Headline.co.id, Probolinggo ~ Pemerintah Kabupaten Probolinggo memulai inisiatif baru dalam meningkatkan minat baca masyarakat melalui Gerakan Literasi Probolinggo. Program ini menargetkan distribusi 10 ribu buku ke berbagai komunitas dan lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Peluncuran gerakan ini dilakukan pada awal Agustus 2026, dengan harapan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Dr. Hadi Santoso, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi di kalangan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki akses yang lebih baik terhadap buku dan bahan bacaan lainnya,” ujar Hadi. Ia menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk mendukung pendidikan formal dan non-formal di daerah tersebut.
Gerakan Literasi Probolinggo akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap pertama melibatkan pengumpulan buku dari berbagai sumber, termasuk sumbangan dari masyarakat dan lembaga swasta. Selanjutnya, buku-buku tersebut akan didistribusikan ke sekolah-sekolah, perpustakaan desa, dan komunitas literasi. Pemerintah daerah juga berencana mengadakan berbagai kegiatan pendukung, seperti lomba membaca dan diskusi buku, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
Selain itu, Hadi menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menyukseskan gerakan ini. “Kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar target 10 ribu buku dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan tingkat literasi di Kabupaten Probolinggo dapat meningkat secara signifikan, sehingga mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik.













