Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Indonesia memperkuat upaya penanganan darurat setelah gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Jumat. Gempa yang terjadi pada pukul 14:39 WIB ini memicu respons cepat dari berbagai instansi terkait untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga terdampak.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi terdampak untuk melakukan penilaian awal dan memberikan bantuan. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memobilisasi sumber daya yang diperlukan. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat NTT dalam menghadapi situasi ini,” ujarnya.
Selain itu, Kementerian Sosial juga telah menyiapkan bantuan logistik berupa makanan, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya untuk didistribusikan kepada para pengungsi. Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menegaskan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam penanganan bencana ini. “Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu dan tepat sasaran,” kata Risma.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di sisi lain, pemerintah daerah NTT telah mendirikan posko-posko darurat di beberapa titik strategis untuk memudahkan koordinasi dan distribusi bantuan. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. “Keselamatan warga adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus memantau perkembangan situasi ini,” ungkapnya. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir dampak gempa dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.



















