Headline.co.id, Aceh ~ 24 Agustus 2026 – Polda Aceh menegaskan bahwa narasi provokatif yang mencatut nama AKBP Zainuddin, seorang perwira menengah di Polda Aceh, adalah informasi palsu atau hoaks. Narasi tersebut beredar luas di grup WhatsApp masyarakat dan menyebutkan bahwa TNI menjadi penyebab kerusuhan politik di Aceh. Selain itu, narasi tersebut juga menyertakan foto dan nomor kontak yang diklaim milik AKBP Zainuddin.
Kabidhumas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, dalam keterangannya pada Minggu, 23 Agustus 2026, menyatakan bahwa AKBP Zainuddin telah memberikan klarifikasi kepada Paminal bahwa narasi dan foto yang beredar bukan berasal darinya. Kombes Pol. Joko juga menambahkan bahwa foto yang digunakan dalam narasi tersebut diduga merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI), terlihat dari ketidaksesuaian atribut dan seragam yang dikenakan.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Joko menjelaskan bahwa seragam yang digunakan dalam foto tersebut tidak sesuai dengan aturan Polri. “Seragam PDH yang digunakan memiliki ketidaksesuaian penempatan tulisan POLRI, yang seharusnya digunakan pada seragam PDL. Selain itu, tanda pangkat yang digunakan juga tidak sesuai. Jadi, informasi tersebut dipastikan hoaks,” tegasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Polda Aceh mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar, terutama melalui media sosial dan aplikasi percakapan, sebelum memastikan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan dan memperkeruh situasi. “Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Aceh tetap kondusif dengan bijak dalam bermedia sosial. Apabila menemukan informasi yang diduga mengandung hoaks atau pencatutan nama pihak tertentu, masyarakat diharapkan melakukan konfirmasi kepada sumber resmi serta tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Kombes Pol. Joko.
















