Headline.co.id, Yogyakarta ~ 3 Agustus 2026 – Guru Besar Bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Suwardi, menegaskan pentingnya peran budaya sebagai benteng sosial dalam menghadapi berbagai tantangan global. Dalam sebuah seminar yang diadakan di kampus UNY, Prof. Suwardi menyampaikan bahwa budaya lokal memiliki kemampuan untuk memperkuat identitas dan solidaritas masyarakat.
Menurut Prof. Suwardi, budaya tidak hanya berfungsi sebagai warisan leluhur, tetapi juga sebagai alat untuk membangun ketahanan sosial. “Budaya adalah benteng yang melindungi kita dari pengaruh negatif globalisasi,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pemahaman dan pelestarian budaya lokal dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah sosial yang semakin kompleks.
Lebih lanjut, Prof. Suwardi menjelaskan bahwa pendidikan budaya harus dimulai sejak dini. Ia mengusulkan agar kurikulum pendidikan di Indonesia lebih menekankan pada pengajaran budaya lokal. “Dengan memahami budaya kita sendiri, generasi muda akan lebih siap menghadapi tantangan global,” tambahnya. Ia juga mengajak para pendidik untuk lebih kreatif dalam mengajarkan budaya agar lebih menarik bagi siswa.
Sebagai langkah konkret, Prof. Suwardi mendorong kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk mengembangkan program-program yang mendukung pelestarian budaya. Ia berharap upaya ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. “Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa budaya kita tetap hidup dan relevan,” pungkasnya.


















