Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Kelas Menengah di Indonesia

Wawan by Wawan
5 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 5
A A
0
Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Kelas Menengah di Indonesia
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Pada perdagangan Senin (18/5) pagi, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.590 hingga Rp17.660 per dolar AS. Tren pelemahan ini telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir dan menimbulkan kekhawatiran publik mengenai kondisi ekonomi domestik. Di tengah situasi ini, kelompok kelas menengah dianggap paling rentan terhadap dampaknya. Pelemahan rupiah tidak hanya sekadar angka di layar perdagangan, tetapi juga ancaman nyata terhadap daya beli, tabungan, investasi, dan rasa aman ekonomi masyarakat yang hidup dalam kondisi serba ‘cukup’ namun belum memiliki bantalan finansial yang kuat.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada, Dr. Arie Sujito, S.S., M.Si., mengungkapkan bahwa pelemahan rupiah berdampak langsung pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat, terutama kelas menengah di perkotaan. Menurutnya, kenaikan biaya kebutuhan hidup memaksa masyarakat untuk menghitung ulang pengeluaran rumah tangga dan menyesuaikan rencana hidup yang telah disusun sebelumnya. Kondisi ini perlahan memengaruhi pola konsumsi masyarakat, terutama untuk kebutuhan sekunder yang mulai dikurangi demi menjaga kestabilan ekonomi keluarga. Arie menuturkan bahwa situasi ini juga memunculkan rasa tidak aman karena cadangan sumber daya ekonomi masyarakat mengalami penurunan nilai secara signifikan.

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Arie menjelaskan bahwa tekanan ekonomi global saat ini semakin memperbesar kerentanan ekonomi domestik Indonesia. Konflik geopolitik internasional, termasuk perang Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya, dinilai turut memengaruhi kenaikan harga minyak dunia dan berbagai biaya kebutuhan di dalam negeri. Menurutnya, situasi ini membuat negara menghadapi tantangan besar untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertahankan kemampuan subsidi bagi masyarakat. Dampak dari kondisi global ini dalam jangka pendek paling cepat dirasakan oleh kelompok kelas menengah dan masyarakat bawah. “Kalau negara tidak memiliki kemampuan mengatasi secara cepat, dampaknya akan beruntun,” ungkapnya, Selasa (19/5).

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Menurut Arie, tekanan ekonomi yang terus berlangsung dapat berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas apabila tidak segera diantisipasi. Ia menjelaskan bahwa ketika masyarakat mulai kesulitan memenuhi kebutuhan primer, dampaknya tidak lagi terbatas pada persoalan ekonomi rumah tangga semata. Situasi ini dapat memengaruhi stabilitas sosial karena masyarakat mengalami penurunan rasa aman terhadap kondisi hidup mereka. Kerentanan ini, menurutnya, akan semakin besar apabila fondasi ekonomi nasional tidak cukup kuat menghadapi tekanan global yang berkepanjangan. “Kalau sudah masuk ke kebutuhan primer itu akan punya dampak secara sosial,” jelasnya.

Arie menilai bahwa negara sebenarnya telah menjalankan berbagai program perlindungan sosial untuk menjaga daya tahan masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Namun, ia melihat langkah tersebut belum sepenuhnya mampu menjawab krisis yang terjadi di lapangan. Arie menilai terdapat jarak kebijakan yang dirancang pemerintah dengan realitas yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Kondisi ini membuat berbagai program bantuan sosial dan intervensi ekonomi belum cukup efektif menahan laju kerentanan sosial yang berkembang di masyarakat. “Terjadi diskoneksi upaya-upaya program yang dilakukan itu dengan krisis yang terjadi,” tuturnya.

Ia juga menyoroti berkurangnya kapasitas fiskal negara dan daerah yang dinilai turut memperbesar tekanan sosial ekonomi masyarakat. Menurutnya, penurunan transfer fiskal dari pemerintah pusat membuat banyak daerah mengalami kesulitan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Dampaknya mulai terasa di berbagai sektor, termasuk pendidikan yang harus menghadapi pengurangan anggaran dan berbagai keterbatasan pembiayaan. Dalam situasi seperti ini, berbagai institusi dituntut mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Arie menilai kondisi ini tidak dapat dianggap sebagai persoalan ringan karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan pelayanan publik bagi masyarakat.

