Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Ekonom UGM Soroti Risiko Pendidikan Berbasis Pasar Akibat Penutupan Prodi

Dani by Dani
4 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
415 9
A A
0
Ekonom UGM Soroti Risiko Pendidikan Berbasis Pasar Akibat Penutupan Prodi
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Puncak ~ Pemerintah memutuskan untuk menutup sejumlah program studi (prodi) yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan ekonomi masa depan, yang memicu perdebatan di kalangan publik. Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., seorang ekonom dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), mengingatkan bahwa kebijakan ini menyederhanakan masalah secara berbahaya dengan membungkusnya dalam jargon link and match. Ia menekankan bahwa narasi ini dapat memaksa kampus untuk tunduk pada logika pasar jangka pendek. “Menutup program studi karena dianggap tidak dibutuhkan industri terdengar rasional sampai kita bertanya lebih jauh, sejak kapan pasar kerja menjadi penentu tunggal arah pendidikan tinggi?” ujar Wisnu dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (3/6).

Wisnu menjelaskan bahwa asumsi bahwa kebutuhan industri dapat diprediksi dan diikuti secara stabil merupakan masalah utama dari kebijakan ini. Perubahan teknologi, menurutnya, berlangsung lebih cepat daripada siklus pendidikan. Ia mengutip laporan World Economic Forum (WEF) yang memperkirakan sekitar 44 persen keterampilan kerja akan berubah dalam lima tahun ke depan. “Artinya, apa yang hari ini dianggap relevan bisa dengan sangat cepat menjadi usang. Dalam kondisi seperti ini, memaksa kampus mengejar kebutuhan industri justru seperti berlari mengejar bayangan,” jelas Wisnu, yang banyak meneliti Ekonomi Pendidikan dan Ekonomi Gender.

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Kebijakan yang terlalu fokus pada kesiapan kerja instan sering kali berujung pada jebakan jangka pendek. Wisnu menyebutkan bahwa banyak keterampilan teknis, seperti koding dasar dan pekerjaan administratif, semakin rentan tergantikan oleh otomatisasi dan kecerdasan buatan. Laporan McKinsey & Company memperkirakan hingga 30 persen aktivitas kerja global berpotensi diotomatisasi pada 2030. Jika kampus hanya fokus pada keterampilan teknis yang sedang tren, lulusan yang dihasilkan justru berisiko menjadi tidak relevan dengan cepat.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Sebaliknya, keterampilan yang bertahan melintasi zaman justru bersifat mendasar seperti berpikir kritis, kemampuan analitis, komunikasi, dan pemahaman sosial. Data dari National Association of Colleges and Employers (NACE) menunjukkan bahwa kompetensi seperti problem solving, komunikasi, dan teamwork selalu berada di posisi teratas dalam kebutuhan pemberi kerja, melampaui keterampilan teknis spesifik. “Justru keterampilan fundamental inilah yang diasah secara sistematis dalam ilmu dasar, humaniora, dan ilmu sosial, bidang-bidang yang kerap diposisikan sebagai prodi tidak laku,” tegas Wisnu.

Lebih lanjut, Wisnu menyampaikan bahwa narasi yang hanya menekankan bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika) sebagai yang memiliki nilai ekonomi tidak didukung oleh fakta. Studi terhadap pimpinan perusahaan besar menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan mereka sangat beragam. Susan Wojcicki, misalnya, memiliki latar belakang sejarah dan sastra sebelum memimpin YouTube. Howard Schultz, mantan CEO Starbucks, berasal dari ilmu komunikasi, sementara Ken Chenault, mantan CEO American Express, menempuh studi sejarah. Analisis terhadap perusahaan Fortune 500 menunjukkan bahwa proporsi signifikan CEO memiliki latar belakang non teknis, termasuk humaniora dan ilmu sosial.

Menurut Wisnu, keberhasilan di puncak kepemimpinan organisasi tidak semata ditentukan oleh keterampilan teknis, melainkan oleh kemampuan membaca konteks, memahami kompleksitas manusia, dan mengambil keputusan strategis. Pendidikan yang terlalu sempit pada kebutuhan teknis justru berisiko mengabaikan fondasi kepemimpinan itu sendiri. Inovasi, menurut Wisnu, tidak lahir dari kepatuhan terhadap tren, melainkan dari kemampuan melampauinya. Terobosan besar dalam ekonomi digital, kesehatan, maupun kebijakan publik hampir selalu muncul dari interaksi lintas disiplin, bukan dari spesialisasi sempit yang patuh pada permintaan pasar hari ini. “Jika kampus direduksi sekadar menjadi penyedia tenaga kerja, ruang eksperimen intelektual yang melahirkan inovasi justru akan tergerus,” ucapnya.

Wisnu menambahkan bahwa kebijakan menutup prodi yang sepi peminat atau tidak relevan dengan industri tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi. Menyerahkan arah pendidikan tinggi sepenuhnya kepada pasar berarti mengabaikan fungsi sosial dan politik kampus. Perguruan tinggi adalah ruang produksi pengetahuan, kritik, dan refleksi. Ketika fungsi ini dilemahkan, masyarakat kehilangan kapasitas untuk memahami perubahan, apalagi mengoreksinya. Pemikir Martha Nussbaum telah lama memperingatkan bahwa pengabaian terhadap humaniora berpotensi menurunkan kualitas deliberasi publik dan daya kritis warga negara.

