Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Pakar UGM Soroti Masalah Pembayaran Gaji PPPK oleh Pemda

masfajar by masfajar
2 hours ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
Pakar UGM Soroti Masalah Pembayaran Gaji PPPK oleh Pemda
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Beberapa pemerintah daerah (pemda) akhir-akhir ini mengalami kesulitan dalam membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini menunjukkan adanya masalah dalam tata kelola fiskal yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan mendorong daerah untuk mencari sumber pendapatan baru. Meskipun pemerintah pusat mendorong pemda untuk lebih kreatif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sejumlah akademisi menilai bahwa penyelesaian masalah ini memerlukan pembenahan menyeluruh terhadap hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah, termasuk evaluasi kebijakan efisiensi anggaran serta penataan ulang prioritas belanja negara.

Prof. Dr. Agus Pramusinto, Guru Besar Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada, menilai bahwa kesulitan pembayaran gaji PPPK mencerminkan lemahnya sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan kemampuan fiskal pemerintah daerah. Menurutnya, ketika pemda tidak mampu memenuhi kewajiban tersebut, tanggung jawab penyelesaiannya berada pada pemerintah pusat sebagai pembuat kebijakan nasional. “Ketika pemerintah daerah tidak mampu, maka tanggung jawab berada di pemerintah atasnya. Untuk itu, pemerintah pusat bertanggung jawab mengatasinya,” ujarnya, Jumat (17/7).

You might also like

Alifia Raih Beasiswa Paragon untuk Kuliah Gratis di UGM

Alifia Raih Beasiswa Paragon untuk Kuliah Gratis di UGM

17 July 2026
Anak Pedagang Ikan Keliling Raih Impian Kuliah di UGM Berkat Prestasi

Anak Pedagang Ikan Keliling Raih Impian Kuliah di UGM Berkat Prestasi

17 July 2026

Agus menyatakan bahwa kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang tidak dirancang secara komprehensif. Ia menilai bahwa pemerintah seharusnya lebih dahulu mendiskusikan secara terbuka prioritas belanja di setiap kementerian maupun pemerintah daerah sebelum melakukan penghematan anggaran. Ia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap anggaran sangat besar, tetapi dinilai belum dirancang secara matang dalam menentukan kelompok sasaran penerima manfaat. Akibatnya, masih terdapat masyarakat yang sebenarnya mampu tetapi tetap menerima program tersebut sehingga sebagian bantuan akhirnya terbuang.

ADVERTISEMENT

Selain persoalan efisiensi, Agus juga menilai bahwa pola penyusunan kebijakan pemerintah selama ini cenderung bersifat reaktif dan belum menyelesaikan akar persoalan. Ia mencontohkan pembentukan Sekolah Rakyat ketika terdapat anak yang tidak bersekolah, padahal sekolah yang sudah ada masih dapat diperbaiki tata kelolanya. Hal serupa juga terlihat pada pembentukan Koperasi Desa Merah Putih meskipun pemerintah sebenarnya telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dapat diperkuat.

Agus menekankan bahwa peningkatan penerimaan daerah seharusnya tidak dilakukan melalui penambahan beban pajak kepada masyarakat. “Untuk mencari pendapatan baru dari pajak, kasihan rakyat yang bebannya sudah berat. PHK terjadi di mana-mana, mencari pekerjaan semakin sulit, harga barang semakin mahal. Jangan kemudian masyarakat kembali ditekan dengan pajak,” katanya.

Ia juga menilai bahwa ketentuan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD perlu dikaji kembali. Menurutnya, aturan tersebut menjadi kurang relevan setelah berbagai kebijakan efisiensi menyebabkan kapasitas anggaran pemerintah daerah ikut menurun. Ia menjelaskan, apabila anggaran semula sebesar 100 kemudian dipangkas menjadi 70, maka batas belanja pegawai sebesar 30 persen otomatis turun dari 30 menjadi 21. Sementara itu, kebutuhan pembayaran gaji pegawai tidak dapat ikut dikurangi dengan persentase yang sama sehingga daerah semakin sulit memenuhi kewajibannya.

