Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia kini menempati posisi 10 besar dunia dalam tren kecerdasan buatan (AI), dengan fokus utama pada generasi muda untuk memimpin ekosistem digital global. Hal ini disampaikan dalam World Summit on the Information Society (WSIS) Forum 2026 di Jenewa, Swiss, pada Kamis (9/7/2026). Pemerintah Indonesia menargetkan generasi Z sebagai pencipta dan inovator di bidang AI, memanfaatkan momentum bonus demografi yang sedang berlangsung.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pentingnya fondasi kebijakan yang kuat dan etis untuk mendukung minat tinggi anak muda terhadap teknologi. “Tingginya minat anak muda terhadap teknologi harus diimbangi dengan fondasi kebijakan yang kuat dan etis,” ujar Meutya Hafid dalam sesi Leaders TalkX 9 bertema Cyber Confidence: Enhancing Security in the Digital Age.
Untuk mendukung visi ini, pemerintah sedang menyelesaikan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola AI. Regulasi ini bertujuan untuk memastikan inovasi digital dari talenta muda lokal berjalan secara etis dan tepercaya, serta memberikan kepastian bagi investasi global. Lebih dari 70 persen organisasi dan korporasi lokal di Indonesia telah mengadopsi teknologi AI generatif dalam operasional harian mereka.
Regulasi Ketat untuk Perlindungan Anak
Pemerintah juga menekankan pentingnya keselamatan dalam lompatan teknologi ini. Aturan ketat diterapkan terkait batasan usia di ruang siber, di mana platform digital diwajibkan membatasi anak di bawah usia 16 tahun untuk membuka akun mandiri tanpa pengawasan. Lebih dari 5 juta akun anak-anak telah dinonaktifkan pada tahap awal implementasi ini.
Tiga Pilar Transformasi Digital
Langkah strategis ini merupakan bagian dari tiga pilar transformasi digital yang diusung Indonesia, yaitu konektivitas, pertumbuhan, dan perlindungan. Diskusi global mengenai masa depan dunia digital ini juga dihadiri oleh para pakar dan perwakilan kebijakan siber dunia, termasuk Timea Suto dari International Chamber of Commerce dan Liisa Pakosta, Menteri Kehakiman dan Urusan Digital Estonia.
Dengan langkah-langkah ini, Indonesia berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam ekosistem digital global, memanfaatkan potensi generasi muda dan teknologi AI untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi yang berkelanjutan.


















