Headline.co.id, Bandung ~ Ali Tanamal kembali ke Persib Bandung dengan bekal 13 penampilan bersama Persis Solo dan kontrak yang berlaku hingga 2028. Winger asal Tulehu, Maluku Tengah, itu sebelumnya direkrut dari Persita Tangerang, lalu menjalani masa peminjaman pada musim 2025/2026 untuk menambah pengalaman pertandingan. Persib kini memasukkannya ke dalam skuad musim baru dan langsung memberinya kesempatan tampil sejak awal melawan Arema FC pada Piala Presiden 2026. Rangkaian tersebut memperlihatkan jalur pengembangan pemain yang bergerak dari perekrutan, peminjaman, hingga persaingan nyata di tim utama.
Perjalanan Ali Tanamal penting dilihat sebagai proses, bukan hanya pengumuman kontrak. Ketika direkrut pada musim sebelumnya, ia belum langsung menjadi bagian utama di lapangan karena Persib memilih meminjamkannya ke Persis Solo. Setelah masa peminjaman selesai, pengalaman 13 pertandingan menjadi modal yang dapat dinilai kembali oleh tim pelatih dalam persiapan kompetisi 2026/2027.
Kontrak hingga 2028 memberi Ali Tanamal waktu untuk berkembang, tetapi durasi kerja sama tidak sama dengan jaminan bermain. Ia tetap harus bersaing dengan pemain lain, memahami kebutuhan taktik, dan menunjukkan konsistensi. Kesempatan menjadi starter pada laga Persib melawan Arema pada Sabtu, 25 Juli 2026, menjadi indikator awal bahwa proses evaluasi tersebut sudah berlangsung dalam pertandingan.
Dari Persita Tangerang Menuju Persib
Tanamal berasal dari Tulehu dan berposisi sebagai winger. Sebelum terkait dengan Persib, ia bermain untuk Persita Tangerang. Persib kemudian merekrutnya pada musim sebelumnya, namun tidak langsung menempatkannya sebagai pilihan tetap dalam skuad pertandingan karena jalur peminjaman dipilih untuk memberi ruang bermain yang lebih terbuka.
Perekrutan pemain muda kerap menimbulkan pertanyaan mengenai kapan ia akan memperoleh kesempatan. Dalam kasus Tanamal, jawabannya tidak datang pada satu tahap. Persib lebih dahulu memiliki hak atas pemain, Persis menyediakan lingkungan pertandingan selama masa peminjaman, kemudian Persib mengevaluasi kembali setelah ia menyelesaikan musim 2025/2026. Fakta-fakta itu menunjukkan bahwa kepindahannya bukan proses satu hari, melainkan rangkaian keputusan yang saling berhubungan.
Masa Peminjaman Menghasilkan 13 Penampilan
Catatan 13 penampilan bersama Persis Solo menjadi data utama untuk membaca perkembangan Tanamal selama dipinjamkan. Angka tersebut tidak serta-merta menggambarkan seluruh kualitas permainannya, karena bahan yang tersedia tidak memuat rincian menit, gol, assist, atau statistik teknis lain. Namun, jumlah penampilan memastikan bahwa ia memperoleh pengalaman langsung di Super League 2025/2026.
Pengalaman kompetitif memiliki nilai berbeda dari latihan. Pemain menghadapi tekanan hasil, perubahan situasi pertandingan, keputusan cepat, dan tuntutan beradaptasi dengan rekan setim. Bagi Tanamal, periode bersama Persis memberi konteks ketika ia kembali ke Bandung: ia datang bukan hanya sebagai pemain yang pernah direkrut, tetapi sebagai winger yang telah menjalani satu musim dengan kesempatan tampil di kasta tertinggi.
Kontrak Hingga 2028 dan Tantangan Persaingan
Persib mengikat Tanamal hingga 2028. Durasi tersebut memberikan ruang bagi klub dan pemain untuk membangun perkembangan dalam jangka lebih dari satu musim. Meski demikian, penilaian terhadap peran Tanamal tetap harus didasarkan pada kesempatan aktual, performa latihan, dan keputusan pelatih, bukan semata-mata pada panjang kontrak.
Tanamal memahami bahwa menit bermain harus diperjuangkan. Ia menyatakan, “Semoga saya bisa mendapatkan menit bermain, memberikan kontribusi terbaik, dan membantu PERSIB meraih hasil yang lebih baik lagi musim ini.” Pernyataan itu menempatkan target pribadinya dalam kerangka kepentingan tim: memperoleh kesempatan, memberi kontribusi, dan membantu pencapaian Persib.
Starter Piala Presiden Menjadi Ujian Awal
Kesempatan tampil sejak awal melawan Arema FC datang tidak lama setelah Persib memperkenalkannya kembali sebagai bagian skuad. Pada laga pembuka Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Tanamal berada dalam susunan awal bersama pemain-pemain yang dipilih Igor Tolic. Keputusan tersebut memberi ruang bagi tim pelatih untuk menguji kesiapan fisik, pemahaman peran, dan kerja sama dalam situasi pertandingan.
Turnamen pramusim tidak dapat disamakan sepenuhnya dengan kompetisi liga, tetapi tetap menyediakan pertandingan yang memiliki lawan, tekanan, dan target tim. Karena itu, status starter Tanamal menjadi data awal yang lebih konkret dibanding sekadar pernyataan kesiapan. Ia telah memperoleh kesempatan yang sebelumnya menjadi salah satu target utamanya setelah kembali dari masa peminjaman.
Implikasi bagi Kedalaman Skuad Persib
Kehadiran Tanamal menambah pilihan Persib di area sayap. Kesimpulan itu didasarkan pada posisi resminya sebagai winger dan keterlibatannya dalam susunan awal, bukan pada prediksi bahwa ia akan menjadi pemain utama sepanjang musim. Banyaknya pilihan dapat membantu tim pelatih menyesuaikan susunan pemain, tetapi juga membuat persaingan internal berlangsung ketat.
Bagi Tanamal, kontrak panjang dan pengalaman di Persis menyediakan fondasi, sementara perannya di Persib akan ditentukan dari pertandingan ke pertandingan. Tidak ada dasar dalam bahan untuk memastikan jumlah penampilan, gol, atau statusnya pada akhir musim. Perkembangan yang dapat dicatat saat ini adalah ia telah melewati tahap peminjaman, kembali dengan 13 penampilan, dan menerima kepercayaan awal di Piala Presiden.
Langkah berikutnya bergantung pada konsistensi Tanamal memanfaatkan kesempatan. Persib telah memberikan ruang pertama melalui laga melawan Arema, sedangkan sang pemain telah menyatakan komitmen untuk belajar dan bekerja keras. Hubungan antara kontrak hingga 2028 dan menit bermain akan terlihat melalui keputusan tim pelatih pada pertandingan-pertandingan berikutnya, bukan melalui asumsi sebelum kompetisi berjalan.


















