Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bisnis

Mengapa Investor Asing Memborong BBRI? Net Buy Capai Rp1,53 Triliun

Saddam by Saddam
32 minutes ago
in Bisnis
Reading Time: 7 mins read
415 8
A A
0
BBRI

BBRI (Dok Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ BBRI menjadi salah satu saham perbankan yang paling banyak dikoleksi investor asing dalam sebulan terakhir. Hingga Senin (24/8/2026), investor asing tercatat membukukan pembelian bersih atau net buy saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp1,53 triliun, seiring menguatnya kembali minat terhadap saham berkapitalisasi besar dan likuid di Bursa Efek Indonesia.

Akumulasi terhadap BBRI juga terlihat dalam perdagangan 18-21 Agustus 2026. Pada periode tersebut, BBRI mencatat net buy asing Rp745,3 miliar di pasar reguler dan menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar, mengungguli Bank Central Asia (BBCA), Amman Mineral Internasional (AMMN), hingga Aneka Tambang (ANTM).

You might also like

Dana Asing Mengalir Deras ke BBRI,

Contents

    • 0.1. Investor Asing Borong BBRI Rp745,3 Miliar dalam Sepekan, Ada Apa dengan Saham BRI?
    • 0.2. BBRI Jadi Saham Bank BUMN Favorit Asing, Net Buy Tembus Rp1,53 Triliun dalam Sebulan
  • 1. BBRI Jadi Pilihan Utama Dana Asing
  • 2. Mengapa Investor Asing Membeli Saham BBRI?
  • 3. Valuasi Setelah Koreksi Ikut Jadi Pertimbangan
  • 4. Ekspektasi Suku Bunga Dorong Minat ke Saham Bank
  • 5. BBRI Pimpin Daftar Net Buy Asing
  • 6. Asing Masuk Rp2,23 Triliun dalam Empat Hari Perdagangan
  • 7. Pola Serupa Sudah Terlihat Sejak Juli
  • 8. BBRI Juga Masuk Portofolio Reksa Dana Campuran
  • 9. Net Buy Asing Bukan Jaminan Harga Terus Naik

Investor Asing Borong BBRI Rp745,3 Miliar dalam Sepekan, Ada Apa dengan Saham BRI?

26 August 2026
Prospek BBRI Jadi Sorotan setelah Asing Borong

BBRI Jadi Saham Bank BUMN Favorit Asing, Net Buy Tembus Rp1,53 Triliun dalam Sebulan

26 August 2026

Penguatan minat asing terhadap BBRI berlangsung ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level 6.500. Pada Jumat (21/8/2026), saham BBRI ditutup naik 2,87 persen menjadi Rp3.230 per saham dan memberikan kontribusi 14,01 poin terhadap penguatan indeks.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

BBRI Jadi Pilihan Utama Dana Asing

Besarnya net buy pada BBRI memperlihatkan adanya perbedaan sikap investor asing terhadap saham bank-bank milik negara.

Dalam satu bulan hingga 24 Agustus 2026, BBRI membukukan net buy asing Rp1,53 triliun. Pada periode yang sama, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) hanya mencatat pembelian bersih Rp180,07 miliar.

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) justru mengalami tekanan jual dengan net sell asing sebesar Rp1,53 triliun.

Data tersebut menunjukkan investor asing tidak membeli seluruh saham perbankan secara merata. Mereka tetap melakukan seleksi terhadap emiten yang dinilai sesuai dengan strategi dan kondisi pasar saat ini.

Kecenderungan itu semakin terlihat dari perdagangan 18-21 Agustus 2026. BBRI mencatat net buy Rp745,3 miliar, sedangkan BBNI berada jauh di bawahnya dengan Rp38,6 miliar.

Mengapa Investor Asing Membeli Saham BBRI?

Berdasarkan bahan Bareksa, terdapat sejumlah alasan teknis yang membuat saham perbankan besar seperti BBRI cenderung menjadi tujuan awal dana asing ketika pasar mulai mengalami rebound.

Faktor pertama adalah likuiditas.

Investor global yang membawa dana dalam jumlah besar membutuhkan saham dengan kapitalisasi dan volume transaksi tinggi. Kondisi tersebut memungkinkan investor melakukan pembelian maupun penjualan dalam jumlah besar tanpa terlalu banyak memengaruhi harga pasar.

BBRI termasuk dalam kelompok saham perbankan dengan karakteristik tersebut bersama sejumlah saham besar lainnya seperti BMRI dan BBCA.

“Dana asing yang keluar duluan saat sentimen memburuk, biasanya juga yang masuk duluan saat sentimen membaik,” demikian disebutkan dalam bahan Bareksa.

