Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia berhasil meraih dua sertifikasi internasional bergengsi dari World Broadband Association (WBBA), yaitu AI-Net Certification dan WBBA Gigacity Certification. Pengumuman ini disampaikan dalam acara Broadband Development Summit (BDS) APAC 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 14 Juli 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi RI) bersama operator telekomunikasi Indonesia sebagai pengakuan atas kemajuan ekosistem broadband nasional.
Kemkomdigi RI menerima AI Net Country 2026 Award karena berhasil menunjukkan kesiapan infrastruktur digital nasional dalam mendukung pengembangan jaringan internet berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), IPv6, dan teknologi Net5.5G. Sementara itu, Gigabit City Award diraih berkat keberhasilan dalam meningkatkan penetrasi Internet Protocol Version 6 (IPv6) dari 25 persen menjadi 35 persen, serta kebijakan progresif dalam transformasi ekonomi digital nasional dan di kawasan ASEAN.
“Standar sertifikasi global terpadu ini memvalidasi strategi transformasi digital jangka panjang Indonesia dan akan lebih mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan berkualitas tinggi yang cerdas di seluruh pelosok negeri,” ujar Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, yang menerima penghargaan tersebut mewakili Indonesia pada Jumat (24/7/2026). Menurut Denny, pencapaian ini menjadi modal penting bagi Indonesia dalam transformasi digital sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Cerdas 2030.
Selain dua sertifikasi tersebut, Indonesia juga mendominasi ajang Broadband Development Summit APAC 2026 dengan meraih total lima penghargaan dan sertifikasi pada kategori negara maupun operator telekomunikasi. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatat sejarah sebagai operator pertama di dunia yang meraih AI-Net Champion melalui implementasi peta jalan Net5.5G. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) juga meraih WBBA Gigacity Champion Award atas inovasi layanan Fixed Broadband (FBB) Starlite SUPER dan Broadband Wireless Access (BWA) 1.4 GHz, sedangkan Telkomsel memperoleh pengakuan atas pengembangan layanan Fixed Wireless Access (FWA) berbasis teknologi 5G.
Keberhasilan ini mencerminkan sinergi pemerintah dan industri telekomunikasi dalam mempercepat transformasi digital nasional.

