Dalam konteks Indonesia, lanjut Wisnu, pendekatan simplistik terhadap relevansi berisiko mempersempit horizon pendidikan tinggi. Jika indikator keberhasilan hanya ditentukan oleh serapan kerja jangka pendek, bidang-bidang yang berkontribusi pada pembangunan jangka panjang, termasuk kebudayaan, pemikiran kritis, dan riset dasar, akan semakin terpinggirkan. Padahal, negara yang mampu bertahan dalam disrupsi adalah negara yang memiliki kapasitas refleksi dan inovasi, bukan sekadar pemasok tenaga kerja yang patuh. “Pendidikan tinggi bukanlah balai latihan kerja tambahan bagi industri. Menutup program studi hanya karena tidak sesuai dengan selera pasar hari ini adalah bentuk keputusan rabun jauh yang mengabaikan dinamika masa depan,” tegasnya.

Menurut Wisnu, kampus tidak seharusnya berfungsi sebagai pabrik yang memproduksi tenaga kerja sesuai pesanan, melainkan institusi yang membentuk manusia dengan kemampuan berpikir, beradaptasi, dan mencipta. Perguruan tinggi seyogianya kembali menjadi kompas yang mengarahkan peradaban, bukan sekadar baling-baling cuaca yang berputar mengikuti arah angin ekonomi. “Jika kita terus memaksakan logika pasar sebagai satu-satunya ukuran relevansi, yang dihasilkan bukanlah generasi yang siap menghadapi masa depan, melainkan generasi yang dilatih untuk masa lalu,” pungkasnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita PuncakHeadlinePemerintahPuncakWisnu

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Dani

Dani

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Wagub Gorontalo: MTQ Tingkat Provinsi Upaya Membumikan Nilai Al-Qur’an

Wagub Gorontalo: MTQ Tingkat Provinsi Upaya Membumikan Nilai Al-Qur’an

9 July 2026
Polda Sumsel dan Bea Cukai Sumbagtim Gagalkan Peredaran Ribuan Ekstasi dan Sabu

Polda Sumsel dan Bea Cukai Sumbagtim Gagalkan Peredaran Ribuan Ekstasi dan Sabu

15 June 2026
Al Nassr Lolos ke Perempat Final AFC Champions League Usai Kalahkan Arkadag

Al Nassr Lolos ke Perempat Final AFC Champions League Usai Kalahkan Arkadag

20 February 2026
Ilustrasi Gambar Rambu-rambu lalu lintas

Pentingnya Anda Memahami Berbagai Jenis Rambu Lalu Lintas Sebelum Berkendara!

25 February 2025
Satlantas Polres Sarmi Adakan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas untuk Pelajar

Satlantas Polres Sarmi Adakan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas untuk Pelajar

11 November 2025
Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pastikan Pasokan Tetap Aman

Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pastikan Pasokan Tetap Aman

10 June 2026
Menkes Dorong Investasi Kesehatan untuk Indonesia Emas 2045

Menkes Dorong Investasi Kesehatan untuk Indonesia Emas 2045

22 June 2026

Artikel Terbaru

Avanza Putih Tabrak Dua Mobil di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Pengemudi Akui Lalai

Avanza Putih Tabrak Dua Mobil di Jalan Wates hingga Wirobrajan Yogyakarta, Ini Kata Polisi

26 September 2026
: Istimewa

Gandrung On Train Meriahkan HUT ke-81 KAI di Banyuwangi

26 September 2026
35 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Kulon Progo Dikukuhkan, Jadi Mitra Polantas Bantu Layani Masyarakat

Supeltas Kulon Progo Dikukuhkan, Bukan Pengganti Polisi

26 September 2026
: DP3AP2KB Batang menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Batang Suyono di Aula DP3AP2KB Batang, Kabupaten Batang.

Gedung DP3AP2KB Batang Diusulkan Direhabilitasi Total

26 September 2026
Polda Riau Tetapkan Anggota DPRD Kampar Tersangka Perambahan Hutan 60 Hektare

Polda Riau Tetapkan Anggota DPRD Kampar Tersangka Perambahan Hutan 60 Hektare

26 September 2026
Korlantas Polri Luncurkan Sistem Pembayaran Tilang Digital Terintegrasi melalui Digital Korlantas

Pembayaran Tilang Digital Kini Terintegrasi di Digital Korlantas

26 September 2026
: Wakil Bupati Batang Suyono (kiri), menjenguk pasien di RSUD Batang, Kabupaten Batang.

Keracunan MBG Batang Capai 498 Kasus, Wabup Panggil SPPG

26 September 2026

Popular Story

Menag Pastikan Keputusan Polemik UIN Sunan Ampel dalam Tiga Hari
Pemerintah

Polemik UIN Sunan Ampel, Menag Janji Putuskan dalam Tiga Hari

by masfajar
23 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar berjanji mengambil keputusan terkait polemik...

Read moreDetails

Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi

Kekeringan Karawang, 10 Pompa Aliri 300 Hektare Sawah

Penghargaan Keselamatan Transportasi Darat Digelar Kemenhub

Dapur MBG Palupuh Dihentikan Usai 237 Siswa dan Guru Sakit

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Ruteng, Manggarai

Kekeringan Dlingo, 167 KK dan SD 2 Terong Terima 25 Ribu Liter Air Bersih dari Polres Bantul

Kesehatan Memburuk, Demonstran Tunisia Desak Pembebasan Empat Aktivis Global Sumud Flotilla

HUT ke-71 Lalu Lintas, Korlantas Polri Anjangsana ke Condro Kirono

PMI Batang Bagikan 81 Paket Sembako kepada Pendonor Darah

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.