Menurut materi tersebut, ketika kondisi pasar mulai pulih, investor global biasanya lebih dahulu masuk ke saham-saham besar.

“Bagi investor global, pilihan pertama cenderung masuk ke saham-saham besar dan likuid, bukan saham lapis kedua atau ketiga,” tulis Bareksa.

Valuasi Setelah Koreksi Ikut Jadi Pertimbangan

Faktor kedua berkaitan dengan valuasi saham.

Setelah pasar mengalami koreksi tajam pada awal tahun, harga sejumlah saham berkapitalisasi besar sempat mengalami tekanan. Kondisi tersebut membuat valuasi saham kembali menjadi perhatian ketika pasar mulai pulih.

Dalam situasi rebound, harga saham yang sebelumnya terkoreksi dapat kembali dinilai menarik dibandingkan ketika berada pada posisi puncaknya.

Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan mengapa saham berkapitalisasi besar seperti BBRI kembali menjadi sasaran investor asing ketika sentimen pasar membaik.

Namun, bahan yang diberikan tidak menyebutkan secara spesifik rasio valuasi BBRI maupun target harga saham perusahaan tersebut. Karena itu, besarnya net buy asing tidak dapat secara otomatis diartikan sebagai jaminan bahwa harga BBRI akan terus meningkat.

Ekspektasi Suku Bunga Dorong Minat ke Saham Bank

Faktor berikutnya adalah perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga.

Dalam bahan Bareksa dijelaskan, saham perbankan dapat memperoleh manfaat ketika ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter menguat.

Dampaknya dapat muncul melalui dua jalur. Pertama, biaya dana berpotensi menjadi lebih rendah. Kedua, permintaan kredit berpotensi membaik ketika aktivitas ekonomi kembali meningkat.

Kombinasi faktor tersebut dapat membuat sektor perbankan kembali mendapat perhatian investor ketika pasar memperkirakan kondisi moneter menjadi lebih longgar.

Meski demikian, arah suku bunga tetap menjadi salah satu sumber ketidakpastian karena keputusan kebijakan moneter dipengaruhi perkembangan inflasi, kondisi ekonomi, dan faktor global.

BBRI Pimpin Daftar Net Buy Asing

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun dari Stockbit dalam bahan artikel, BBRI menempati posisi pertama daftar saham dengan net buy asing terbesar di pasar reguler periode 18-21 Agustus 2026.

Berikut daftar lengkapnya:

  1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) — Rp745,3 miliar
  2. Bank Central Asia (BBCA) — Rp409,1 miliar
  3. Amman Mineral Internasional (AMMN) — Rp329,1 miliar
  4. Aneka Tambang (ANTM) — Rp251,2 miliar
  5. J Resources Asia Pasifik (PSAB) — Rp133,6 miliar
  6. Timah (TINS) — Rp125,1 miliar
  7. Bumi Resources Minerals (BRMS) — Rp88,6 miliar
  8. Barito Pacific (BRPT) — Rp40,1 miliar
  9. Bank Negara Indonesia (BBNI) — Rp38,6 miliar
  10. Vale Indonesia (INCO) — Rp37,3 miliar

Data tersebut menunjukkan dana asing tidak hanya masuk ke sektor perbankan, tetapi juga ke saham pertambangan dan komoditas.

AMMN, ANTM, PSAB, TINS, BRMS, dan INCO menjadi sejumlah saham komoditas yang masuk jajaran sepuluh besar pembelian bersih asing.

Asing Masuk Rp2,23 Triliun dalam Empat Hari Perdagangan

Akumulasi pada BBRI berlangsung di tengah derasnya arus dana asing menuju pasar saham Indonesia.

Sepanjang perdagangan 18-21 Agustus 2026, investor asing membukukan net buy sekitar Rp2,23 triliun di seluruh pasar.

Jumlah tersebut terdiri dari pembelian bersih Rp548,58 miliar di pasar reguler dan Rp1,68 triliun di pasar negosiasi dan tunai.

Masuknya dana asing beriringan dengan penguatan IHSG yang ditutup pada level 6.525,69 pada Jumat (21/8/2026), naik 0,37 persen dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

BBRI menjadi salah satu penopang utama indeks pada perdagangan tersebut setelah harga sahamnya menguat 2,87 persen menjadi Rp3.230.

Kontribusi BBRI terhadap IHSG tercatat sebesar 14,01 poin.

Pola Serupa Sudah Terlihat Sejak Juli

Kembalinya dana asing ke saham-saham besar sebenarnya sudah terlihat sejak Juli 2026.

IHSG pada Juli mencatat kenaikan bulanan sekitar 10 persen dan disebut menjadi penguatan bulanan terbaik sejak September 2010.

