Headline.co.id, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri ~ Safrizal ZA, menegaskan bahwa ketabahan masyarakat Aceh merupakan fondasi utama dalam proses pembangunan di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam kunjungannya ke Aceh pada Jumat, 28 Agustus 2026. Safrizal menyoroti bagaimana ketahanan dan semangat masyarakat Aceh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam, telah menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Dalam kunjungannya, Safrizal mengapresiasi upaya pemerintah daerah dan masyarakat Aceh dalam membangun kembali wilayah mereka pasca-bencana. Ia menyatakan, “Aceh dibangun dari ketabahan yang mengakar, dan ini adalah kekuatan yang harus terus dipertahankan.” Menurutnya, ketahanan ini tidak hanya terlihat dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam aspek sosial dan budaya yang terus berkembang.
Safrizal juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat proses pembangunan di Aceh. Ia menyebutkan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga non-pemerintah dan masyarakat internasional, sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut. “Kerja sama yang solid semua pihak akan mempercepat pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Safrizal berencana untuk terus memantau perkembangan pembangunan di Aceh dan memastikan bahwa semua program berjalan sesuai rencana. Ia berharap, dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, Aceh dapat menjadi contoh sukses dari ketahanan dan semangat membangun yang kuat. “Aceh telah menunjukkan kepada kita semua bahwa dengan ketabahan, segala tantangan dapat diatasi,” tutup Safrizal.



















