Headline.co.id, Palembang ~ Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika dengan memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., sebagai bagian dari program Polri Presisi untuk melindungi masyarakat dan menjaga keamanan di wilayah tersebut. Pemusnahan dilakukan dalam rangkaian Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Halaman Mapolrestabes Palembang pada Selasa (28/7/2026), dan dihadiri oleh Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., serta sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tamu undangan lainnya.
Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 15 laporan polisi dengan total 19 tersangka yang telah diamankan. Barang bukti tersebut meliputi sabu seberat 19.493,44 gram dan 352 butir pil ekstasi, yang telah memenuhi syarat untuk dimusnahkan sesuai ketentuan hukum. Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan memasukkan barang bukti ke dalam drum, dicampur dengan cairan pembersih, dan dihancurkan menggunakan alat pengaduk hingga tidak dapat digunakan lagi. Langkah ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Polri kepada masyarakat dan memastikan barang bukti benar-benar musnah.
Keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 38.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Hal ini juga merupakan upaya untuk menjaga ketahanan sosial, menekan angka kriminalitas terkait narkoba, dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Sumatera Selatan. Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa pemberantasan narkotika adalah prioritas Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah dan melindungi masa depan generasi bangsa.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen tegas dan nyata Polda Sumatera Selatan dalam mengawal kebijakan Bapak Presiden Republik Indonesia dan Kapolri untuk memberantas seluruh jaringan peredaran gelap narkotika tanpa kompromi. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Sumatera Selatan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.
Kapolda menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya diukur dari banyaknya barang bukti yang disita, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat, khususnya generasi muda, yang dapat diselamatkan dari ancaman narkotika. “Kami akan terus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika. Penyelamatan puluhan ribu jiwa generasi muda merupakan prioritas utama demi menjaga masa depan bangsa dan mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, sehat, serta bebas dari narkoba,” ujar Kapolda.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, menyatakan bahwa pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus narkotika. “Kegiatan pemusnahan barang bukti hari ini merupakan bentuk transparansi, akuntabilitas, serta komitmen Polrestabes Palembang bersama aparat penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kota Palembang,” ujar Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkotika akan terus menjadi prioritas Polda Sumsel sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Keamanan masyarakat dan masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Polda Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan narkotika. Melalui langkah preventif, preemtif, dan represif yang berkesinambungan, Polda Sumsel berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari narkoba, menjaga stabilitas keamanan, serta menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat di Bumi Sriwijaya.




