Pada periode tersebut, investor asing mencatat pembelian bersih sekitar Rp1,3 triliun pada saham BBCA dan sekitar Rp400 miliar di saham PT Timah Tbk (TINS).

Pola tersebut memperlihatkan kecenderungan dana asing masuk lebih dahulu ke saham yang memiliki kapitalisasi besar serta tingkat likuiditas tinggi saat pasar mulai pulih.

Pada Agustus, BBRI kemudian muncul sebagai salah satu saham yang paling banyak mendapat aliran dana asing.

BBRI Juga Masuk Portofolio Reksa Dana Campuran

Posisi BBRI sebagai salah satu saham yang sedang mendapat perhatian investor asing juga tercermin dalam portofolio Sucorinvest Anak Pintar atau RDSAP.

Berdasarkan Fund Fact Sheet per akhir Juli 2026 yang disebutkan dalam bahan, RDSAP memiliki sekitar 73,71 persen alokasi portofolio pada instrumen saham.

BBRI memiliki bobot sekitar 7,31 persen dalam portofolio tersebut. Selain BBRI, RDSAP juga memiliki Bank Mandiri sebesar 9,05 persen dan Timah sebesar 8,31 persen.

Sekitar 22,50 persen portofolio ditempatkan pada obligasi korporasi, termasuk obligasi yang diterbitkan Indah Kiat Pulp & Paper dan Provident Investasi Bersama.

Menurut data Bareksa dalam bahan artikel, RDSAP mencatat return 21,92 persen dalam satu tahun hingga 12 Agustus 2026.

Dana kelolaannya tercatat sebesar Rp391,76 miliar per Juli 2026 dengan PT Bank HSBC Indonesia sebagai bank kustodian.

Net Buy Asing Bukan Jaminan Harga Terus Naik

Meski net buy asing pada BBRI mencapai Rp1,53 triliun dalam sebulan, arus dana asing tetap dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Bahan artikel menyebut sejumlah sentimen eksternal masih menjadi perhatian investor, mulai dari eskalasi konflik Amerika Serikat-Iran, pergerakan yield US Treasury, hingga risalah FOMC yang menunjukkan adanya perdebatan terkait arah suku bunga Federal Reserve.

Dari dalam negeri, investor juga menunggu data Neraca Pembayaran Indonesia dan transaksi berjalan kuartal II-2026 dari Bank Indonesia.

Data tersebut dinilai penting untuk melihat apakah arus modal asing ke pasar saham domestik dapat bertahan dalam beberapa pekan berikutnya.

Karena itu, net buy asing yang besar pada BBRI lebih tepat dibaca sebagai gambaran kuatnya minat investor pada periode tertentu, bukan sebagai kepastian mengenai pergerakan harga di masa mendatang.

Dengan pembelian bersih asing Rp1,53 triliun dalam sebulan dan Rp745,3 miliar hanya dalam perdagangan 18-21 Agustus 2026, BBRI menjadi salah satu saham yang paling menonjol dalam arus masuk dana asing. Likuiditas besar, posisi sebagai saham berkapitalisasi besar, valuasi setelah koreksi, serta ekspektasi terhadap arah suku bunga menjadi sejumlah faktor yang dapat menjelaskan mengapa saham BRI kembali menjadi sasaran investor global.

Tags: Amman Mineral Internasional (AMMN)Aneka Tambang (ANTM)Bank Central Asia (BBCA)bbriInvestor AsingPT Bank Mandiri Tbk

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Dana Asing Mengalir Deras ke BBRI,

Investor Asing Borong BBRI Rp745,3 Miliar dalam Sepekan, Ada Apa dengan Saham BRI?

by Saddam
26 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ BBRI menjadi saham dengan nilai pembelian bersih investor asing terbesar di pasar reguler sepanjang perdagangan 18-21 Agustus...

Prospek BBRI Jadi Sorotan setelah Asing Borong

BBRI Jadi Saham Bank BUMN Favorit Asing, Net Buy Tembus Rp1,53 Triliun dalam Sebulan

by Saddam
26 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ BBRI menjadi salah satu saham perbankan yang paling banyak diakumulasi investor asing di tengah penguatan pasar saham...

BMRI Masuk Top 3 Net Buy Asing

Saham BMRI Jadi Incaran Investor Asing, Apa yang Terjadi di Pasar Jumat?

by Saddam
24 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Saham BMRI menjadi salah satu incaran utama investor asing pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. Saham PT...

Saham Bank dan Komoditas Jadi Buruan Asing

Investor Asing Borong Saham BMRI Rp140,01 Miliar saat IHSG Tembus 6.525

by Saddam
24 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Investor asing memborong saham BMRI atau PT Bank Mandiri Tbk senilai bersih Rp140,01 miliar pada perdagangan Jumat,...