Dalam jangka panjang, Agus menilai bahwa pemerintah perlu mengevaluasi kembali kebutuhan riil aparatur sipil negara sebelum membuka rekrutmen PPPK baru. Rekrutmen tetap harus dilakukan apabila pelayanan publik memang membutuhkan tambahan tenaga, terutama guru dan tenaga kesehatan. Namun, menurutnya, pemerintah terlebih dahulu perlu melakukan restrukturisasi organisasi dengan menghapus pekerjaan yang sudah tidak lagi relevan dan mengalihkan pegawai ke bidang yang lebih dibutuhkan masyarakat. “Kalau sekolah memang masih membutuhkan guru, tentu harus ditambah. Kalau pelayanan kesehatan masih membutuhkan tenaga kesehatan, ya harus direkrut. Tetapi kita juga harus merestrukturisasi pekerjaan yang sudah tidak relevan agar sumber daya manusia dapat dimanfaatkan secara lebih efektif,” jelasnya.

Agus mengingatkan bahwa jika persoalan fiskal daerah tidak segera diselesaikan, kualitas pelayanan publik berpotensi menurun karena pemerintah daerah akan semakin kesulitan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan. Oleh karena itu, penyelesaian persoalan tidak cukup dilakukan dengan menghentikan rekrutmen PPPK, melainkan melalui pembenahan skema pembiayaan dan penataan ulang belanja negara.

Ia juga mengusulkan restrukturisasi tunjangan pejabat sebagai salah satu alternatif pembiayaan PPPK. Salah satunya melalui pengurangan tunjangan kinerja pejabat eselon I dan II sebesar 20 persen. Selain itu, pejabat yang merangkap jabatan sebagai komisaris perusahaan negara sebaiknya tidak lagi menerima honor tambahan sebagaimana praktik di berbagai negara. Menurutnya, besarnya honor komisaris dan tantiem yang selama ini diterima sebagian pejabat dapat dialihkan untuk membiayai kebutuhan PPPK. “Bayangkan, ada komisaris yang menerima Rp200 juta hingga Rp300 juta per bulan, bahkan memperoleh tantiem puluhan miliar rupiah. Kalau anggaran itu dialihkan untuk membayar PPPK, berapa banyak tenaga yang bisa diangkat. Bahkan tunjangan anggota DPR juga bisa dipotong untuk membiayai PPPK,” ujarnya.

Agus menegaskan bahwa penyelesaian persoalan pembayaran gaji PPPK membutuhkan keberanian pemerintah untuk mengevaluasi prioritas belanja negara secara menyeluruh. Menurutnya, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, restrukturisasi organisasi pemerintahan, serta penataan kembali belanja aparatur merupakan langkah yang lebih mendasar dibanding sekadar mendorong pemerintah daerah mencari sumber pendapatan baru. Maka, keberlanjutan pelayanan publik dapat tetap terjaga tanpa semakin membebani kondisi fiskal daerah maupun masyarakat.

Tags: BeberapaBerita JogjaHeadlineJogjaPegawai
ADVERTISEMENT
masfajar

masfajar

Related Stories

Alifia Raih Beasiswa Paragon untuk Kuliah Gratis di UGM

Alifia Raih Beasiswa Paragon untuk Kuliah Gratis di UGM

by masfajar
17 July 2026
0

Headline.co.id, Alifia Citra Ayuningtyas ~ seorang anak sulung yang tumbuh dengan semangat dan harapan, berhasil diterima sebagai mahasiswa baru di...

Anak Pedagang Ikan Keliling Raih Impian Kuliah di UGM Berkat Prestasi

Anak Pedagang Ikan Keliling Raih Impian Kuliah di UGM Berkat Prestasi

by Ari Wibowo muhammad
17 July 2026
0

Headline.co.id, Rofi Arif Robbani ~ seorang siswa dari SMA Negeri 1 Maos, Cilacap, Jawa Tengah, berhasil mewujudkan impiannya untuk kuliah...

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Dampaknya

by Dwina
16 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Indonesia mulai menerapkan kebijakan pembatasan akses internet bagi anak di bawah usia 16 tahun, mengikuti jejak negara-negara...

Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

Olahraga Rutin Dapat Menjaga Fungsi Otak di Tengah Kebiasaan Scrolling

by Fajar
16 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Tren olahraga di kalangan anak muda dinilai mampu menyeimbangkan gaya hidup yang minim gerak akibat kebiasaan scrolling...

