Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Tangerang Selatan – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Personel Pengawalan dan Patroli Jalan Raya (PJR) di Kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini melibatkan Kepala Satuan (Kasat) PJR dari delapan Polda prioritas untuk mengevaluasi operasi lalu lintas sepanjang 2025. Evaluasi tersebut dilakukan sekaligus untuk menyiapkan pelaksanaan operasi lalu lintas pada 2026 hingga 2027, yang akan berlangsung secara berurutan. Penguatan kemampuan personel dilakukan melalui pelatihan, evaluasi, pembinaan, dan penyamaan strategi di lapangan.
Kasubdit Wal Kombes Pol Ruben Verry Takaendengan hadir mewakili Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya. Dalam kegiatan itu, ia menegaskan instruksi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo mengenai pentingnya kehadiran Kepala Induk (Kainduk) PJR di lapangan selama pelaksanaan kegiatan.
Pelibatan delapan Polda prioritas dinilai penting karena jajaran lalu lintas akan menghadapi rangkaian operasi dengan jadwal yang ketat. Operasi tersebut meliputi Operasi Zebra, Operasi Patuh, Operasi Nataru, serta Operasi Ketupat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Setelah rangkaian ulang tahun lalu lintas, ke depannya ada Operasi Zebra dan Operasi Patuh, demikian juga dilanjutkan mendekat adalah Operasi Nataru dan sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Operasi Ketupat,” kata Ruben.
Korlantas Polri Evaluasi Operasi Lalu Lintas
Ruben mengatakan forum analisis dan evaluasi (Anev) menjadi wadah untuk meninjau pelaksanaan tugas yang telah berjalan. Forum tersebut juga digunakan untuk menyiapkan strategi yang dinilai lebih baik dalam menghadapi pelaksanaan operasi lalu lintas berikutnya.
Menurut dia, delapan Polda prioritas, khususnya para Kasat PJR, dilibatkan untuk mengevaluasi operasi lalu lintas sepanjang 2025. Pembahasan juga diarahkan pada hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan operasi pada 2026 dan 2027.
Mewakili Dirgakum Korlantas Polri, Ruben menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi personel di lapangan. Apresiasi itu dikaitkan dengan upaya meningkatkan citra Polri dan Polantas agar semakin baik serta dipercaya masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh peserta atas kinerja dan dedikasi yang telah dilakukan selama ini dalam rangka meningkatkan citra Polri, citra Polantas agar semakin baik dan dipercaya oleh masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama, sebagai institusi yang senantiasa tumbuh dan berkembang, sumber daya manusia merupakan faktor utama yang menentukan terjaganya gerak roda organisasi agar senantiasa on the track untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Ruben saat membacakan amanat tertulis Dirgakkum Korlantas Polri.
Kemampuan Mengemudi Personel PJR Ditingkatkan
Dalam amanat tersebut, Dirgakum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan mengemudi personel dan evaluasi berkala. Langkah itu diperlukan untuk menunjang profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Tugas pengawalan dan PJR menuntut kemampuan pengemudi yang tidak hanya terampil tetapi juga mengedepankan keselamatan, ketepatan, kedisiplinan, kecepatan dalam mengambil keputusan serta penguasaan kendaraan dalam berbagai situasi. Oleh karena itu peningkatan kemampuan pengemudi harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kemampuan tersebut tidak cukup hanya diperoleh melalui pengalaman tetapi perlu diperkuat dengan pelatihan, pembinaan, evaluasi dan pemahaman terhadap teknik mengemudi yang berkeselamatan dan yang profesional,” kata Ruben.
Tugas pengawalan dan PJR, menurut amanat tersebut, menuntut personel memiliki keterampilan mengemudi sekaligus kemampuan mengambil keputusan dengan cepat. Penguasaan kendaraan dalam berbagai situasi juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas di lapangan.
Rapat Anev Diminta Hasilkan Langkah Konkret
Selain Latkatpuan, di lokasi yang sama digelar Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Bidang Wal-PJR Polda Jajaran. Dirgakum Korlantas Polri menekankan agar rapat tersebut tidak berhenti sebagai agenda rutin tahunan.
“Hasil dari rapat Anev ini harus menghasilkan langkah konkret, bukan hanya menjadi catatan evaluasi. Setiap permasalahan yang ditemukan harus memiliki solusi, setiap potensi kerawanan harus memiliki langkah antisipasi, dan setiap personel harus mengetahui tugas serta tanggung jawabnya masing-masing. Mari kita jadikan pengalaman pelaksanaan operasi dan tugas-tugas sebelumnya sebagai bahan pembelajaran untuk memperbaiki kualitas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” demikian amanat Dirgakum yang dibacakan Ruben.
Jajaran juga diminta mengedepankan sinergi untuk mendukung kemajuan organisasi Polri. Forum tersebut diarahkan menjadi ruang untuk berbagi ilmu dan pengalaman, menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi antar-kesatuan kewilayahan.
“Kegiatan ini hendaknya tidak hanya dipandang sebagai agenda rutin biasa, tetapi menjadi momentum untuk berbagi ilmu dan pengalaman, menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi serta membangun sinergi kesatuan kewilayahan,” kata Ruben.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















