Headline.co.id, Korlantas Polri ~ Buleleng – Menjelang Buleleng Festival (Bulefest) 2026 yang akan berlangsung pada 18-23 Agustus, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Salah satu langkah utama adalah pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran selama festival berlangsung.
Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng, bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng, telah merancang rekayasa lalu lintas yang mencakup pengalihan arus kendaraan di beberapa jalur. Kendaraan dari arah selatan atau Denpasar yang menuju wilayah barat akan dialihkan melalui Jalan Mayor Metra, Jalan Gajah Mada, Jalan Dr. Sutomo, hingga Jalan Ahmad Yani. Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, petugas akan memasang rambu-rambu penunjuk jalan di titik-titik strategis. Selain itu, personel Dishub dan Satlantas Polres Buleleng akan ditempatkan di lapangan untuk memastikan pengaturan berjalan efektif. Kendaraan dari arah timur yang menuju selatan juga akan dialihkan melalui Jalan WR Supratman, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Setia Budi, Jalan Gempol, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan Mayor Metra.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rekayasa lalu lintas ini dijadwalkan mulai diterapkan dua hari sebelum Bulefest dimulai dan akan berlangsung selama festival hingga kondisi lalu lintas kembali normal. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan dan memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar selama Bulefest 2026.




















