Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa bumi yang terjadi di Mesir. Pernyataan ini disampaikan setelah gempa berkekuatan 5,4 magnitudo mengguncang wilayah tersebut pada Minggu, 2 Agustus 2026. Gempa ini berpusat di Laut Mediterania, sekitar 120 kilometer dari kota Alexandria.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Judha Nugraha, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi di Mesir melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo. “Kami telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan memastikan bahwa tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban atau mengalami kerugian akibat gempa ini,” ujar Judha dalam keterangan resminya.
KBRI Kairo juga telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di Mesir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat. Selain itu, KBRI menyediakan layanan hotline bagi WNI yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut terkait situasi ini. “Kami siap memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan bagi WNI di Mesir,” tambah Judha.
Sebagai langkah antisipasi, Kemlu terus berkomunikasi dengan komunitas WNI di Mesir dan memastikan kesiapan tim tanggap darurat jika diperlukan. Meskipun tidak ada WNI yang terdampak, Kemlu tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan warga negara Indonesia di luar negeri.


















