Headline.co.id, Bangunan ~ Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 13 Agustus 2026. Bencana alam ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan sejumlah kerusakan infrastruktur di beberapa daerah terdampak. Gempa tersebut terjadi pada pukul 17:39 WIB dan dirasakan di berbagai wilayah di NTT.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun getarannya cukup kuat dirasakan oleh masyarakat setempat. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk rumah warga dan fasilitas umum.
Pemerintah daerah setempat segera melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengevakuasi warga dan memberikan bantuan darurat. Tim SAR dan relawan juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban yang mungkin masih terjebak di reruntuhan bangunan. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi korban dan memastikan keselamatan warga,” ujar Kepala BPBD NTT.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial telah menyiapkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi para korban yang terdampak. Bantuan tersebut meliputi makanan, air bersih, dan perlengkapan medis. Upaya pemulihan dan penanganan pasca-gempa terus dilakukan untuk memastikan kondisi kembali normal secepat mungkin.
















