Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang berencana meningkatkan produksi pisang Cavendish dengan target pengembangan lahan seluas 300 hektare. Langkah ini diambil untuk memenuhi permintaan pasar lokal dan internasional, termasuk ekspor ke Hong Kong dan Malaysia. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi pertanian lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyatakan bahwa pengembangan pisang Cavendish ini akan difokuskan pada lahan-lahan potensial yang tersebar di berbagai kecamatan di Lumajang. “Kami optimis dapat mencapai target 300 hektare dalam waktu dekat, dengan dukungan dari para petani dan pihak terkait,” ujar Thoriqul. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
Selain itu, pisang Cavendish dari Lumajang telah berhasil menembus 15 pasar di Jawa Timur dan Bali. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang tinggi dan diminati oleh konsumen. Pemerintah daerah juga berencana untuk memperluas jangkauan pasar ke wilayah lain di Indonesia, sebelum akhirnya menargetkan ekspor ke luar negeri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Untuk mendukung rencana ekspor, pemerintah Kabupaten Lumajang akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk eksportir dan lembaga terkait, guna memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar internasional. “Kami berharap dengan adanya ekspor ini, kesejahteraan petani dapat meningkat dan Lumajang semakin dikenal sebagai penghasil pisang berkualitas,” kata Thoriqul. Dengan langkah-langkah strategis ini, Lumajang berupaya untuk menjadi salah satu pusat produksi pisang Cavendish terkemuka di Indonesia.



















