Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya keras dalam menjalankan tugas-tugas demi kepentingan nasional. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 14 Agustus 2026, dalam sebuah acara resmi yang menyoroti berbagai kebijakan strategis yang telah diambil oleh pemerintah. Presiden menekankan pentingnya kerja sama berbagai lembaga negara untuk memastikan bahwa semua kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pidatonya, Presiden menyebutkan bahwa selama 21 bulan terakhir, pemerintah di bawah kepemimpinannya telah melaksanakan 121 kebijakan transformatif. Kebijakan-kebijakan ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Salah satu target utama yang diusung adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, yang diharapkan dapat dicapai melalui peningkatan investasi yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja.
Presiden juga menyoroti pentingnya investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat. “Investasi harus menciptakan pekerjaan,” tegas Presiden, menekankan bahwa setiap kebijakan investasi harus dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di samping itu, Presiden mengapresiasi peran serta berbagai pihak, termasuk Polri, dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah. Sebagai contoh, Polri telah berkontribusi dalam menyelamatkan 1.300 hektare lahan di Sidrap dengan menggunakan water cannon untuk mengatasi kekeringan. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada di masa depan.




















