Ilmuwan di Arizona State University Sebut Mutasi Baru Virus Corona Semakin Melemah

  • Whatsapp
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Getty Images)
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Getty Images)

HeadLine.co.id (Jakarta) – Para ilmuwan di Arizona State University menemukan mutasi baru virus Corona semakin melemah. Hal ini dianggap menjadi salah satu harapan supaya wabah ini segera berlalu.

Baca juga: Berjalan Dua Pekan, Kemenhub Klaim Implementasi Permenhub 25/2020 Berjalan Baik

Read More

Mutasi itu disebut hampir sama seperti yang ditemukan pada virus SARS 2003, yang kemungkinan sangat kecil untuk melewati sistem kekebalan tubuh manusia. Karol Sikora, Former Director of the World Health Organization (WHO) Cancer Programme, menjelaskan bahwa mutasi virus itu sudah kehilangan sebagian potensinya.

Baca juga: Update Corona di Indonesia Sabtu 09 Mei 2020: Pasien Sembuh Menjadi 2.607 Orang

“Para ilmuwan di Arizona telah mendeteksi mutasi dalam sampel virus Corona baru. Jangan khawatir, virus itu telah kehilangan sebagian potensinya,” tulisnya dalam akun Twitter pribadinya.

Dikutip dari Express, para peneliti mengambil 382 sampel dari pasien corona di negara bagiannya. Mereka menemukan adanya satu sampel yang sudah kehilangan sebagian besar materi genetik virusnya.

Baca juga: Ilmuwan Italia Mengaku Temukan Vaksin Corona

Mereka menyebut hal itu membuat virus menjadi lebih lemah dan menjadi sinyal harapan wabah ini akan segera berakhir. Para peneliti memperkirakan kasus seperti ini akan muncul lebih banyak nantinya. Selain itu, mereka juga melaporkan dari 30.000 huruf asam ribonukleat (RNA) yang ada dalam virus ini, 81 huruf di antaranya telah menghilang. Hal itu dikatakan oleh Efrem Lim selaku kepala penelitian tersebut.

Baca juga: Nekat Mudik? Awas Denda dan Pidana 1 Tahun Menanti

“Protein-protein ini terkandung di sana tidak hanya untuk ditiru, tapi itu bisa membantu meningkatkan virulensi dan menekan sistem kekebalan tubuh. Dan itu akan berkembang dengan bentuk virus yang lebih lemah pada fase di akhir pandemi,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *