Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Cuaca

Mengapa Cuaca Hari Ini Tetap Bisa Hujan Saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG dan Prediksi hingga 10 September

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Cuaca
Reading Time: 6 mins read
420 4
A A
0
Bibit Siklon Cuaca Besok 2 September 2026

ilustrasi gambar cuaca

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Cuaca hari ini menunjukkan musim kemarau masih dominan, tetapi dinamika atmosfer memungkinkan hujan lokal tetap terbentuk di sejumlah wilayah.
  • MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed-Rossby-Gravity menjadi sebagian faktor yang mendukung pembentukan awan hujan di Sumatera bagian utara.
  • Pada 31 Agustus-2 September 2026, curah hujan mencapai 111,6 mm per hari di Sumatera Utara, 101,8 mm per hari di Sumatera Barat, dan 82,5 mm per hari di Aceh.
  • Untuk 4-6 September, Papua Pegunungan berada pada kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat.
  • Pada 7-10 September, BMKG tidak mencantumkan wilayah dalam kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat, tetapi potensi hujan sedang dan angin kencang masih ada.
  • Kondisi kering diprakirakan tetap mendominasi sebagian besar Indonesia pada Dasarian I hingga III September 2026.

Headline.co.id, Jakarta ~ Cuaca hari ini pada awal September 2026 memperlihatkan pola yang sekilas tampak bertolak belakang: sebagian besar Indonesia masih mengalami musim kemarau, tetapi hujan sedang hingga lebat tetap berpotensi turun secara lokal. BMKG menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan kombinasi dinamika atmosfer skala luas, daerah pertemuan dan perlambatan angin, suhu muka laut, hingga faktor lokal seperti topografi dan pemanasan permukaan. Karena itu, kondisi panas dan kering secara umum dapat berlangsung bersamaan dengan hujan berdurasi relatif singkat di wilayah tertentu. Prediksi cuaca hingga 10 September menunjukkan pola hujan sporadis tersebut masih perlu diwaspadai meskipun tingkat aktivitas pembentukan awan secara nasional relatif rendah.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Cuaca Jogja Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026, BMKG Prediksi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah
    • 1.2. Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur
  • 2. Kemarau Tidak Berarti Indonesia Sepenuhnya Tanpa Hujan
  • 3. MJO dan Gelombang Atmosfer Memicu Pertumbuhan Awan
  • 4. Konvergensi dan Faktor Lokal Memperkuat Peluang Hujan
  • 5. Mengapa Sebagian Besar Indonesia Tetap Kering?
  • 6. Prediksi Cuaca 4-6 September 2026
  • 7. Prospek Cuaca 7-10 September 2026
  • 8. Risiko Ganda: Hujan Lokal, Kekeringan, dan Karhutla

Situasi ini penting dipahami agar prakiraan cuaca hari ini tidak ditafsirkan hanya berdasarkan status musim. Musim kemarau menggambarkan kecenderungan umum curah hujan, tetapi tidak menghilangkan seluruh mekanisme atmosfer yang dapat menghasilkan awan dan hujan pada skala regional maupun lokal.

You might also like

Waspada Hujan Petir! Ini Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini 28 Oktober 2026 di Seluruh Wilayah DIY

Cuaca Jogja Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026, BMKG Prediksi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

28 October 2026
Ilustrasi cuaca panas dan kemarau panjang di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur

19 October 2026

Kemarau Tidak Berarti Indonesia Sepenuhnya Tanpa Hujan

BMKG menyatakan, ‘Kondisi musim kemarau yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia tidak sepenuhnya menghambat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi di beberapa daerah.’

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Catatan periode 31 Agustus hingga 2 September 2026 memperlihatkan hujan lebat hingga sangat lebat masih terjadi di Sumatera bagian utara dan tengah. Curah hujan tertinggi tercatat di Sumatera Utara sebesar 111,6 mm per hari, disusul Sumatera Barat sebesar 101,8 mm per hari dan Aceh 82,5 mm per hari.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun banyak wilayah mengalami kondisi kering, beberapa bagian Indonesia masih memiliki lingkungan atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan.

MJO dan Gelombang Atmosfer Memicu Pertumbuhan Awan

Salah satu faktor yang berpengaruh adalah Madden-Julian Oscillation atau MJO. Pada periode hujan akhir Agustus hingga awal September, aktivitas spasial MJO dan Gelombang Rossby Ekuatorial terpantau di Aceh.

Gelombang Kelvin juga aktif di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pada saat yang sama, Gelombang Mixed-Rossby-Gravity terpantau aktif di Aceh dan Sumatera Utara. Kombinasi gelombang atmosfer tersebut mendukung peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan di wilayah yang dilewatinya ketika faktor atmosfer lainnya juga mendukung.

Untuk periode 4-10 September 2026, MJO secara spasial diprakirakan aktif di sekitar pesisir utara Aceh, Maluku bagian timur, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, serta sebagian besar Papua. Gelombang Kelvin diprakirakan aktif pada wilayah yang lebih luas, mulai Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.

Konvergensi dan Faktor Lokal Memperkuat Peluang Hujan

Dinamika atmosfer tidak bekerja sendiri. BMKG memprakirakan daerah perlambatan angin atau konvergensi terbentuk dari Sumatera Selatan hingga Jambi, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, serta Papua Pegunungan. Daerah pertemuan angin atau konfluensi juga diprakirakan terbentuk di perairan barat dan utara Aceh.

Pada prakiraan harian, konvergensi juga terpantau di Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua. Kondisi tersebut memungkinkan terjadinya pengumpulan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan.

Labilitas lokal kuat diprediksi terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan. Di Sumatera bagian utara, suhu muka laut yang relatif hangat di perairan barat dan utara Sumatera turut memberikan pasokan uap air. Pemanasan permukaan, kondisi topografi, serta interaksi angin darat dan laut juga membantu proses pengangkatan massa udara.

Mengapa Sebagian Besar Indonesia Tetap Kering?

Walaupun terdapat mekanisme pembentuk hujan, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia pada Dasarian I hingga III September 2026 tetap relatif kering. Curah hujan secara umum berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0-150 mm per dasarian.

Wilayah dengan curah hujan kurang dari 50 mm per dasarian diprakirakan mendominasi Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua. Kondisi ini mengindikasikan terbatasnya ketersediaan uap air di atmosfer yang dalam bahan BMKG dikaitkan dengan pengaruh El Nino kategori sangat kuat dan IOD positif.

Karena kondisi dasarnya tetap kering, hujan yang terbentuk diprakirakan lebih banyak bersifat lokal, sporadis, dan berdurasi relatif singkat daripada terjadi merata dalam waktu lama.

Prediksi Cuaca 4-6 September 2026

Pada periode 4-6 September, cuaca Indonesia secara umum didominasi hujan ringan hingga hujan sedang. Peningkatan hujan intensitas sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, dan Papua.

Papua Pegunungan masuk kategori siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Potensi angin kencang terdapat di Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.

Khusus 5 September, data BMKG mencantumkan potensi hujan sedang hingga lebat di Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya. Sementara angin kencang berpotensi terjadi di Banten, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Sumatera Barat.

Prospek Cuaca 7-10 September 2026

Pada 7-10 September, kondisi cuaca secara umum diprakirakan didominasi cerah berawan hingga hujan sedang. Peningkatan hujan intensitas sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Papua Pegunungan.

BMKG tidak mencantumkan wilayah pada kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk periode tersebut. Namun, potensi angin kencang masih mencakup Aceh, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Risiko Ganda: Hujan Lokal, Kekeringan, dan Karhutla

Prediksi cuaca awal September menunjukkan masyarakat menghadapi risiko yang berbeda pada waktu bersamaan. Di daerah yang menerima hujan dan angin kencang, potensi pohon tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir perlu diperhatikan. Sementara di wilayah yang tetap kering, ancaman kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan masih tinggi.

Pemantauan citra satelit polar pada 2 September menemukan 463 titik panas berkepercayaan tinggi di Kalimantan dan 264 titik di Sumatera. Durasi Hari Tanpa Hujan terpanjang juga mencapai 121 hari di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BMKG mengimbau masyarakat menghemat air, menjaga kecukupan cairan tubuh saat cuaca panas, tidak membakar sampah maupun membuka lahan sembarangan, serta terus memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini. Pendekatan tersebut penting karena cuaca lokal dapat berubah meskipun secara umum kondisi kemarau masih mendominasi Indonesia.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Angin KencangBMKGCuaca Hari iniHujan LebatmjoMusim KemarauPrakiraan Cuacaprediksi cuaca

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Waspada Hujan Petir! Ini Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini 28 Oktober 2026 di Seluruh Wilayah DIY

Cuaca Jogja Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026, BMKG Prediksi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

by Saddam
28 October 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu (28/10/2026), menunjukkan potensi hujan di seluruh kabupaten dan kota di Daerah...

Ilustrasi cuaca panas dan kemarau panjang di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemarau Panjang di Yogyakarta, Bantul Catat 161 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur

by Hendrawan
19 October 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami periode...

Prediksi Cuaca di Bali, NTB, dan NTT Besok Panas Atau Hujan

Cuaca Besok di Bali, NTB dan NTT 12 Oktober 2026, Denpasar hingga Kupang Cerah Berawan

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok Bali, NTB, NTT 12 Oktober 2026: Denpasar, Mataram, Kupang cerah hingga berawan tebal. Waspada rob dan gelombang.

Prediksi Cuaca Besok di Papua Besok Hujan Atau Panas

Cuaca Besok Papua dan Maluku 12 Oktober 2026, Sorong hingga Nabire Berpotensi Hujan

by Wawan
11 October 2026
0

Cuaca besok Papua dan Maluku 12 Oktober 2026: hujan ringan di Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire; Jayapura berawan.

