Prabowo Subianto

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo tuai pro kontra setelah pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi...

Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polemik buku Islam ala Prabowo memanas setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan sisi dasar kehidupan...

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Buku Islam ala Prabowo kembali disorot setelah pendakwah Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi mempertanyakan rekam jejak spiritual...

kewaspadaan terutama dibutuhkan menjelang pukul 18.00 hingga 19.00 WIB

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Buruk, Paparan Polusi Bisa Ganggu Paru-paru

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks...

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Memburuk

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Diprediksi Makin Buruk Sore hingga Malam

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kualitas udara Jakarta hari ini, Senin (7/9/2026), diperkirakan semakin memburuk pada sore hingga malam hari setelah pada...

Polri Perkuat Kesiapsiagaan Pasukan Hadapi Dampak Aktivitas Gunung Api

Polri Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Erupsi Gunung Anak Krakatau

by masfajar
7 September 2026
0

Headline.co.id, Depok ~ 6 September 2026 — Dalam upaya menghadapi potensi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Warga Serukan Penolakan Penggusuran di Lempuyangan

Warga RW 01 Bausasran Tolak Penggusuran untuk Penataan Stasiun Lempuyangan, PT KAI Daop 6 Yogyakarta Beri Penjelasan

10 April 2025
: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/08/2026). (BPMI Setpres)

Presiden Jokowi Ajukan Usulan Dwi Kewarganegaraan untuk Diaspora ke DPR

15 August 2026
Italia Takluk dari Norwegia dengan Skor 1-4 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Italia Takluk dari Norwegia dengan Skor 1-4 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

18 November 2025
PUPR Aceh Percepat Perbaikan Jalan Menjelang Lebaran

PUPR Aceh Percepat Perbaikan Jalan Menjelang Lebaran

20 March 2026
OJK Tingkatkan Pengawasan untuk Berantas Judi Online

OJK Tingkatkan Pengawasan untuk Berantas Judi Online

24 July 2026
Lapangan Pemda Sleman

Jangan Sampai Salah, Ini 8 Fasilitas Umum Yang Harus Steril dari Aktivitas Kampanye

27 November 2023
Gempa Bumi Bermagnitudo 3,4 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 3,4 Mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara

12 August 2026

Artikel Terbaru

peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis, Ini Ketentuan yang Berlaku

7 September 2026
BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan

Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan Menuju KRIS, Bagaimana Nasib Iuran Peserta?

7 September 2026
Operasi Pakai BPJS Kesehatan Tidak Otomatis Gratis

BPJS Kesehatan Tanggung 19 Jenis Operasi, Ini Syarat, Prosedur dan Daftar yang Tidak Dijamin

7 September 2026
pembahasan mengenai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto

Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh: Jangan Sampai Jadi Fitnah

7 September 2026
Gus Hilmi Pertanyakan Kemampuan Baca Al Fatihah

Polemik Buku Islam ala Prabowo Memanas, Ini Perbedaan Pandangan Gus Hilmi dan Gus Maftuh

7 September 2026
Kontroversi Buku Islam ala Prabowo,

Buku Islam ala Prabowo Kembali Ramai Dibahas, Apa Sebenarnya Isi dan Tujuannya?

7 September 2026
Buku Islam ala Prabowo Tuai Pro Kontra, Gus Maftuh Jangan Sampai Jadi Fitnah

Buku Islam ala Prabowo Kembali Disorot, Gus Hilmi Pertanyakan Rekam Jejak Ibadah Prabowo

7 September 2026

Popular Story

Xpeng L03 Bakal Masuk Indonesia Pabrikan Siapkan Produk Baru Tahun Ini
Otomatif

Xpeng Indonesia Siapkan Mobil Listrik Baru Menjelang Akhir 2026, Model Masih Dirahasiakan

by Hendrawan
2 September 2026
0

Xpeng Indonesia menyiapkan mobil listrik baru menjelang akhir 2026. Modelnya masih dirahasiakan,...

Read moreDetails

Satlantas PPU Intensifkan Patroli di Titik Rawan untuk Cegah Kecelakaan

Marc Klok Soroti Tantangan dan Peluang PERSIB di Musim 2026/2027

Borussia Dortmund Lolos ke Putaran Kedua DFB Pokal Setelah Menang Telak

Bupati Kubu Raya Fokus Tangani Keluhan Warga di Jalan Trans Kalimantan

Perbaikan Kualitas Udara di Wilayah Terdampak Karhutla, Penurunan Zona Merah Signifikan

Lonjakan Kasus ISPA di Tengah Kemarau dan Karhutla, Pakar UGM Ungkap Langkah Pencegahan

Jonatan Christie Tersingkir di Babak 16 Besar China Masters 2026

DPRD Palangka Raya Dorong Digitalisasi Layanan Adminduk Melalui Aktivasi IKD

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren Tahun 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.