Headline.co.id, Sekayu ~ Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop) tengah mematangkan persiapan untuk Peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera dan Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Agustus 2026 dan diharapkan dapat memperkuat hilirisasi industri sawit serta meningkatkan nilai tambah bagi koperasi dan petani.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi virtual yang dipimpin oleh Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop, Panel Barus, pada Kamis (23/7/2026). Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Syafaruddin, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatra Selatan, Ambar Sehatiningsih, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rapat tersebut, panitia memfinalisasi berbagai aspek pelaksanaan peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera yang berlokasi di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 dengan target kehadiran sekitar 2.500 peserta. Sementara itu, Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi akan diadakan sehari sebelumnya, pada 11 Agustus 2026, dengan melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan.
Pembahasan dalam rapat mencakup penyusunan susunan acara, kebutuhan logistik, pembagian tugas antarinstansi, serta dukungan teknis dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Selain itu, skenario pengamanan dan pelayanan bagi tamu kehormatan juga dibahas. Salah satu isu strategis yang dibahas adalah skenario kehadiran Presiden Republik Indonesia. Panitia menyiapkan dua alternatif, yakni apabila Presiden hadir sehingga kapasitas peserta mencapai 2.500 orang, atau jika Presiden berhalangan hadir dengan penyesuaian jumlah peserta menjadi sekitar 1.500 orang.
Meski demikian, seluruh persiapan dilakukan dengan asumsi bahwa Presiden akan hadir agar seluruh aspek teknis, keamanan, dan pelayanan dapat dipersiapkan secara maksimal sejak awal. Selain itu, panitia juga akan mengundang Dinas Koperasi dari 13 provinsi, koperasi sawit, perusahaan perkebunan kelapa sawit, kementerian dan lembaga terkait, asosiasi industri, hingga perwakilan negara sahabat sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama pengembangan hilirisasi sawit nasional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Syafaruddin, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan sukses. Menurutnya, koordinasi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat melalui rapat lanjutan dan pengecekan lapangan guna memastikan setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawabnya. “Kami akan memastikan semua pihak bekerja secara terpadu agar agenda nasional ini dapat terselenggara secara optimal,” ujar Syafaruddin.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop, Panel Barus, menyatakan bahwa kementeriannya akan terus mengawal seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, finalisasi susunan acara, daftar undangan, pembagian kewenangan, penyusunan anggaran, hingga koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga menjadi faktor penting untuk memastikan agenda nasional tersebut berjalan sesuai rencana.
Peresmian Pabrik Kelapa Sawit KUD Sejahtera dan Seminar Nasional Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi sebagai pelaku utama hilirisasi sawit, meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.



















