Headline.co.id, Mataram ~ Yogyakarta – Arema FC Women Academy berhasil meraih dua gelar juara dalam ajang Putri Binangun Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan Karangwuluh, Kulonprogo, Yogyakarta. Prestasi ini dicapai oleh tim U10 dan U13 Biru, menandai pencapaian penting bagi akademi yang baru berusia satu tahun. Turnamen ini juga merupakan bagian dari away tour pertama Arema FC Women Academy sejak berdiri, menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan pemain usia dini.
Pelatih Arema FC Women, Nanang Habibi, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten sejak akademi didirikan. “Kegiatan away tour event di tahun pertama semenjak berdiri, alhamdulillah anak-anak memperlihatkan progress dan hasil yang luar biasa. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak, karena mereka mendapatkan pengalaman bertanding di luar provinsi untuk pertama kalinya,” ujar Nanang Habibi. Ia menambahkan bahwa pengalaman bertanding di luar daerah memberikan pelajaran berharga dalam hal mental, adaptasi, dan menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.
Pada kelompok U10, Arema Women menunjukkan dominasi sejak fase penyisihan dengan kemenangan 2-0 atas PSW Putri Mataram, 8-0 melawan Putri Binangun, dan 3-0 atas SSB Asri. Di semifinal, mereka mengalahkan SSB Baturetno 4-0 dan memastikan gelar juara setelah menang 4-2 atas PSW Putri Mataram di final. Sementara itu, Arema Women U13 Biru juga tampil impresif dengan kemenangan besar di fase grup dan melanjutkan tren positif hingga final, mengalahkan PS Baturetno A dengan skor 4-1.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain dua tim yang meraih gelar juara, Arema FC Women Academy juga menurunkan tim U13 Merah yang meski belum berhasil melangkah ke babak berikutnya, tetap mendapatkan pengalaman berharga. Nanang Habibi menilai bahwa keberadaan tiga tim dalam satu turnamen memberikan ruang evaluasi yang lebih luas bagi tim pelatih. “Kami membawa tiga tim dan tentu setiap tim memiliki evaluasi masing-masing. Ada yang hasilnya juara, ada juga yang belum, tetapi semuanya mendapatkan pengalaman. Bagi kami, itu yang paling penting. Anak-anak harus terus belajar, berkembang, dan menikmati setiap proses pertandingan,” jelasnya. Ia berharap capaian ini dapat memotivasi para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka di masa depan.




