Prediksi Cuaca Besok Sulawesi 12 Oktober 2026 Hujan atau panas

Cuaca Besok di Sulawesi 12 Oktober 2026, Mamuju Hujan dan Makassar Berawan Tebal

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok di Sulawesi 12 Oktober 2026: Mamuju hujan ringan, Makassar dan tiga kota lain berawan tebal, Manado berkabut.

Cuaca di kota besar di Jawa 11 Oktober 2026 Hujan atau panas

Cuaca Besok di Jawa Senin 12 Oktober 2026, Jakarta, Bandung, dan Semarang Berpotensi Hujan

by Hendrawan
11 October 2026
0

Cuaca besok di Jawa 12 Oktober 2026: Jakarta, Bandung, Semarang berpotensi hujan ringan, sementara wilayah lain cerah hingga berawan.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Helikopter TNI Jatuh di Kendal, DAda 9 Orang Didalamnya

6 June 2020
Prediksi Cuaca Besok di Kepri dan Bangka Belitung Tanjung Pinang hingga Pangkal Pinang

Cuaca Besok Senin 27 Juli 2026 di Kepri dan Babel, Waspada Hujan Sedang hingga Lebat

26 July 2026
Ekonom UGM Soroti Risiko Pendidikan Berbasis Pasar Akibat Penutupan Prodi

Ekonom UGM Soroti Risiko Pendidikan Berbasis Pasar Akibat Penutupan Prodi

3 June 2026
: Tangkapan Layar Kanal Youtube BPMI Setpres

Mendagri Puji Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan di Riau

25 August 2026
Indonesia dan Jepang Sepakati Kerja Sama Pariwisata untuk Perkuat Pasar Asia Timur

Indonesia dan Jepang Sepakati Kerja Sama Pariwisata untuk Perkuat Pasar Asia Timur

30 March 2026
Pemerintah Fokus Perkuat Perguruan Tinggi Swasta di Daerah

Pemerintah Fokus Perkuat Perguruan Tinggi Swasta di Daerah

15 March 2026
Wakapolri: Pusat Studi UNRI-POLDA riau Tambah jejaring 100 Pusat Studi Kepolisian

Pusat Studi Kepolisian UNRI-Polda Riau Genapkan Jejaring Jadi 100

19 September 2026

Artikel Terbaru

Gol Menit Akhir Deltras Gagalkan Kemenangan Persebaya U-16

Persebaya U-16 Gagal Pertahankan Keunggulan atas Deltras

31 October 2026
Bulan Guru Nasional 2026 Diluncurkan, Kemendikdasmen Dorong Guru Terus Berinovasi

Bulan Guru Nasional 2026 Dorong Inovasi dan Pemerataan Guru

31 October 2026
Polisi Ungkap Dugaan Puntung Rokok Picu Kebakaran TPA Supit Urang, Lansia Ditangkap

Kebakaran TPA Supit Urang Diduga Dipicu Puntung Rokok

31 October 2026
Frédéric Injaï Bidik Kemenangan atas Garudayaksa FC

PSS Sleman Vs Garudayaksa, Injaï Ingin Tebus Kekalahan Final

31 October 2026
Biro Psikologi SSDM Polri Kembangkan Konseling Pranikah bagi Personel

Program SIAP NIKAH Polri Fokus Cegah Masalah Rumah Tangga

31 October 2026
[Siaran Pers] Bicara Digital Leadership, Meutya Hafid: Saatnya Anak Muda Menentukan Arah Pemanfaatan AI

Meutya Hafid Dorong Anak Muda Jadi Pemimpin Pemanfaatan AI

31 October 2026
Mengenal Alga Merah dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Alga Merah: Kandungan, Manfaat, dan Cara Konsumsinya

31 October 2026

Popular Story

Sensus BMN, Kemenag Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Rp129 Triliun Aset Negara
Pemerintah

Sensus BMN Kemenag: 87 Persen User ID Sudah Terakses

by Saddam
29 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama memperkuat pelaksanaan Sensus...

Read moreDetails

Polda Sumut Amankan 144 Ballpress Pakaian Bekas di Tol MKTT

Karhutla Kalteng: 600 Sumur Bor dan Bantuan untuk 450 Ribu Warga

Beras Fortifikasi 525 Ton Diduga Tak Sesuai Label Disita Polri

Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Polisi Uji Abu dan Tulang

Meutya Hafid Dorong Anak Muda Jadi Pemimpin Pemanfaatan AI

Sensus BMN Kemenag Diperkuat untuk Jaga Aset Negara

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan dan Kemandirian Keluarga

Persebaya Wajib Bangkit Lawan Madura United, Ini Pesan Tavares

Coaching Clinic Perizinan dan Evaluasi LAZ Dibuka Kemenag

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.