Headline.co.id, Banda Aceh ~ Dalam era digital yang semakin berkembang, peran humas di Kementerian Agama Provinsi Aceh mengalami transformasi signifikan untuk membangun kepercayaan publik. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, menegaskan pentingnya transformasi ini saat membuka Pembinaan Kehumasan di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh pada Rabu (1/7/2026). Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Aceh, serta Pranata Humas dan Pelaksana Humas dari seluruh kabupaten/kota.
Azhari menyatakan bahwa penguatan kapasitas kehumasan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat citra Kementerian Agama di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. “Transformasi digital menjadi arah utama pengembangan kehumasan di lingkungan Kementerian Agama Aceh,” ujarnya.
Pembinaan kehumasan telah dilakukan secara bertahap terhadap 72 Pranata Humas dan Pelaksana Humas di seluruh Aceh. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kualitas publikasi, serta mewujudkan tata kelola informasi publik yang profesional, adaptif, dan akuntabel.
Optimalisasi Media Digital
Sebagai bagian dari upaya transformasi, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh mengoptimalkan penyebaran informasi resmi melalui portal aceh.kemenag.go.id dan ppidaceh.kemenag.go.id. Selain itu, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp juga diperkuat untuk komunikasi yang lebih cepat dan efektif.
Transformasi ini telah membuahkan hasil dengan berbagai capaian di bidang kehumasan. Pada 2023, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh meraih Terbaik III Pengelolaan Media Sosial Nasional, dan setahun kemudian menjadi Pengelola Media Sosial Terbaik Nasional. Pada 2025, mereka memperoleh predikat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kualifikasi Informatif serta PPID Unit Kanwil Berkinerja Terbaik.
Penghargaan dan Apresiasi
Untuk terus memotivasi insan humas, Kementerian Agama Provinsi Aceh meluncurkan Award Karya Humas Aceh (KHA) pada 2026. Program ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, dan dedikasi insan humas di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Azhari berharap seluruh Pranata Humas dan Pelaksana Humas terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. “Kami berharap mereka mampu menghasilkan konten yang berkualitas, kompetitif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pembinaan Kehumasan ini juga menghadirkan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Hubungan Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ismail Cawidu, sebagai narasumber utama.





