Lebih jauh, Arie mengingatkan bahwa krisis ekonomi yang tidak segera ditangani berpotensi berkembang menjadi krisis sosial bahkan politik. Menurutnya, tekanan yang dialami kelas menengah dapat memicu dampak berantai terhadap kelompok masyarakat lain, terutama kelas bawah yang memiliki daya tahan ekonomi lebih lemah. Ia menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah strategis dan kebijakan darurat yang mampu meredam dampak krisis secara cepat dan tepat sasaran. “Apabila tekanan ekonomi terus menumpuk tanpa solusi yang jelas, kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi stabilitas sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap negara,” pungkasnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: AmerikaBerita JogjaHeadlineJogjaNilai

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Wawan

Wawan

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

: LPK SO Serbaindo Cabang Batang bersama LPK Arumi Edukasi Indonesia memberikan sosialisasi pelatihan bahasa dan budaya Jepang kepada para pelajar.

Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Dikenalkan di Sekolah Batang

3 October 2026
Masa Sanggahan Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 1,4 GHz Resmi Berakhir, tidak Ada Keberatan yang Diajukan : Gedung Kementerian Komdigi RI, Jakarta Pusat. (Foto: Agus Siswanto/KPM Kemkomdigi)

Masa Sanggah Lelang Frekuensi 1,4 GHz Berakhir Tanpa Keberatan, Hasil Seleksi Dinyatakan Final

19 October 2025
Tim nasional sepak bola wanita Indonesia

Jejak Timnas Bola Wanita ke Final AFF 2026, Ujian Laos Menanti

21 July 2026
Desa Terpencil Jadi Pusat Tambang Bitcoin Terbesar di Dunia

Desa Miskin Berubah Wajah: Tambang Bitcoin Terbesar Dunia Muncul dari Desa Terpencil

14 September 2024
Menkeu Tegaskan Ketahanan Rupiah Masih Stabil di Tengah Guncangan Global

Menkeu Tegaskan Ketahanan Rupiah Masih Stabil di Tengah Guncangan Global

15 March 2026
SPPG Polres Toba Diluncurkan, Kapolda Sumut Soroti Pentingnya Standar Keamanan Pangan

SPPG Polres Toba Diluncurkan, Kapolda Sumut Soroti Pentingnya Standar Keamanan Pangan

21 November 2025
Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Tiba 15 Juni, PPIH Siapkan Layanan Debarkasi

Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Tiba 15 Juni, PPIH Siapkan Layanan Debarkasi

15 June 2026

Artikel Terbaru

Jelang HUT ke-21, Ditjen Bimas Buddha Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah

Ditjen Bimas Buddha Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah Jelang HUT ke-21

10 October 2026
:

Dua Jembatan Beton Dibangun di Sumenep untuk Gantikan yang Rusak

10 October 2026
Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Ponjong Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Ponjong Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

10 October 2026
Hasilkan Video Pembelajaran dan Modul, Tiga Alumni Magang Pusbangkom SDM Kemenag Lulus Kuliah Tanpa Skripsi

Magang Pusbangkom SDM Kemenag Bekali 3 Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi

10 October 2026
Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri

Sertijab Mabes Polri, Lima Jabatan Strategis Berganti

10 October 2026
Persib U18 Siap Perjuangkan Kemenangan Atas Garuda United

Persib U18 Hadapi Garuda United Usai Evaluasi Dua Laga

10 October 2026
:

Babinsa Sumenep Dampingi Petani Cabai di Pasongsongan

10 October 2026

Popular Story

Polrestro Jakut Musnahkan Hampir 10 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp15 Miliar
Nasional

Polrestro Jakut Musnahkan 9,9 Juta Obat Keras Ilegal

by Dwina
9 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polres Metro Jakarta Utara memusnahkan 9.936.000 butir obat keras...

Read moreDetails

Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Diikuti 1.086 Pendaftar

Gempa Sumba Barat Daya M5,9 Tak Berpotensi Tsunami

Persebaya Menang atas Isenmulang, Catur Soroti Evaluasi Tim

Menhan Sjafrie Instruksikan Hunian Prajurit Yonif TP 921 di Malinau

Karhutla Desa Muser Dipadamkan, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Khalil MAN 1 Pekanbaru Raih Perunggu di IOAA 2026

Babinsa Sumenep Dampingi Petani Cabai di Pasongsongan

MAPSI SMP 2026 Blora Diikuti 840 Siswa, Seleksi ke Tingkat Jateng

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Nonblok dan Pentingnya Persatuan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.