Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan rencana bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak gempa di Flores. Langkah ini diambil setelah gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang wilayah tersebut pada 14 Desember 2023. BNPB berkomitmen untuk memfasilitasi pemulihan infrastruktur perumahan yang rusak akibat bencana ini.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan. “Kami akan memastikan bahwa setiap rumah yang rusak mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta. Ia menambahkan bahwa proses pendataan dan verifikasi kerusakan rumah sedang dilakukan oleh tim di lapangan.
Selain itu, BNPB bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara efektif dan tepat sasaran. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan data akurat mengenai jumlah rumah yang rusak dan tingkat kerusakannya. “Kerja sama dengan pemerintah daerah sangat penting agar bantuan ini bisa segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambah Suharyanto.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Suharyanto juga menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga non-pemerintah dan masyarakat sipil, untuk mempercepat proses pemulihan. BNPB berharap program ini dapat selesai dalam waktu enam bulan, dengan prioritas pada rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat. “Kami berkomitmen untuk bekerja cepat dan tepat agar masyarakat bisa kembali ke rumah mereka secepat mungkin,” tutupnya.


















