Headline.co.id, Jakarta ~ Jadwal tka 2026 jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat disusun dalam rangkaian empat hari untuk setiap gelombang utama, dengan mata pelajaran wajib ditempatkan satu per hari. Durasi pengerjaan mata pelajaran wajib ditetapkan 75 menit sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan tahun ini. Gelombang pertama berlangsung 26–29 Oktober 2026 dan gelombang kedua 2–5 November 2026, setelah tahap pendaftaran, simulasi, dan gladi bersih selesai. Pengaturan tersebut dibuat berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya agar peserta memiliki waktu pengerjaan yang lebih optimal.
Bagi calon peserta tka 2026, jadwal ujian bukan satu-satunya tanggal yang perlu diperhatikan. Pendaftaran masih berlangsung sampai 27 September 2026, simulasi dijadwalkan 21–27 September, sedangkan gladi bersih berlangsung 5–18 Oktober sebelum pelaksanaan utama dimulai.
Perubahan tka 2026 juga mencakup pembagian mata pelajaran wajib menjadi satu mata pelajaran per hari, penambahan durasi menjadi 75 menit, penguatan pengawasan, serta penambahan 50 mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian untuk jenjang SMK. Peserta tetap perlu memastikan data diri sudah benar karena persoalan residu dapat memengaruhi penerbitan hasil.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Jadwal Lengkap Tahapan TKA 2026 Jenjang SMA dan SMK
Rangkaian TKA dimulai dari masa pendaftaran pada 27 Juli–27 September 2026. Pada bagian akhir masa pendaftaran, sekolah dan peserta juga memasuki periode simulasi yang dijadwalkan 21–27 September 2026.
Setelah itu, gladi bersih berlangsung pada 5–18 Oktober. Pelaksanaan utama secara keseluruhan dijadwalkan pada 26 Oktober–8 November 2026 sesuai pembagian gelombang, sedangkan ujian susulan ditetapkan pada 16–29 November 2026 dan pengumuman hasil dijadwalkan 23 Desember 2026.
Dua Gelombang Utama Berlangsung Empat Hari
Gelombang pertama berlangsung pada 26, 27, 28, dan 29 Oktober 2026. Gelombang kedua dijadwalkan pada 2, 3, 4, dan 5 November 2026. Setiap peserta yang telah mengambil bagian mengikuti rangkaian penuh sesuai gelombang yang ditetapkan.
Pola empat hari tersebut berkaitan dengan perubahan penyelenggaraan yang memisahkan mata pelajaran wajib agar tidak dikerjakan sekaligus dalam satu hari. Dengan pembagian tersebut, beban pengerjaan peserta tersebar dan setiap mata pelajaran wajib memperoleh alokasi waktu tersendiri.
Mapel Wajib TKA 2026 Dikerjakan 75 Menit
Pada hari pertama, peserta mengerjakan Bahasa Indonesia wajib dan literasi membaca dengan alokasi 75 menit. Hari kedua digunakan untuk Bahasa Inggris wajib selama 75 menit, sedangkan hari ketiga diisi Matematika wajib dan numerasi dengan durasi 75 menit.
Hari keempat digunakan untuk dua mata pelajaran pilihan. Masing-masing mata pelajaran pilihan memiliki alokasi waktu 60 menit. Skema ini berarti angka 75 menit berlaku pada mata pelajaran wajib, bukan pada seluruh komponen ujian di setiap hari.
Perubahan Durasi Berasal dari Evaluasi Pelaksanaan Sebelumnya
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menyatakan penyelenggaraan tahun ini disiapkan dengan waktu persiapan yang lebih panjang. Ia mengatakan, “Tahun ini harapannya kita menjadi lebih baik dan lebih siap untuk menyambut masa persiapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik karena waktu pelaksanaannya lebih panjang.”
Evaluasi pelaksanaan sebelumnya menjadi dasar sejumlah penyempurnaan. Selain penambahan durasi untuk mata pelajaran wajib, pemerintah mengatur satu mata pelajaran wajib per hari, memperkuat pengawasan dengan keterlibatan lebih banyak perguruan tinggi, dan mengintegrasikan pelaksanaan TKA dengan Asesmen Nasional untuk efisiensi penyelenggaraan.
Peserta SMK Mendapat Tambahan Mata Pelajaran Kejuruan
Untuk jenjang SMK, penyempurnaan TKA 2026 juga mencakup penambahan mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian. Jumlah mata pelajaran kejuruan yang ditambahkan mencapai 50 mata pelajaran, sehingga pilihan dapat lebih terkait dengan program keahlian peserta.
Meski pilihan mata pelajaran bertambah, peserta tetap harus mengikuti alur pendaftaran yang ditetapkan sekolah. Pengisian keikutsertaan dan pilihan mata pelajaran menjadi bagian dari proses sebelum sekolah menyusun daftar nominasi dan melakukan finalisasi peserta.
TKA 2026 Tidak Menentukan Kelulusan
TKA bersifat tidak wajib, gratis, dan bukan penentu kelulusan. Posisi ini penting dibedakan dari kewajiban mengikuti rangkaian ujian selama empat hari: kewajiban empat hari berlaku bagi peserta yang telah mengambil bagian sesuai gelombangnya, bukan berarti seluruh siswa wajib mendaftar TKA.
Hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai validator nilai rapor pada SNBP serta sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi mandiri perguruan tinggi sesuai kebijakan masing-masing kampus. Dengan pendaftaran yang masih dibuka sampai 27 September 2026, calon peserta dan sekolah masih memiliki waktu untuk memastikan data, pilihan mata pelajaran, serta tahapan administrasi selesai sebelum simulasi dan ujian utama.




