Revisi UU Perlindungan Petani Fokus pada Regenerasi dan Kesejahteraan

Revisi UU Perlindungan Petani Fokus pada Regenerasi dan Kesejahteraan

by Fajar
16 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Proses revisi Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani memasuki tahap penting dengan diadakannya Harmonisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan...

Anak Petani dari Pandowoharjo Raih Beasiswa Penuh di Teknik Kimia UGM

Anak Petani dari Pandowoharjo Raih Beasiswa Penuh di Teknik Kimia UGM

by Lia
15 July 2026
0

Headline.co.id, Prananingrum Hanondaru Wigaringtyas ~ seorang remaja berusia 18 tahun dari Dusun Toino, Pandowoharjo, Sleman, berhasil diterima di Program Studi...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

8 March 2026

Dialog Lintas Agama di Manado dihadiri 4 Perwakilan Negara Sahabat

21 November 2021
Sajian Menggoda: Cara Kreatif Tingkatkan Konsumsi Sayuran pada Si Kecil

Sajian Menggoda: Cara Kreatif Tingkatkan Konsumsi Sayuran pada Anak

11 August 2024
Polisi Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Orang Ditangkap

Polisi Ungkap Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang, Lima Orang Ditangkap

14 April 2026
Pertempuran Ukraina Memanas: Putin Lawan Barat, NATO Terancam

Perang Ukraina Memanas: Putin Tumbangkan Benteng Barat, NATO Membara

10 September 2024
Kerja Sama UMUKA dan Polda Jateng Bentuk Pusat Studi Kepolisian

Kerja Sama UMUKA dan Polda Jateng Bentuk Pusat Studi Kepolisian

4 March 2026
Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama Idul Adha 2026, Berikut Jadwal Libur Lengkapnya

Jadwal Libur Panjang Idul Adha 2026 Jadi 6 Hari, Cek Jadwal Cuti Bersama dan Tanggal Merahnya

18 May 2026

Artikel Terbaru

Gempa Magnitudo 3.8 Mengguncang Toli-toli, Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 3.8 Mengguncang Toli-toli, Sulawesi Tengah

17 July 2026
Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara

17 July 2026
Gempa Magnitudo 3.7 Mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara

Gempa Magnitudo 3.7 Mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara

17 July 2026
Gempa Magnitudo 3.5 Guncang Wilayah Memberamo Raya, Papua

Gempa Magnitudo 3.5 Guncang Wilayah Memberamo Raya, Papua

17 July 2026
Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

17 July 2026
Cuaca Besok Hujan atau Panas di Jawa Cek Prakiraan Sabtu 18 Juli 2026

Prediksi Cuaca Besok Jawa Sabtu 18 Juli 2026: Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta hingga Surabaya

17 July 2026
Mitsubishi Xforce Hybrid vs Honda HR-V HEV, Mana yang Lebih Menarik

Mitsubishi Xforce Hybrid Bisa Tempuh Jakarta-Bali Sekali Isi Tangki, Begini Cara Kerjanya

17 July 2026

Popular Story

Mendikdasmen Pastikan Pencegahan Perundungan Anak Terduga Peneror Bom di SDN
Nasional

Mendikdasmen Pastikan Pencegahan Perundungan Anak Terduga Peneror Bom di SDN

by Ari Wibowo muhammad
14 July 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ 14 Juli 2026 - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,...

Read moreDetails

Live dan Jadwal Moto3 Hari Ini: Veda Ega Start P13 di GP Jerman 2026

Rentetan Gempa Bumi di Indonesia, Apa Maknanya dan Apakah Saling Berkaitan?

Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon 2026 Usai Kalahkan Zverev

Prancis dan Inggris Bertemu di Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026

BPMA dan Polda Aceh Tingkatkan Keamanan Obvitnas Migas di Aceh Utara

Program MBG Libatkan 148 Ribu Pemasok Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan

DLHK Pekanbaru Intensifkan Pengawasan Pembuangan Sampah Sembarangan

Gerakan Katingan BERIMAN Tingkatkan Kebersihan dan Pelayanan Publik

Kapolda Sumsel Buka Kejuaraan Menembak, Tekankan Pentingnya Soliditas

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.