Headline.co.id ~ Pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya di Seunong, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang terdampak banjir telah mencapai sekitar 18 persen pada bulan pertama pengerjaan. Kementerian Agama mengawal langsung pembangunan madrasah tersebut agar dapat kembali digunakan oleh murid. Saat meninjau lokasi pada Jumat (25/9/2026), Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Arskal Salim GP menyebut MIN 5 Pidie Jaya ditargetkan bisa beroperasi kembali pada awal 2027. Pembangunan dilakukan dengan memprioritaskan pemulihan bangunan dan fasilitas utama madrasah.
Arskal mengatakan pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya menjadi prioritas setelah bangunan madrasah mengalami kerusakan berat akibat banjir hingga hanyut. Menurut dia, tahap awal pembangunan difokuskan pada pemulihan madrasah agar murid dapat kembali belajar di tempat yang aman dan nyaman.
“Kita berharap, insyaallah, dalam tiga bulan ke depan MIN 5 Pidie Jaya sudah bisa beroperasi kembali. Target pertama kita adalah memulihkan kembali madrasah ini seperti kondisi sebelumnya,” ujar Arskal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembangunan MIN 5 Pidie Jaya Capai 18 Persen
Ketua Tim Kerja Sarana dan Prasarana, Syafrizal, menyampaikan progres pembangunan MIN 5 Pidie Jaya telah mencapai sekitar 18 persen. Perkembangan pekerjaan tersebut akan dilaporkan setiap minggu kepada Kasubdit Sarpras.
“Progres pembangunan sendiri sudah mencapai 18 persen dan setiap minggu akan dilaporkan perkembangannya kepada Kasubdit Sarpras,” ujar Syafrizal.
Arskal menjelaskan, pembangunan yang sedang berlangsung mencakup ruang kantor, ruang guru, dan fasilitas pendukung lainnya. Bangunan madrasah dirancang dua lantai dengan konstruksi yang memungkinkan adanya pengembangan pada tahap berikutnya.
“Kalau melihat kondisi lahannya, pondasinya juga cukup kuat. Artinya, ke depan masih memungkinkan untuk dilakukan pengembangan, termasuk penambahan bangunan apabila dibutuhkan,” katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya mengatakan pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya mulai berjalan setelah madrasah tersebut terdampak banjir. Ia berharap pekerjaan dapat selesai sehingga anak-anak bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di madrasah itu pada Januari 2027.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melihat pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya sudah mulai berjalan. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga pada Januari 2027 anak-anak sudah dapat kembali belajar di madrasah ini,” ungkapnya.
Pengembangan Madrasah Dilakukan Bertahap
Selain pemulihan, Kementerian Agama memiliki rencana mengembangkan MIN 5 Pidie Jaya menjadi madrasah unggulan. Arskal mengatakan gagasan tersebut telah dicanangkan Menteri Agama, tetapi pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap setelah kebutuhan dasar madrasah terpenuhi.
“Cita-cita menjadikan MIN 5 Pidie Jaya sebagai madrasah unggulan sudah dicanangkan Menteri Agama. Kita mulai pelan-pelan. Yang paling penting sekarang, madrasah ini terbangun dan dapat kembali digunakan,” tuturnya.
Menurut Arskal, lahan madrasah masih memungkinkan untuk dikembangkan sebagai kawasan pendidikan yang lebih terintegrasi. Pengembangan tersebut dapat mendukung keberadaan jenjang pendidikan lain, mulai dari raudhatul athfal (RA), madrasah ibtidaiyah, hingga madrasah tsanawiyah.
“Tetapi tahap pertama tetap pemulihan. Setelah itu selesai, baru kita pikirkan pengembangannya secara bertahap,” jelas Arskal.
Kementerian Agama juga telah mengusulkan pembangunan sejumlah fasilitas melalui anggaran yang tersedia. Untuk fasilitas lainnya, koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum akan dilakukan agar perencanaan dan pembiayaan tidak tumpang tindih.
“Kita ingin memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. Dukungan sudah diberikan dan kita ingin melihat langkah-langkah nyata di lapangan. Setelah ini tentu akan kita laporkan dan kita kawal tindak lanjutnya,” ujarnya.
Madrasah Diharapkan Kembali Jadi Ruang Belajar Aman
Perwakilan MIN 5 Pidie Jaya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Kementerian Agama terhadap pembangunan kembali madrasah tersebut. Ia berharap proses pembangunan berlangsung lancar sehingga murid dapat kembali belajar di madrasah itu.
“Kami sangat bersyukur karena madrasah yang sebelumnya terdampak banjir kini mulai dibangun kembali. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga anak-anak kami dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman di madrasah tercinta ini,” ujarnya.
Ia juga memohon dukungan agar seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan diberi kesehatan hingga MIN 5 Pidie Jaya kembali dapat digunakan.
“Kami memohon doa agar pembangunan madrasah ini berjalan lancar dan seluruh pihak yang terlibat diberikan kesehatan. Semoga MIN 5 Pidie Jaya segera kembali digunakan dan menjadi tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak kami,” pungkasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya menegaskan, kembalinya madrasah tersebut diharapkan dapat menyediakan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi murid.
“Kami ingin anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman sehingga ke depan tumbuh menjadi generasi terbaik yang memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” katanya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















