Headline.co.id, Jakarta ~ Pembangunan jembatan gantung di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, oleh TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah mendapat apresiasi dari Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA. Pada Sabtu (25/7/2026), Safrizal menyatakan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan bentuk kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.
Safrizal, yang juga menjabat sebagai Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam percepatan pemulihan di Aceh, termasuk warga setempat yang turut membantu sejak bencana terjadi. Ia menyebutkan bahwa jembatan perintis Garuda di Linge akan segera selesai dan memulihkan jalur transportasi yang penting bagi warga.
Jembatan ini diharapkan dapat memfasilitasi aktivitas warga dan menyatukan kembali siswa SDN 10 Linge yang saat ini belajar di dua lokasi berbeda. “Mari kita berdoa kepada Allah supaya mempermudah segala urusan. Terima kasih kepada para personel TNI yang sedang bekerja keras mempercepat selesainya jembatan tersebut,” ujar Safrizal.
Pembangunan jembatan gantung ini dilakukan di atas Sungai Jamboaye dengan panjang 110 meter dan lebar 1,2 meter. Proyek ini dimulai pada 6 April 2026 dan telah mencapai 82,54 persen penyelesaian. Jembatan ini dirancang untuk menampung beban maksimal satu ton.
Jembatan Perintis Garuda III menghubungkan Kampung Reje Payung dan Kampung Jamat di Kecamatan Linge. Pembangunan ini melibatkan 3 personel Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka, 1 personel asistensi dari Zeni Kodam Iskandar Muda, dan tiga masyarakat setempat. Pada Sabtu (25/7/2026), pembangunan telah memasuki tahap pemasangan papan lantai dan pengencangan tiang hanger.


















