Terkait 3 Penumpang KRL Positif Covid-19, Kemenkes: Masalahnya Bukan KRL Tapi Orangnya  

  • Whatsapp
Achmad Yurianto selaku Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19
Achmad Yurianto selaku Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19. (HUMAS BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

Headline.co.id (Jakarta) ~ Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyampaikan 3 orang penumpang KRL positif virus Corona setelah tes swab dan bisa menggagalkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sementara Kementerian kesehatan (Kemenkes) melalui Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyampaikan bahwa ketertiban masyarakat dalam mencegah Covid-19 bukan hanya di KRL.

baca juga: Berikut Tips Mengamankan Akun Tokopedia Oleh Ahli Keamanan Siber Alfons Tanujaya, Cek Disini Selengkapnya

Read More

“Satu hal yang harus dipahami. Penyebar virus adalah manusia bukan KRL. Terserah manusianya bukan salah KRL-nya. Semua sudah diatur, aturan ada. Tinggal patuh atau tidak,” ungkap Achmad Yurianto dilansir dari Detik pada Senin (4/5).

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes tersebut menjelaskan bahwa lokasi penularan virus corona itu bukan hanya ada di KRL, namun juga terdapat di beberapa lokasi yang berpotensi penularan.

Coba lihat pasar, lanjut Achmad Yurianto, kehidupan di gang gang perumahan, dll. Sore hari saat ngabuburit di jalanan di penjual makanan dan lain-lain.

baca juga: Ratusan Penumpang dari Bali Padati Pelabuhan ASDP Ketapang

Yurianto mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pengguna KRL maupun transportasi lain. Sehingga mereka bisa terhindar dari penyebaran virus corona.

Ia menjelaskan bahwa pembatasan jumlah penumpang, gunakan masker, jaga jarak sangat perlu dilakukan. Bahkan ia melanjutkan bahwa penularan tidak hanya di dalam KRL, namun bisa dimana saja seperti halnya di pabrik, di kantor, di pasar, di jalanan, dan lain-lain. Bukan kereta yang membawa virus, tapi orangnya.

Yurianto menyarankan agar sebaiknya masyarakat tidak berpergian keluar rumah. Karena semua rawan tertular, sebab itu tetap di rumah, jika terpaksa keluar pakai masker, cuci tangan, jaga jarak fisik .

baca juga: Pasien Positif Corona Di Sumatera Selatan Semakin Bertambah, Ini Dia Alasannya

Menurut Yuri bahwa, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator KRL sudah membuat prosedur kesehatan yang benar untuk mencegah penyebaran virus corona, hanya saja diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk menaati aturan tersebut.

“(Sudah) tepat. Jika penumpang patuh jaga jarak dan pakai masker yang bener (akan terhindar dari penularna),” tuturnya.

baca juga: Wanita Positif Corona Kabur dari RSU Soetomo Surabaya Merupakan Perawat

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *