Headline.co.id, Sumenep ~ Puskesmas Pragaan, Kabupaten Sumenep, memperluas akses pemeriksaan kesehatan melalui inovasi Sempol Sehat pada Senin (14/9/2026). Program tersebut dilakukan dengan mendatangi perkumpulan masyarakat di tingkat desa agar pemeriksaan kesehatan lebih dekat dengan warga. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat deteksi dini, terutama bagi masyarakat yang belum rutin memeriksakan kondisi kesehatannya. Petugas Puskesmas Pragaan menjalankan layanan itu melalui kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan Muslimat NU.
Sempol Sehat merupakan akronim dari Puskesmas Hadir di Kompolan untuk Masyarakat Sehat. Melalui program ini, pemeriksaan tidak hanya berpusat di fasilitas kesehatan, tetapi juga dilaksanakan di tengah kegiatan perkumpulan masyarakat desa.
Sempol Sehat Hadir di Perkumpulan Masyarakat Desa
Kepala Puskesmas Pragaan Baharuddin Muthari mengatakan, petugas kesehatan datang langsung ke lokasi perkumpulan warga untuk melakukan pemeriksaan. Dengan pola tersebut, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus secara khusus mendatangi puskesmas.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ini inovasi Puskesmas Pragaan, Sempol Sehat, pemeriksaan kesehatan. Di desa ada perkumpulan desa, kami datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Baharuddin saat mengenalkan program itu dalam apel pagi gabungan di halaman Kantor Kecamatan Pragaan, Senin (14/9/2026).
Menurut Baharuddin, pendekatan jemput bola dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pemeriksaan. Layanan tersebut juga diarahkan untuk menemukan lebih awal kondisi kesehatan warga yang belum rutin melakukan pemeriksaan.
Dengan memanfaatkan kegiatan masyarakat di desa, pemeriksaan kesehatan ditempatkan sebagai bagian dari aktivitas warga. Puskesmas Pragaan berupaya mendekatkan layanan preventif sehingga masyarakat dapat lebih aktif mengetahui kondisi kesehatannya.
Pemeriksaan Berkala Juga Menyasar ASN
Selain masyarakat umum, Puskesmas Pragaan melakukan pemeriksaan dan skrining kesehatan secara berkala bagi aparatur sipil negara atau ASN. Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal sehingga faktor risiko dapat segera ditindaklanjuti.
Baharuddin mengatakan pemeriksaan berkala ditujukan bagi masyarakat dan ASN yang memiliki masalah kesehatan. Pemantauan khusus juga dilakukan agar kondisi kesehatan ASN tetap terpantau.
“Bagi masyarakat dan ASN yang bermasalah kesehatan, dilaksanakan secara berkala untuk deteksi dini, terutama untuk bapak ibu ASN agar selalu terpantau kesehatannya,” ungkap Baharuddin.
Pemeriksaan dan skrining tersebut menjadi bagian dari upaya Puskesmas Pragaan untuk menguatkan pencegahan dan pengendalian penyakit. Layanan kesehatan tidak hanya diberikan ketika warga sudah mengalami keluhan, tetapi juga diarahkan untuk mengenali risiko lebih awal.
Warga dengan Hipertensi Diingatkan Mengikuti Prolanis
Dalam pelaksanaan layanan tersebut, Baharuddin mengingatkan masyarakat dan ASN yang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi agar mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis.
Prolanis merupakan program layanan terintegrasi BPJS Kesehatan bagi peserta dengan penyakit kronis tertentu, terutama diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi. Program ini mencakup pemantauan serta pengelolaan kesehatan secara berkala untuk membantu peserta mengendalikan penyakit dan menekan risiko komplikasi.
Di Pragaan, Prolanis dilaksanakan di setiap desa dengan dukungan pembiayaan dari BPJS Kesehatan. Melalui mekanisme tersebut, penderita hipertensi dan diabetes dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara lebih rutin dan berkelanjutan.
Perkuat Layanan Pencegahan di Kabupaten Sumenep
Sempol Sehat dan Prolanis memiliki peran yang berbeda dalam layanan kesehatan Puskesmas Pragaan. Sempol Sehat mendekatkan pemeriksaan kepada masyarakat melalui kegiatan desa, sedangkan Prolanis memberikan pemantauan berkelanjutan bagi warga yang telah memiliki penyakit kronis.
Penguatan kedua layanan tersebut menunjukkan upaya Puskesmas Pragaan membangun layanan kesehatan yang menitikberatkan pada pencegahan dan pengendalian penyakit. Deteksi lebih awal terhadap hipertensi dan diabetes diharapkan membantu warga memperoleh penanganan sebelum kondisi berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius.
Melalui layanan yang hadir hingga komunitas desa, Puskesmas Pragaan mendorong pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan memperluas jangkauan layanan kesehatan preventif sekaligus memperkuat budaya pemeriksaan rutin di Kabupaten Sumenep.

