Saham Bank Jadi Primadona Asing, BMRI Duduki Posisi Ketiga Net Buy Terbesar

Saham BMRI Diborong Asing Rp140 Miliar, Masuk Tiga Besar Net Buy saat IHSG Menguat

by Saddam
24 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Saham BMRI menjadi salah satu saham perbankan yang paling banyak diborong investor asing pada perdagangan Jumat, 21...

BI Rate Hari Ini Sesuai Prediksi Ekonom, Seluruh Responden Perkirakan Tetap 5,75 Persen

BI Rate Tetap 5,75 Persen, Bank Indonesia Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

by Hendrawan
19 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18–19...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Siapa Pedro Porro Bek Spanyol yang Bersinar di Piala Dunia 2026

Mengenal Pedro Porro, Bek Spanyol yang Bersinar di Piala Dunia 2026

15 July 2026

Damri Lakukan Persiapan Masa Transisi Menuju New Normal

19 June 2020
Wakil Wali Kota Tidore Dorong Kolaborasi Pariwisata di Family Run 2026

Wakil Wali Kota Tidore Dorong Kolaborasi Pariwisata di Family Run 2026

25 January 2026
Bojonegoro Innovative Award 2026: Dorong Inovasi untuk Pembangunan Daerah

Bojonegoro Innovative Award 2026: Dorong Inovasi untuk Pembangunan Daerah

9 July 2026
Eksekutor dan Dalang di Balik Perampasan Motor Pensiunan TNI Diringkus Polisi Bekasi

Eksekutor dan Joki Perampasan Motor Pensiunan TNI Ditangkap Polisi Bekasi

10 September 2024
Wali Kota Jambi Soroti Peran Dokter dalam Kebijakan Kesehatan Publik

Wali Kota Jambi Soroti Peran Dokter dalam Kebijakan Kesehatan Publik

12 January 2026
Komisi Yudisial Umumkan 23 Peserta Lolos Seleksi Hakim Agung 2026

Komisi Yudisial Umumkan 23 Peserta Lolos Seleksi Hakim Agung 2026

29 July 2026

Artikel Terbaru

Dolly Parton

What Kind of Cancer Did Dolly Parton Have? Jenis Kanker Belum Diungkap, Ini Fakta Kesehatannya

26 August 2026
Dana Asing Mengalir Deras ke BBRI,

Investor Asing Borong BBRI Rp745,3 Miliar dalam Sepekan, Ada Apa dengan Saham BRI?

26 August 2026
BBRI

Mengapa Investor Asing Memborong BBRI? Net Buy Capai Rp1,53 Triliun

26 August 2026
Prospek BBRI Jadi Sorotan setelah Asing Borong

BBRI Jadi Saham Bank BUMN Favorit Asing, Net Buy Tembus Rp1,53 Triliun dalam Sebulan

26 August 2026
Mewakili Wisudawan FH UI, Alumni Madrasah ini Serukan Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

Muhammad Fawwaz Farhan Farabi Ajak Wisudawan FH UI Jaga Integritas dan Keberpihakan pada Keadilan

26 August 2026
Ernando Ari: Ambisi yang Sama Membuat Saya Bertahan

Ernando Ari Perpanjang Kontrak dengan Persebaya karena Kesamaan Ambisi

26 August 2026
Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim, Wamenag Bicara Masa Depan Generasi Muda

Wamenag Tekankan Pentingnya Perhatian pada Anak Yatim dalam Peringatan Maulid Nabi

26 August 2026

Popular Story

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak di 14 Polda
Nasional

DPR Dorong Swasembada Bawang Putih Melalui Penanaman Serentak di 14 Polda

by Aditya
19 August 2026
0

Headline.co.id, Ketua Komisi Iv Dpr Ri ~ Sudin, menginisiasi langkah strategis untuk...

Read moreDetails

Pemkab Katingan Raih Penghargaan P4GN, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Pembukaan PO Offline Jersey PERSIB 2026/27 di Graha PERSIB

UMK di Sekitar Masjid Didorong Jadi Pelopor Ekosistem Ekonomi Halal

Pemkab Sambas Dirikan Posko Terpadu untuk Atasi Karhutla

Ratusan Pelajar Probolinggo Meriahkan Lomba Gerak Jalan Kemerdekaan

Pemprov Riau Raih Peringkat Ketiga dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Pesawat, Layanan Ditargetkan Mulai Bertahap pada 2027

Demak Raih Penghargaan TOP 10 Pemanfaatan IDSD Jawa Tengah 2026

Pemblokiran Rekening Mas Botok Picu Seruan Tarik Dana dan Boikot Bank Mandiri di X

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.